Dilecehkan Oknum Koki, Pegawai Restoran Pempek di Palembang Tempuh Jalur Hukum

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Seorang pegawai restoran pempek berinisial MRA (23) melaporkan dugaan tindak pelecehan seksual yang dialaminya ke Polrestabes Palembang, Rabu (22/4/2026) siang. Korban mengaku tidak tahan lagi setelah berulang kali menjadi korban perbuatan tidak senonoh oleh rekan kerjanya yang berprofesi sebagai koki.

Warga Jalan Letnan Murod Lorong Rambutan, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang ini menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di tempatnya bekerja yang berlokasi di Jalan Kapten A. Rivai, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.

Menurut penuturan korban, terlapor berinisial JN yang merupakan rekan kerja sekaligus koki di rumah makan tersebut, tiba-tiba mendekatinya saat berada di lokasi kerja, lalu melakukan tindakan pelecehan dengan memegang bagian vital korban.

“Sudah sering terjadi, Pak. Setiap di tempat kerja terlapor kerap melecehkan saya dengan cara memegang alat kelamin saya, bahkan sering juga menggesekkan tubuhnya,” ungkap korban saat membuat laporan.

Korban juga mengaku kerap mendapat ancaman dari terlapor agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun. Jika berani melapor, korban diancam akan diberhentikan dari pekerjaannya.

“Saya diancam agar tidak memberitahukan kejadian ini kepada siapa saja. Kalau saya bicara, saya akan dipecat,” ujarnya.

Akibat kejadian berulang tersebut, korban mengaku mengalami trauma dan akhirnya memilih mengundurkan diri dari pekerjaannya pada 19 April 2026. Ia kemudian memutuskan menempuh jalur hukum dengan harapan pelaku dapat segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya terpaksa berhenti bekerja karena takut dan trauma. Saya berharap pelaku segera ditangkap,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang melalui petugas Piket Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pencabulan tersebut.

“Laporan korban sudah kami terima dan selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Bantuan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober

Berita Terbaru