Hari Ini Palembang Bak Kota Air, Didera Hujan Sejak Jelang Subuh

- Redaksi

Sabtu, 25 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jln MP Mangkunegara setelah diguyur hujan sejak jelang Subuh, Sabtu (25/12/2021).
Foto: tangkapan layar video

Kondisi Jln MP Mangkunegara setelah diguyur hujan sejak jelang Subuh, Sabtu (25/12/2021). Foto: tangkapan layar video

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Hujan deras melanda kota Palembang sejak pukul 04.00 jelang subuh Sabtu (25/12/2021) hingga pagi hari, membuat sejumlah kawasan di kota Palembang terendam.

Parahnya lagi kawasan yang sebelumnya tidak terlalu tinggi genangan air, kini menjadi lebih dalam. Malah sejumlah wilayah alami banjir hingga sepinggang tubuh manusia.

Pantauan media ini, Sabtu pagi (25/12/2021) seperti lokasi di kawasan Jl. RE Martadinata depan BNI Lemabang ketinggian air mencapai 50cm, lalu Jl. Sersan KKO Badaruddin hingga SMA 5, ketinggian 70 cm – 1 meter. Yayasan 1, ketinggian 50cm, lalu Jl. Arafuru, ketinggian 70cm, Depan masjid ajendem hingga gereja ayam sekojo ketinggian 1 meter, jalan Rawa. Mangonsidi, ketinggian 80 cm.

Lalu, Jalan Residen Abdul Rozak, ketinggian variatif 50 cm hingga 1 meter. Jalan Pipa Reja Kemuning nyaris 1 meter, Jalan veteran, Kambang Iwak, Sekip, di depan UIN dan jalan Sudirman (dari Cinde sampai martabak har Masjid Agung), juga di bawah jembatan Ampera, juga tergenang. Serta Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara yang tidak memiliki pembuangan saluran air, mengalami banjir parah.

Akibat banjir pagi ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh, dan hanya pasrah menunggu hingga hujan reda.

Warga Mutiara 2 Sukawinatan menyayangkan, setelah dilakukan pengerukan oleh pemerintah kota Palembang, banjir justru terjadi lebih parah.

“Selama ini hanya sebatas mata kaki, kini banjir mencapai lutut orang dewasa. Selama ini tidak pernah masuk rumah sekarang air sudah masuk rumah, kami minta perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu Akhirul, warga Kemuning menuturkan, jika apa yang dilakukan pemerintah kota selama ini membersihkan drainase dengan menggunakan anggaran rutin mencapai miliaran ternyata tidak juga mengurangi titik banjir malah menambah titik banjir.

“Dinas PU Palembang ada dana rutin untuk membersihkan drainase. Namun ketika banjir lama seperti hari ini banjir malah meluas titiknya, anggarannya besar lo, jadi Pertanyaan kenapa banjir nya meluas,” ujar Irul. (Yud)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB