Harga Cabai di Palembang Turun jadi Rp30 Ribu, DKPP Sumsel Pastikan Petani Masih Untung

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip - Pedagang cabai di Pasar KM 5 Palembang. Foto: Tia

Arsip - Pedagang cabai di Pasar KM 5 Palembang. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang mengalami penurunan dari Rp40 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram akibat normalisasi permintaan pasca-libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Meskipun harga cabai turun, pemerintah daerah menegaskan kondisi ini justru menyeimbangkan daya beli masyarakat tanpa merugikan para petani di tingkat produsen.

Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Efendi membantah kekhawatiran mengenai harga yang dianggap anjlok, karena angka tersebut dinilai masih berada di jalur ekonomi yang sehat.

“Tidak (anjlok) kok, harga itu masih bagus. Kalau di bawah Rp15 ribu baru bisa dikatakan anjlok,” ujar Ruzuan saat dikonfirmasi, (Selasa (20/1/2026).

Penurunan harga ini merupakan imbas langsung dari berkurangnya permintaan konsumsi rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner yang sebelumnya melonjak tinggi di akhir tahun lalu.

“Permintaannya menurun secara bertahap seusai momen Nataru. Namun untuk produksi saat ini masih normal, tidak sampai terjadi penumpukan stok atau kekurangan barang,” imbuhnya.

Ia menjelaskan berdasarkan skema Harga Acuan Pembelian (HAP), posisi tawar petani saat ini masih sangat aman karena harga jual di tingkat lahan masih berada pada angka Rp22.000 hingga Rp29.600 per kilogram.

“Petani tidak bisa dikatakan rugi dengan harga saat ini, kalau dia jual di bawah Rp15 ribu barulah petani bisa dikategorikan rugi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan DKPP Sumsel, secara umum stabilitas bahan pangan pokok di Kota Palembang terpantau terkendali dengan stok yang mencukupi.

Meski harga cabai melandai, beberapa komoditas seperti daging ayam masih bertahan pada level harga yang cukup tinggi.

“Secara keseluruhan kondisi masih normal, namun untuk daging ayam memang terpantau masih dijual pedagang pada kisaran harga Rp38 ribu per kilogram,” tutupnya.

Berita Terkait

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Eksekutor Pencurian Modus Pecah Kaca yang Rugikan Nasabah Bank Ratusan Juta Rupiah
HUT Ke-1343, Herman Deru Soroti IPM Tinggi Kota Palembang
Kuasa Hukum Yansori Sebut Keterangan Saksi Tidak Buktikan Kliennya Menjual Lahan Kawasan Hutan
Fakta Terungkap di Sidang Korupsi PUPR Pagar Alam, Pengawas Terima Honor dan Uang Jalan
INDOMOBIL Expo Palembang 2026 Usung Konsep EVperience, Dorong Adopsi Kendaraan Listrik di Sumsel
Sidang Sengketa Aset Bina Darma Diwarnai Perdebatan, Ahli Bahasa Kupas Makna Surat Kepemilikan Aset
Kapolsek SU II Gandeng Honda Astra Motor Plaju, Perkuat Upaya Pencegahan Curanmor
Ibu Fitri Alias Pingky Bantah Tuduhan Penipuan, Siap Tempuh Jalur Hukum terhadap Penyebar Informasi yang Dianggap Merugikan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Eksekutor Pencurian Modus Pecah Kaca yang Rugikan Nasabah Bank Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:25 WIB

HUT Ke-1343, Herman Deru Soroti IPM Tinggi Kota Palembang

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:18 WIB

Kuasa Hukum Yansori Sebut Keterangan Saksi Tidak Buktikan Kliennya Menjual Lahan Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:11 WIB

INDOMOBIL Expo Palembang 2026 Usung Konsep EVperience, Dorong Adopsi Kendaraan Listrik di Sumsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:39 WIB

Sidang Sengketa Aset Bina Darma Diwarnai Perdebatan, Ahli Bahasa Kupas Makna Surat Kepemilikan Aset

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat diwawancarai usai rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Kota dalam rangka HUT Kota Palembang ke-1343, Rabu (17/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

HUT Ke-1343, Herman Deru Soroti IPM Tinggi Kota Palembang

Rabu, 17 Jun 2026 - 19:25 WIB