Gunung Api Dempo Status Waspada, Masyarakat Diminta tidak Panik

- Redaksi

Senin, 10 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, memantau alat siesmograf di Pos Pematau Gunung Api Dempo. (Photo: Delta Handoko)

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, memantau alat siesmograf di Pos Pematau Gunung Api Dempo. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Sejak 7 Januari 2022, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menaikkan level tingkat aktivitas Gunung Api Dempo (G. Dempo) di Sumatera Selatan menjadi Level II (Waspada) dari sebelumnya Level I (Normal). Namun dipastikan bahwa saat ini Kota Pagar Alam masih sangat aman.

Hal ini dtegaskan kepala Pos Pemantau Gunung Api Dempo Pagar Alam, Megian Nugraha, saat Walikota Alpian Maskoni, meninjau langsung alat siesmograf yang ada di Pos Pemantau, Senin (10/1/2022).

Menurut Megian, peningkatan status Gunung Api merupakan kejadian alam, yang artinya memang harus selalu waspada meskipun itu level I, dan kejadian alam sangat susah diprediksi walaupun instrumen sudah lengkap.

Namun, kata dia, berdasarkan rekomendasi dari PMVBG bahwa jarak aman adalah radius 1 Km dari pusat kawah dan 2 Km dari sektor Utara, dengan itulah kenapa selalu disampaikan agar masyarakat jangan termakan dengan berita-berita diluar rekomendasi yang disampaikan.

“Artinya untuk wisatawan tidak perlu khawatir karena area wisata seperti Kampung IV, Tugu Rimau dan sekitarnya masih sangat aman sekali untuk dikunjungi,” paparnya.

Dan kata Megian, setiap Gunung Api memiliki karakteristik berbeda-beda, seperti halnya gunung api dempo karakteristiknya berupa freati, kalaupun erupsi bisa berupa abu vulkanik dan uap air.

“Jadi tidak semenakutkan yang dikira, namun di level manapun kita memang harus selalu waspada,” ucap Megian.

Sementara Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni mengatakan, bahwa berita peningkatan status gunung api dempo ini cukuk memukul Kota Pagar Alam yang sektor ekonomi mulai pulih semenjak pandemi COVID-19, begitu juga dengan sektor pariwistanya yang perlahan mulai bangkit.

“Namun dengan kabar ini, perlahan orang-orang mulai ragu datang ke Pagar Alam,dan itu banyak yang bertanya pada saya terkait aman atau tidaknya gunung api dempo saat ini,” kata Alpian.

Dan kalau ditanya aman, secara pribadi dirinya mengatakan aman, namun tidak berani menjamin karena ini merupakan fenomena alam.

“Dan kita pun bersyukur sejauh ini pun pusat kegempaan pun belum pernah berasal dari Kota Pagar Alam,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD
Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring
Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Sehari Sepulang dari Tanah Suci, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Langsung Pimpin Upacara HUT ke-25 
HUT ke-25 Pagar Alam,UPT RSD Besemah Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Besemah Expo
Tangis Haru Pecah Di Gunung Gare! Walikota Ludi Oliansyah Bersama 208 Jamaah Haji Pagar Alam Pulang Dengan Selamat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:45 WIB

Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:37 WIB

Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam

Berita Terbaru