Dukung Pendidikan Berkualitas, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Gelar Program Tamasya di Palembang

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG  – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembangunan manusia melalui pendidikan berkualitas. Kali ini, dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang digagas oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan berlangsung di Aula SD IT Al Mubarak Palembang, Sabtu (18/10), dan dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri atas orang tua, pengasuh, dan guru.

Program Tamasya dirancang sebagai wadah edukatif untuk memperkuat peran keluarga, khususnya orang tua dan pengasuh, dalam membentuk karakter anak sejak usia dini melalui pola asuh yang positif. Seminar ini menghadirkan narasumber utama praktisi psikologi, Istiana Setiani, serta dihadiri oleh perwakilan Pertamina dan mitra kerja sama, antara lain Wachid Siambar Buka, Supervisor Receiving Storage & Distribution AFT SMB II, Savira Dyah Istiqlawati, Jr. Spv. HSSE & GA AFT SMB II, Amrullah dari BKKBN Sumatera Selatan, dan Ani Mayasari dari Yayasan Insan Mubarak.

Dalam sambutannya, Wachid Siambar Buka menyampaikan bahwa komitmen Pertamina tidak hanya terbatas pada penyediaan energi, namun juga mencakup investasi pada pembangunan manusia sejak usia dini.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara orang tua, pengasuh, guru, dan masyarakat merupakan kunci dalam membentuk generasi emas Indonesia yang cerdas dan berkarakter. Energi terbaik yang dapat kami berikan adalah pendidikan dan pengasuhan yang berkualitas,” ungkap Wachid.

Seminar bertajuk “Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Membentuk Generasi Emas” tersebut menyoroti tantangan pola asuh di era digital yang sering kali membingungkan orang tua modern. Istiana Setiani menyampaikan berbagai strategi pengasuhan yang dapat diterapkan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana membangun komunikasi yang efektif, mengelola waktu bermain anak, dan menghadapi perilaku anak yang berlebih.

Kepala Sekolah SD IT Al Mubarak, Debby Triana, menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan harapannya agar praktik pola asuh berbasis kasih sayang dan komunikasi yang sehat dapat benar-benar diterapkan oleh para peserta.

“Anak-anak belajar dari teladan, bukan hanya kata-kata. Seminar ini mendorong para orang tua untuk menjadi figur yang adaptif namun tetap konsisten dalam pendekatan kepada anak, sehingga anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan terbuka,” jelas Debby.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman seputar tantangan pengasuhan. Narasumber memberikan solusi yang aplikatif dan mudah dipahami.

Salah satu peserta, Lia Betria, orang tua siswa SD IT Al Mubarak, menyampaikan apresiasinya.

“Sebagai orang tua yang bekerja, kami sering merasa bersalah karena kurang waktu bersama anak. Seminar ini membuka mata kami bahwa waktu berkualitas, meskipun singkat, sangat penting untuk membentuk karakter anak dan memperkuat komunikasi di dalam keluarga,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Pertamina hadir tidak hanya untuk menyediakan energi, tetapi juga untuk membangun generasi tangguh dan berdaya saing. Dukungan terhadap Program Tamasya adalah bentuk investasi sosial yang kami yakini akan berdampak besar bagi masa depan bangsa. Anak-anak hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa depan yang akan melanjutkan estafet pembangunan Indonesia,” ujar Rusminto.

Program Tamasya merupakan upaya untuk menciptakan ekosistem pengasuhan yang berkelanjutan dan mendukung pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs) tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Program ini mendorong penguatan peran keluarga sebagai lingkungan belajar pertama, serta memastikan kesetaraan akses terhadap pendidikan dan pengasuhan yang berkualitas sejak usia dini.

Melalui kolaborasi strategis antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi multipihak dapat mendorong perubahan positif di akar kehidupan sosial, yaitu keluarga.

Berita Terkait

Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar
BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga
Iduladha 1447 H Bank Sumsel Babel distribusikan Bantuan Hewan Kurban ke Masyarakat Sumsel dan Babel
PN Palembang Tebar 500 Paket Daging Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial dan Semangat Pelayanan Publik
Terekam CCTV, Spesialis Maling Kosan Ditangkap Warga
Kost Guru SMP di Jakabaring Dibobol Maling, iPhone dan iPad Raib
Truk Sampah DLH Palembang Terguling Timpa Motor Babinsa
PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Salurkan Hampir 2.000 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:06 WIB

Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55 WIB

BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:17 WIB

PN Palembang Tebar 500 Paket Daging Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial dan Semangat Pelayanan Publik

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:15 WIB

Terekam CCTV, Spesialis Maling Kosan Ditangkap Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:35 WIB

Kost Guru SMP di Jakabaring Dibobol Maling, iPhone dan iPad Raib

Berita Terbaru