DKPP Salurkan 10 Ribu Vaksin ke 17 Daerah di Sumsel Guna Cegah PMK

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah sapi bali milik salah satu peternak di Palembang. (Foto: Tia)

Sejumlah sapi bali milik salah satu peternak di Palembang. (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-  Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Selatan menyalurkan 10 ribu vaksin ke 17 Kabupaten/Kota guna mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Kita sudah menyebarkan ke 17 kabupaten/kota ya, dan tentunya itu semua belum mencukupi untuk seluruhnya,” ujar Kepala DKPP Sumsel Ruzuan Effendi, Senin (20/1/2025).

Ruzuan mengatakan pembagian dosis vaksin itu menyesuaikan dengan jumlah populasi sapi dan kerbau yang ada.

“Untuk wilayah Sumsel terdapat 300 ribuan sapi dan ternak, terbanyak di OKU Timur yang mencapai 64 ribuan ekor, Banyuasin 46 ribuan ekor, OKI 36 ribuan ekor, Muba 24 ribuan ekor, dan lainnya,” katanya.

Dalam hal ini, ia juga meminta peternak untuk membantu pemerintah dalam upaya menekan penyebaran hewan pembawa penyakit masuk ke Sumsel melalui kelengkapan dokumen aurat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

“Jadi diimbau kepada masyarakat ikut membantu memperketat lalu lintas hewan ternak. Kami berharap para peternak juga bisa memberi vaksin secara mandiri ke hewan ternaknya,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta agar rajin membersihkan kandang hewan, melakukan disinfektan dan memberi vitamin atau obat-obatan kepada hewannya agar sehat.

“Meski demikian, peternak tidak perlu panik. Apalagi, risiko kematian terhadap hewan yang terdampak sangat minim,” ucap dia. (Tia).

Berita Terkait

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi
Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara
Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?
SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A
Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian
Dua Pria Tak Dikenal Pepet dan Aniaya IRT di Palembang, Korban Lapor Polisi
Pegawai Baru Diduga Bobol Warung Pecel Lele R&R, Empat Tabung Gas dan Speaker Raib
PGN Tunjukkan Kesiapan Infrastruktur Sumatera kepada Investor, Perkuat Prospek Pertumbuhan Bisnis dan Konektivitas Gas Sumatera

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:53 WIB

Vonis Sama dengan Tuntutan JPU, Perantara Jual Beli 20 Gram Sabu Divonis 8,5 Tahun Penjara

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WIB

Saksi Pokja Mengaku Tak Tahu Proyek Guest House UIN Dibangun Dua Tahap, Hakim: Kok Beda dengan Ketua Pokja?

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:13 WIB

SIRA dan PST Kawal Sidang Korupsi Proyek Irigasi Lematang, Desak JPU Usut Dugaan Keterlibatan HM dan A

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:12 WIB

Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Ataran Air Lemutu Lanjut ke Pembuktian

Berita Terbaru

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Kota Palembang

Bawa Pisau Saat Patroli Malam, Pria di Gandus Ditangkap Polisi

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:56 WIB

Empat Lawang

Enam Siswa Empat Lawang Raih Beasiswa Penuh ke SMA Kebangsaan Lampung

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:48 WIB