PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Malang dialami warga Ogan Ilir ini, niat hati hendak mencari pekerjaan justru berujung kehilangan barang-barang berharganya. Tak Terima barang berharga miliknya telah hilang korban yakni M Akendra (20) melaporkannya ke SPKT Polrestabes) Palembang. Jumat (18/9/2026),.
Dihadapan petugas, korban menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 11.30 di sebuah studio foto di Jalan Jenderal Sudirman Kota Palembang.
Dihadapan petugas korban menuturkan peristiwa ini terjadi berawal saat dirinya bertemu terlapor bernama E. Lalu terlapor menawarkan pekerjaan
“Saya merasa tertarik dengan tawaran pekerjaan menjadi pengantar makanan di Salah satu Rumah Sakit Swasta di Kota Palembang.”katanya.
Selanjutnya terlapor mengajak korban bersama seorang saksi menuju studio foto. ” Disana Terlapor meyakinkan bahwa datang ke studio foto untuk membuat pas foto yang merupakan bagian dari syarat bekerja sebagai pengantar makanan” bebernya.
Setibanya di studio korban naik lantai dua studio foto tersebut, sedangkan terlapor dan barang berharga korban yang berada di dalam tas tinggal di lantai satu studio. Namun, setelah selesai membuat pas foto, korban mendapati barang-barangnya sudah tidak berada di tempat semula.
“Saat saya selesai membuat pas foto, barang-barang saya sudah tidak ada lagi di tempat termasuk juga terlapor,” ungkapnya
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp 700 ribu yang akan digunakan untuk membayar pembuatan pas foto. Selain uang tunai, korban juga kehilangan sebuah ponsel Samsung A5 warna putih, SIM card, KTP atas nama M. Akendra dan kartu keluarga.
Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp2,7 juta.
“Oleh karena itulah saya melapor ke pihak kepolisian agar pelaku dapat segera ditangkap.” harapnya.
Sementara, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Eko Deny Saputra membenarkan adanya laporan korban dan telah diterima. “Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks


















