Diserang Ulat Keket, 12 Hektar Lahan Ubi Petani Terancam Rusak

- Redaksi

Senin, 26 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PPL dan POPT Pagar Alam mengecek langsung serangan hama Ulat Keket yang merusak lahan tanaman Ubi Jalar. (Photo: Istimewa/Delta Handoko)

Petugas PPL dan POPT Pagar Alam mengecek langsung serangan hama Ulat Keket yang merusak lahan tanaman Ubi Jalar. (Photo: Istimewa/Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGARALAM – Dinas Pertanian Pagar Alam melalui petugas penyuluh pertanian dan pengawas Organisme Penganggu Tanaman (OPT), menindaklanjuti laporan petani terkait serangan hama Ulat Keket di kawasan Kertediwe Kecamatan Dempo Tengah.

Serangan hama yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu tersebut, sudah bisa dikendalikan Petani secara mandiri. “Laporan petani sudah kita tindaklanjuti ke lapangan, dan sebagian tanaman memang rusak,” ujar Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pagar Alam, Hendriawan.

Dikatakakanya, untuk detail, berdasarkan dari laporan monitoring OPT oleh koordinator POPT/LPHP Pagar Alam, luasan hamparan lahan ubi jalar dengan varietas ubi Jepang yang diserang hama Ulat Keket tersebut mencapai 12 hektar.

“Tanaman ubi jalar yang berusia 4 hingga 5 bulan luas serangannya mencapai 3 hektar dengan intensitas 25 hingga 35 persen,” ujar Hendri.

Ia mengatakan, sejauh ini permasalahan hama ulat tersebut sudah dikendalikan swadaya oleh petani dengan insektisida berbahan aktif Sipermetrin, dan oleh PPL (penyuluh) dan POPT pun, sudah merekomendasikan untuk sanitasi serta pengendalian dengan menggunakan insektisida berbahan aktif.

Lanjut Hendri, jika tidak cepat ditanggulangi, tidak menutup kemungkinan kerusakan serangan hama Ulat Keket ini akan semakin meluas lagi. “Soalnya ada 12 hektar lahan di sekitar lokasi terancam rusak,” tandasnya. (ANA)

Berita Terkait

Warga Belakang PU Siap Gelar Qurban Akbar, Dapat Amanat Presiden Sapi Gemoy Bobot 1 Ton
Tunaikan Ibadah Haji, Walikota Pagar Alam Tapi Tetap Hadir di Tengah Warganya dengan Cara Ini
Kuatkan Ekonomi Akar Rumput, Pemkot Pagar Alam Bekali Pengurus KKMP Lewat Pelatihan Intensif
DKPP Pagar Alam Turun Lapangan Pastikan Lumbung Pangan Desa Akurat untuk Ketahanan Pangan 2026
Gaspol Tengah Malam, 3 Pebalap Liar Digulung Satlantas Pagar Alam
Sekda Pagar Alam Lantik Kadinkes Baru, Minta Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat dan Responsif
Pagar Alam Mulai Benahi Ekonomi dari Rumah Lewat Pelatihan PKK & UPPKS
Jadi Isu Startegis,Konflik HGU PTPN I Regional VII Bakal Dibawa Pemuda Pagar Alam ke APEKSI Medan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:17 WIB

Warga Belakang PU Siap Gelar Qurban Akbar, Dapat Amanat Presiden Sapi Gemoy Bobot 1 Ton

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tunaikan Ibadah Haji, Walikota Pagar Alam Tapi Tetap Hadir di Tengah Warganya dengan Cara Ini

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WIB

Kuatkan Ekonomi Akar Rumput, Pemkot Pagar Alam Bekali Pengurus KKMP Lewat Pelatihan Intensif

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:36 WIB

DKPP Pagar Alam Turun Lapangan Pastikan Lumbung Pangan Desa Akurat untuk Ketahanan Pangan 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:30 WIB

Gaspol Tengah Malam, 3 Pebalap Liar Digulung Satlantas Pagar Alam

Berita Terbaru