Dinas Pertanian Dan Peternakan Palembang Temukan Sapi Penyakit PMK

- Redaksi

Senin, 30 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id PALEMBANG-Masyarakat Kota Palembang harus mewaspadai pembelian hewan ternak. Sebab sudah ditemukan ada 3 Sapi yang positif mengidap penyakit mulut kuku.

 

Penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit hewan yang cepat menular  serta menyerang hewan berkuku belah (cloven hoop), seperti sapi, kerbau, domba, kambing, babi, rusa/kijang, onta dan gajah.

 

Penyakit PMK disebabkan oleh virus Foot and Mouth Disease (FMDV) yang masuk dalam famili Picornaviridae dan genus Aphtovirus.

 

Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa sekaligus ketua Tim satgas penanggulangan penyakit PMK, mengatakan 3 sapi yang kena PMK itu didatangkan dari luar Kota Palembang.

 

“Yang kita temukan di Kecamatan Ilir Barat 1, 2 ekor sudah dipotong untuk dimusnahkan dan 1 ekor masih dikarantina,” katanya, Senin (30/5/2022).

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Sayuti mengatakan, terutama untuk menjelang Idul Adha ini diharapkan ada satu tempat khusus penjualan Sapi agar terpusat dan memudahkan pemeriksaan oleh dokter hewan.

 

“Kami mengusulkan meminjam lahan pembangunan kantor gubernur di Keramasan, karena dokter hewan tidak banyak, maka jika satu tempat maka akan terkoordinir,” katanya.

 

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel Dr drh Jefrizal mengatakan, PMK ini sangat ditakuti oleh berbagai negara karena bisa menular.

 

“Petunjuk dari badan kesehatan dunia, bahwa tidak ada pengobatan untuk penyakit ini, maka jika ada yang tertular harus dipotong untuk dimusnahkan, dianjurkan dikubur,” katanya.

 

Persoalannya adalah mengendalikan perilaku masyarakat yang sulit ketika ditemukan penyakit ini pada hewan ternak. Pengawasan harus ketat oleh tim.

 

“Karena penyakit ini dari inangnya bisa menyebar dibawa angin 3-6 kilometer, jadi harus diwaspadai,” katanya.

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap
Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis
Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi
Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri
Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Dua Kali Digerebek, Pelaku Pengeroyokan Satpam Akhirnya Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Foto saat gubernur Sumsel H. Hermanderu menghadiri acara Perayaan HUT OKI ke-81 di rapat paripurna DPRD OKI

Ogan Komering Ilir

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Okt 2026 - 20:48 WIB