Diduga Stres Skripsi Tak Kunjung Selesai, Mahasiswa Akhiri Hidupnya

- Redaksi

Selasa, 8 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah kediaman Beston di Jalan Talang Betutu.
Foto: suci/SP

Rumah kediaman Beston di Jalan Talang Betutu. Foto: suci/SP

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Beston Gabrieman Lubis (22), salah seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri di Palembang, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon. Selasa (08/11) sekitar pukul 02.30 WIB.

Beston pertama kali ditemukan oleh kakaknya di halaman rumah sang nenek yang tidak jauh dari kediamannya.

Supardi (67), warga setempat mengungkapkan, semasa hidup Beston sosok anak yang pendiam.

“Beston itu semasa hidup sangat pendiam, tidak banyak tingkah, dia di rumahnya tinggal berdua dengan adiknya cewek yang juga masih kuliah, sedangkan orang tuanya ada di Lubuklinggau,” ungkap Supardi saat ditemui di lokasi kejadian.

Supardi juga tidak tahu apa penyebab Beston nekat mengakhiri hidupnya.

“Untuk lebih jelasnya saya tidak tahu kenapa Beston nekat bunuh diri, tapi katanya karena masalah kuliah, Beston ini kuliah sudah semester 9,” kata Supardi.

Sebelumnya kata Supardi, kakak kandung Beston menanyakan keadaan sang adik kepada dia.

“Tadi kakanya itu nanya sama saya kemana pergi Beston, karena tas dan handphone-nya ada di dalam rumah, sedangkan orangnya tidak ada,” terang Supardi.

Lanjut dikatakan Supardi, melihat sang adik tidak ada di rumah, kakak Beston pun mengecek ke rumah nenek mereka yang tidak jauh dari rumah Beston.

Betapa terkejutnya sang kakak, saat melihat ke halaman belakang rumah nenek, mendapati Beston yang sudah tidak bernyawa.

“Kakaknya itu tadi lari-lari, saya kaget melihatnya, kenapa ini kok lari-lari, terus dia bilang kalau adiknya (Beston) gantung diri dan meminta pertolongan sama saya dan warga yang lain untuk mengangkat jenazah ke rumahnya,” jelas Supardi.

Pantauan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), terlihat sang adik menangis histeris karena kehilangan sang kakak.

Saat ini jenazah Beston sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk dilakukan autopsi. (*)

Berita Terkait

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Pengurus dan anggota BKPRMI Sumsel foto bersama di Masjid Khairul Amal,Sabtu(03/09/2026).

Kota Palembang

Pengurus DPK BKPRMI Kalidoni Resmi Dilantik

Senin, 5 Okt 2026 - 06:18 WIB

Kota Palembang

Terbukti Abai terhadap Karhutla, Izin Usaha Terancam Dicabut

Minggu, 4 Okt 2026 - 18:53 WIB