Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto diduga Premanisme

Foto diduga Premanisme

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID– Hari ke sembilan dalam operasi pekat musi yang digelar Polrestabes Palembang, menindaklanjuti maraknya aksi pelaku 3C (Curas, Curat dan curanmor), serta premanisme, kurang lebih 30 orang pelaku diduga melakukan aksi premanisme berhasil diamankan Jajaran Reskrim Polrestabes Palembang, Jumat (2/10/2026), sore.

 

Ke-30 orang ini diamankan petugas pimpinan langsung Kasubnit Ospnal Pidum Ipda Popay dan Kasubnit Ipda Iwan Tewok, dibeberapa titik di kota Palembang, seperti di kawasan Pasar 16 Palembang, Jalan Sudirman, BKB (benteng kuto besak), dan Monpera).

 

Meski sempat kocar -kacir melihat kedatangan petugas yang mengenakan baju preman. Namun satu persatu diduga pelaku premanisme ini berhasil diamankan. Dengan kepala tertunduk melati satu persatu pelaku ini langsung dimasukan ke dalam mobil petugas dan digeladang ke Polrestabes Palembang.

 

Sesampai di Polrestabes Palembang, ke 30 pelaku ini pun dihitung petugas dan disuruh menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Tetapi tak semuanya hapal.

 

” Jadi benar adanya 30 pelaku diduga melakukan aksi premanisme diamankan dalam operasi pekat musi yang digelar Polrestabes Palembang dihari ke sembilan ini , ” Ungkap Kabag Ops, AKBP Budi Santoso melalui Kanit Minres AKP Ledi, sore.

 

Lanjutnya, 30 pelaku ini selanjutnya akan dilakukan pendataan, difoto oleh petugas Inafis Polrestabes Palembang Palembang, ” Dilakukan pendataan dan foto, setelah itu diberitakan teguran akan tidak mengulanginya perbuatannya, ‘ ucapnya .

 

Namun, ketika ditanya terkait adanya salah satu pelaku yakni SA (34) yang kedapatan membawa Sajam jenis pisau didalam celana dalam, sambung Ledi, akan diproses secara hukum yang berlaku. ” Tentunya terkait pelaku yang kedapatan senjata tajam jenis pisau di proses secara hukum,” tegasnya.

 

Ketika ditemui di piket Reskrim, SA mengaku bersalah,” Pisau itu saya bawak untuk jaga jaga pak. Saya menyesal pak,” ungkap SA yang kesehariannya sebagai pencari penumpang Speedboat di BKB.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum
Hermison Hadir di Sidang Chromebook, SIRA-PST Pertanyakan Ketidakhadirannya di Perkara Air Lemutu
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB