Diduga Keracunan AC, Dua Warga Palembang Tewas di Dalam Mobil

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Polres OKI saat olah TKP penemuan dua mayat wisatawan di dalam sebuah mobil Toyota Kijang Innova warna hitam. (Photo: Istimewa)

Tim Polres OKI saat olah TKP penemuan dua mayat wisatawan di dalam sebuah mobil Toyota Kijang Innova warna hitam. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Warga sekitar Terminal Kayuagung, Kelurahan Cinta Raja, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), digemparkan dengan penemuan dua orang meninggal dunia di dalam sebuah mobil Toyota Kijang Innova warna hitam, pada Minggu (31/8/2025), sekitar pukul 06.30 WIB.

Kedua korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Identitas korban laki-laki adalah PT (39), wiraswasta asal Kota Palembang. Sedangkan korban perempuan adalah TR (38), seorang bidan di PT. Tania Selatan, juga warga Kota Palembang.

Dari keterangan saksi, pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 20.00 WIB, kedua korban singgah di Warung Pecel Lele depan terminal Kayuagung. Mereka memesan makanan yang kemudian disantap di dalam mobil. Usai makan, korban tetap berada di dalam kendaraan tersebut.

Sekitar pukul 03.00 WIB, saksi bernama Riyanto dan Amir yang merupakan pelayan warung, sempat mengetuk serta menggoyang mobil karena melihat korban tidak keluar, namun diduga keduanya sedang tertidur.

Selanjutnya pada pukul 06.00 WIB, saksi lain bernama Raden Ahmad melihat mobil masih terparkir dengan kondisi mesin menyala. Saat diperiksa, ternyata kedua korban tidak merespons hingga akhirnya diketahui telah meninggal dunia. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim Iptu Rio Trisno membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Ketika personel Polres OKI tiba di TKP, mobil masih dalam kondisi mesin menyala. Saat pintu dibuka, tercium bau asap yang cukup tajam. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara kedua korban meninggal akibat keracunan dari sistem pendingin udara (AC) mobil,” jelas Kasat Reskrim.

Terpisah, Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membuat spekulasi terkait peristiwa ini. Polres OKI akan menyampaikan perkembangan resmi setelah seluruh rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan selesai,” tegas Kapolres.

Polres OKI juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah cepat tanggap melaporkan kejadian ini. Kapolres menambahkan, kerja sama masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kabupaten OKI. (ANA)

Berita Terkait

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .
47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:35 WIB

OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Rabu, 30 September 2026 - 17:01 WIB

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Berita Terbaru

Mulyadi korban penganiayaan saat peliputan dirawat di RS Bhayangkara.

Kota Palembang

Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:06 WIB