Diduga Alami Penganiayaan, Santri di Ponpes Banyuasin Harus Dirawat

- Redaksi

Selasa, 25 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erma orang tua dari MFTH (12), siswa kelas satu Madrasah Tsanawiyah (MTS) yang dianiaya rekannya di Pondok Pesantren Izzatunah Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menunjukkan kondisi anaknya yang sedang dirawat di RS Bhayangkara

Erma orang tua dari MFTH (12), siswa kelas satu Madrasah Tsanawiyah (MTS) yang dianiaya rekannya di Pondok Pesantren Izzatunah Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menunjukkan kondisi anaknya yang sedang dirawat di RS Bhayangkara

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kasus penganiayaan di Pondok Pesantren (Ponpes) kembali terjadi. Kali ini korbannya adalah MFTH (12), siswa kelas satu Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Pondok Pesantren Izzatunah Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

MFTH diduga menjadi korban penganiayan yang dilakukan oleh kakak kelasnya hingga harus dirawat di rumah sakit.

Ia diduga mengalami penganiayaan tersebut saat sedang berada di kamar Pondok Pesantren. Penganiayaan diduga dilakukan oleh NA yang merupakan santri kelas 12 MA di Pondok tersebut.

Erma (49), orang tua dari korban penganiayaan mengungkapkan, saat ini anaknya sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

“Saat ini anak saya masih dirawat di rumah sakit karena masih mengalami sakit pada bagian ulu hatinya,” ungkap Erma saat ditemui di rumahnya di kawasan Sukarame Palembang, Selasa (25/10/2022).

Erma menjelaskan, bahwa anaknya mengalami penganiyaan tersebut saat menanyakan kepada terduga pelaku tentang kenapa MFTH piket sendirian.

“Karena memang biasanya piket itu berdu. Namun saat itu ia sendirian, oleh sebab itu anak saya menanyakan kepada pelaku,” ungkap Erma.

Namun, kata Erma, pelaku tampaknya tidak senang dengan anaknya yang telah menanyakan perihal tersebut.

“Pelaku saat itu merasa emosi dan langsung menyekik leher anak saya hingga ia mengalami kesakitan,” kata Erma.

Erma berharap, pelaku penganiayaan tersebut segera dikeluarkan dari Pondok. Apalagi, lanjut Erma, pelaku penganiayaan tersebut jauh di atas anaknya kalau dilihat dari segi umur.

“Harapan saya anak tersebut harus dikeluarkan dan bertanggungjawab atas apa yang telah dilakukan. Kalau pun pihak Ponpes tidak mau mengeluarkan anak tersebut, saya berharap agar ponpes segera ditutup,” tegas Erma. (*)

Berita Terkait

Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO
Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 
Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau
Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla
Empat Pelaku Curanmor Terekam CCTV Saat Gondol Motor Korban
Tetangga Diduga Lakukan Pelecehan dan Percobaan Rudapaksa, RN Diamankan Unit PPA
Satresnarkoba Polres Empat Lawang Amankan Terduga Pengedar Sabu, Barang Bukti 4,32 Gram Disita

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:58 WIB

Sumsel

Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:51 WIB

Sumsel

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:49 WIB

Sumsel

Menerapkan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:36 WIB