Dibantu Kementerian Pariwisata, Pemkot Pagar Alam Ingin Wujudkan Cable Car

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fun Run dan gerakan wisata bersih Pemkot Pagar Alam bersama Sekretaris Kementerian Pariwisata. (Photo: Delta Handoko)

Fun Run dan gerakan wisata bersih Pemkot Pagar Alam bersama Sekretaris Kementerian Pariwisata. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Wakil Walikota Pagar Alam, Hj Bertha, mengungkapkan keinginannya mewujudkan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo. Hal tersebut diungkapkan Wawako pada kegiatan Fun Run dan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Lapangan Landing Tangga 2001 Gunung Gare, Sabtu (15/11/2025).

Ia menjelaskan, di zaman kepemimpinan H Alpian Maskoni dan Muhammad Fadli (alm) periode lalu, telah tercetus wacana untuk membangun Cable Car di Kawasan Wisata Gunung Dempo, dengan menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA) Persero.

“Tapi sampai saat ini belum dapat terealisasi, maka dari itu kami Pemkot Pagar Alam memohon dukungan dari Sekretaris Kementerian Pariwisata RI, pak Bayu Aji, untuk melobi atau mencarikan investor untuk dapat merealisasikan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo,” ungkap Wawako.

Lebih lanjut Hj Bertha mengatakan, dengan dibangunnya kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo, akan berdampak terhadap kualitas dan kuantitas pelayanan pariwisata serta menguatkan daya tarik bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Pagar Alam.

“Hal ini tentunya sejalan dengan Visi Kota Pagar Alam yang terus berkomitmen sebagai Kota kunjungan wisata terdepan di Sumatera Selatan,” pungkas Wawako.

Sementara Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Bayu Aji, dalam sambutannya sangat menyambut baik dan siap membantu apa saja yang dibutuhkan untuk dapat merealisasikan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo Kota Pagar Alam. (ANA)

Berita Terkait

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar
Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan

Berita Terbaru

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kota Palembang

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:38 WIB

Empat Lawang

Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:36 WIB