Dibacok dan Ditusuk Saat Pertahankan Motor, Aditya Jadi Korban Curas di Palembang

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 korban saat mendapatkan perawatan di rumah sakit Bari

korban saat mendapatkan perawatan di rumah sakit Bari

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Kota Palembang. Aditya Saputra (23), warga Jalan DI Panjaitan Lorong Asli, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, mengalami luka bacok dan tusuk di sejumlah bagian tubuh setelah berusaha mempertahankan sepeda motornya dari pelaku perampokan.

 

Akibat serangan brutal tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif di RS Bari Palembang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Bungaran V, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

 

Menindaklanjuti laporan keluarga korban, personel piket dipimpin Pamapta Polrestabes Palembang Ipda Hendra Yuswoyo langsung mendatangi rumah sakit untuk mengambil keterangan korban.

 

Berdasarkan penuturan korban, kejadian bermula saat dirinya melintas di lokasi kejadian. Tiba-tiba dua orang pelaku menghentikan laju motornya dengan alasan meminta diantar ke kawasan Plaju.

 

Namun di tengah perjalanan, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menodong korban. Pelaku kemudian berusaha merampas barang-barang milik korban. Saat korban melakukan perlawanan dan mempertahankan sepeda motornya, kedua pelaku langsung menyerang dengan senjata tajam.

 

Korban mengalami sejumlah luka bacok dan tusuk akibat serangan tersebut. Beruntung, teriakan minta tolong korban mengundang perhatian warga sekitar hingga salah seorang pelaku berhasil diamankan massa.

 

“Benar, keluarga korban telah melapor dan laporan tersebut langsung kami tindak lanjuti,” ujar Ipda Hendra Yuswoyo, Minggu (21/6/2026).

 

Hendra menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, aksi curas tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku. Satu pelaku berhasil diamankan warga, sementara seorang lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran polisi.

 

“Dari keterangan korban ada dua pelaku. Satu sudah diamankan massa, sedangkan satu pelaku lainnya masih kabur dan berstatus DPO,” katanya.

 

Akibat kejadian itu, Aditya mengalami luka di bagian belakang leher, luka bacok di kepala dekat telinga, luka robek pada pergelangan tangan dan jari, luka bacok di lengan kiri, luka di bagian depan leher, luka pada kedua lutut, luka di dagu sebelah kanan, hidung, serta luka di bagian siku kiri.

 

Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian guna memburu pelaku yang melarikan diri dan mengungkap peran masing-masing pelaku dalam aksi kejahatan tersebut.

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan
Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap
XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang
Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot
Kesepakatan Dagang Pengusaha Muda Sumsel di TEI 2026 Tembus Rp501,40 Miliar
SMAN Sumatera Selatan Raih Silver di AHMBS 2026 Tingkat Nasional
Premi Asuransi Dibayar, Klaim Ditolak, Ahli Waris Supriadi Masih Dibayangi Tagihan Fortuner

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Bongkar! Dugaan Penipuan Rp7 Miliar, Tuti Apriyani Tak Ditahan! Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Rasa Keadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kuasa Hukum Apresiasi Unit Ranmor, Desak Pelaku Begal Dhea yang Masih DPO Segera Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:41 WIB

XLSMART Hadir Lebih Dekat Tingkatkan Pengalaman Pelanggan di Palembang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot

Berita Terbaru