SUARAPUBLIK.ID, YOGYAKARTA –Awal tahun 2026 menjadi momen istimewa bagi Bank Sumsel Babel bersama media Sumbagsel dan para influencer. Bukan sekadar perjalanan biasa, agenda capacity building yang digelar di Dataran Tinggi Dieng ini menjelma menjadi ruang kebersamaan, refleksi, dan penguatan sinergi lintas peran, dengan alam sebagai saksi.
Dieng dipilih bukan tanpa makna. Di kawasan pegunungan yang tenang dan sarat filosofi ini, setiap langkah perjalanan menghadirkan pelajaran tentang keteguhan, kesabaran, dan pentingnya berjalan bersama.
Perjalanan dimulai sejak dini hari menuju Puncak Sikunir. Dalam dinginnya udara dan gelapnya pagi, seluruh peserta melangkah dengan semangat yang sama. Meski cuaca tak bersahabat dan langkah harus terhenti di pelataran bukit, suasana hangat tetap terjaga. Kebersamaan yang terjalin justru menjadi inti dari perjalanan tersebut—bahwa rencana manusia selalu berdampingan dengan kehendak Sang Pencipta.
Usai dari Sikunir, rombongan beristirahat di Syra Resto. Di tempat inilah sekat formal perlahan mencair. Percakapan ringan, tawa, dan diskusi hangat mengalir natural di antara perwakilan Bank Sumsel Babel, insan media, dan influencer. Momen sederhana ini menjadi fondasi penting dalam membangun komunikasi yang jujur dan saling memahami.
Langkah kemudian berlanjut ke Candi Arjuna. Berdiri di tengah bangunan bersejarah yang telah bertahan ratusan tahun, para peserta diajak merenungi arti nilai dan keberlanjutan. Seperti candi yang kokoh oleh waktu, kepercayaan publik pun dibangun melalui konsistensi, integritas, dan komitmen—nilai yang sejalan dengan visi Bank Sumsel Babel.
Keheningan Telaga Menjer menghadirkan suasana berbeda. Air yang tenang memantulkan langit dan pegunungan, menghadirkan ruang refleksi bagi setiap peserta. Di tengah alam yang damai, tersirat pesan bahwa kolaborasi yang kuat lahir dari keseimbangan antara profesionalisme dan empati.
Hamparan hijau Kebun Teh Panama menjadi destinasi berikutnya. Barisan tanaman teh yang tumbuh berdampingan, meski berbeda namun tetap harmonis, menjadi simbol kerja sama antara perbankan, media, dan influencer. Perbedaan latar belakang justru memperkaya tujuan bersama: menyampaikan nilai, membangun kepercayaan, dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
Petualangan ditutup dengan Tour Jeep menuju kawasan Si Karim dan Swiss Van Java. Medan terjal dan jalur menantang menjadi pengalaman penuh adrenalin sekaligus tawa. Di atas jeep, solidaritas semakin terasa—mengajarkan bahwa dalam setiap tantangan, kepercayaan dan kerja sama adalah kunci untuk melaju bersama.
Perjalanan ini bukan hanya tentang destinasi, melainkan tentang makna di setiap langkah. Sebuah pengingat bahwa sinergi yang kuat selalu berawal dari kebersamaan yang tulus.

















