Deru  Launching Gerakan Literasi Bahasa Isyarat Pertama di Indonesia bagi Kaum Difabel 

- Redaksi

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARALUBLIK.ID, PALEMBANG- Masifnya upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam menumbuhkan minat baca atau literasi menuai sukses. Dimana   hasilnya sangat membanggakan terjadi grafik pertumuhan literasi yang signifikan  pada awal tahun 2022 ini capaian grafik peningkatan literasi di Sumsel meningkat 14,57 persen atau  telah melampaui target nasional sebanyak 13,53 persen.

 

 

 

Peningkatan literasi tersebut diyakini akan terus meningkat dengan adanya launching

 

Gerakan Literasi Bahasa Isyarat bagi kaum disabilitas pertama kali di Indonesia  yang digagas Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva S. Ked  bersama dengan Dinas Perpustakaan Prov Sumsel  bertempat di Taman Budaya Sriwijaya Minggu (20/2) siang.

 

 

 

Gubernur  Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru acungkan jempol atas inisiasi  Duta Literasi Provinsi Sumsel ng telah  membuat gerakan Literasi Bahas Isyarat pertama di Indonesia tersebut.

 

 

 

Menurutnya, secara harfiah bahas isyarat tidak cukup hanya mengetahui alfabethnya saja, namun lebih dari itu yang  sangat penting juga mengetahui gesture tubuh, sebab gesture memberikan arti yang berbeda, sesuai dengan cara masing – masing.

 

 

 

“Sang Duta literasi membuat satu langkah sebuah perhatian yang memang menyentuh, semua stakeholder baik pemerintah daerah maupun swasta mampu berkomitmen memberikan hak dan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas,” ungkapnya.

 

 

 

Herman Deru mengajak penggiat literasi mulai dari bunda literasi untuk memperluas literasi bahasa isyarat, dimana hal tersebut dapat menggali ilmu pengetahuan yang akan membantu kaum disabilitas.

 

 

 

“Gagasan ini harus diperluas oleh penggiat literasi, bunda literasi, kemudian dilanjutkan ke sekolah negeri, untuk kita berikan hak yang sama untuk para disabilitas,” tuturnya.

 

 

 

Orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini juga menghimbau untuk seluruh stakeholder terkait, kiranya dapat memperhatikan aksesibilitas dari penyandang disabilitas.

 

 

 

“Buatkan fasilitas-fasilitas yang akan mempermudah pelayanan bagi kaum disabilitas, Utamanya terkait rasa keadilan dalam hal pelayanan untuk mereka,” pungkasnya.

 

 

 

Sementara Duta Literasi sekaligus penggagas Gerakan Literasi Bahasa Isyarat

 

Ratu Tenny Leriva S. Ked mengatakan, sesuai arahan Gubernur Sumsel untuk meningkatkan literasi bagi masyarakat Sumsel, Ia bersama Dinas  Perpustakaan menghadap Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI dan memamparkan program duta literasi Provinsi Sumsel.

 

 

 

“Alhamdulillah kegiatan launching gerakan literasi bahasa isyarat ini disambut baik oleh Kepala Perpunasnya,  Insyallah menjadi contoh karena pertama di Indonesia,” ungkapnya.

 

 

 

Wanita yang kerap disapa kak Iva ini mengakui, ide tersebut muncul saat ia melihat fenomena kelompok yang rentan di diskriminasi dan haknya sering tidak dipenuhi.

 

 

 

Oleh sebab itu Ia mengambil langkah untuk berkerjasama dengan OPD terkait,  Leanpuri Center & Foundation, Gerkatin Sumsel, Rumah Disabilitas Sriwijaya dan relawan peduli akan teman-teman tuli.

 

 

 

“Saat ini juga Gubernur Sumsel telah mengeluarkan surat edaran untuk pimpinan BUMN, BUMD dan Perusahaan Swasta di Provinsi Sumsel untuk memperkerjakan paling tidak 2 persen  penyandang disabilitas dari jumlah pekerja. Sementara untuk perusahaan paling tidak 1 persen wajib memperkerjakan penyandang disabilitas dari jumlah pekerja,” pungkasnya.

 

 

 

Dilain pihak Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Fitriana, S.Sos.,M.Si dalam laporannya menuturkan, Gerakan Literasi bahasa isyarat merupakan

 

pertama kali di Indonesia, hal demikian sejalan dengan peran perpustakaan dimana 10% manajemen koleksi dan  70% tranfser knowledege.

Berita Terkait

Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 
Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau
Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla
Dua Terdakwa Kasus Irigasi Air Lemutu Dituntut 5 Tahun, Kholizol Dibebani Uang Pengganti Rp1,6 Miliar
Oplos 16 Ribu Liter BBM, Doni dan Joly Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Empat Pelaku Curanmor Terekam CCTV Saat Gondol Motor Korban
Tetangga Diduga Lakukan Pelecehan dan Percobaan Rudapaksa, RN Diamankan Unit PPA
Api Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Lahan Gambut PT Samora OKI
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Dua Terdakwa Kasus Irigasi Air Lemutu Dituntut 5 Tahun, Kholizol Dibebani Uang Pengganti Rp1,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Oplos 16 Ribu Liter BBM, Doni dan Joly Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Sumsel

Bertumbuh Bersama Pancasila

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:20 WIB

Sumsel

Menjalani Kehidupan dengan Nilai-nilai Pancasila

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:16 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Kehidupan Saya Sehari-hari

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:13 WIB

Sumsel

Pancasila Menjadi Pedoman dalam Kehidupan Saya

Selasa, 25 Agu 2026 - 00:10 WIB