Derita Petani Diantara Dua Sungai, 1200 Hektar Lahan Sawah Andalkan Sumur Bor

- Redaksi

Sabtu, 24 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR – Petani yang berada di Desa Mendayun, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, mengandalkan irigasi dari sumur bor. Untuk mengairi lahan persawahan yang luasnya mencapai 1200 hektar. Padahal, daerah tersebut terkenal dengan Indeks Pertanaman (IP) 300.

 

Kepala Desa (Kades) Mendayun, Alimin mengatakan, pihaknya cukup bersyukur dengan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten OKU Timur bersama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang memberikan bantuan berupa fasilitas listrik masuk sawah.

 

Menurutnya, instalasi listrik masuk sawah terasa cukup membantu para petani di Desa Mendayun. Hal tersebut terkait dengan adanya penghematan biaya yang harus dikeluarkan para untuk mengairi persawahan mereka.

 

Meski berada di daerah yang berdekatan dengan 2 (dua) Sungai, yakni Sungai Komering dan Sungai dari aliran Danau Hitam. Selain belum adanya saluran irigasi yang memadai, para petani lebih memilih menggunakan sumur bos, karena dinilai lebih efisien.

 

“Karena sejak dulu kami pake mesin pompa minyak. Kalau dibandingkan dengan menggunakan listrik ini sangat jauh lebih menguntungkan pakai mesin pompa listrik,” ungkapnya, Sabtu (24/12/2022).

 

Pada Rabu (21/12/2022), Pemerintah Kabupaten OKU Timur bersama PT PLN (Persero) meresmikan listrik masuk sawah di Desa Mendayun Kecamatan Madang Suku 1. Bantuan berupa satu titik bantuan berada diarea Kantor Desa Mendayun, yang terletak di samping areal persawahan.

 

Listrik masuk sawah dijadikan sebagai terobosan untuk mewujudkan petani yang sejahtera. Karena ditopang dengan perairan yang memadai. Sehingga petani dapat panen padi IP-300 lebih meningkat hasilnya.

 

Oleh petani setempat, bantuan yang diberikan oleh pemerintah masih bersifat percontohan. Hal tersebut terkait dengan luas lahan persawahan yang dirasa belum sebanding dengan kemampuan mesin mensuplay air.

 

Ketua Kelompok Tani Sri Mulyo I, Samsudin yang menjelaskan, dalam beberapa ujicoba yang telah dilakukan, penggunaan listrik lebih hemat biaya, apabila dibandingkan dengan mesin pompa air yang berbahan bakar minyak.

 

“Saya rasa ini memberikan dampak dalam pengairan sawah, dan dari segi biaya lebih hemat pake listrik ini,” katanya.

 

Untuk itu, lanjut Samsudin, pihaknya mengharapkan adanya tambahan mesin pompa air yang menggunakan tenaga listrik. Dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan air bagi persawahan disaat musim kemarau.

 

“Kalau bisa mesin pompa listrik ini di perbanyak lagi, banyak kawan yang membutuhkan,” pintanya.

Berita Terkait

Dampak Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Salurkan 2.000 Liter Air Bersih ke Desa Teko Rejo
Wujud Empati Kemanusiaan, Polsek Buay Madang Timur Galang Dana Bantuan Korban Gempa NTT
Modus Petugas Lapas Palsu di OKU Timur, Sepeda Motor Petani Raib di Halaman Markas Polisi
Perkuat Keamanan Desa, Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur Ajak Warga Giatkan Ronda Malam
Antisipasi Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi dan Sosialisasi Larangan Membakar Lahan
Antisipasi Kebakaran Lahan, Polsek Buay Madang Timur Gelar Mitigasi dan Sosialisasi Maklumat Kapolda di Dua Desa
Jaga Kondusivitas Wilayah, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Sambang Kamtibmas di Desa Tanjung Mas
Pererat Kemitraan, Personel Polsek Buay Madang Timur Gelar Sambang Kamtibmas di Desa Sumber Harjo

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Dampak Kemarau, Polsek Buay Madang Timur Salurkan 2.000 Liter Air Bersih ke Desa Teko Rejo

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Wujud Empati Kemanusiaan, Polsek Buay Madang Timur Galang Dana Bantuan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:11 WIB

Modus Petugas Lapas Palsu di OKU Timur, Sepeda Motor Petani Raib di Halaman Markas Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Perkuat Keamanan Desa, Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur Ajak Warga Giatkan Ronda Malam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Antisipasi Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi dan Sosialisasi Larangan Membakar Lahan

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 21:18 WIB