Nama : Mawar Indah Sari
NIM : PO7133226032
Prodi : D3 Pengawasan Epidemiologi
Pengalaman yang Diterapkan di Kehidupan Sehari-hari dalam Nilai-nilai Pancasila
Dalam kehidupan seehari-hari, saya berusaha untuk menerapkan nilai-nilai pancasila berupa tindakan yang dilakukan secara konsisten. Menurut saya, kebiasaan yang dilakukan dimulai dari diri kita sendiri akan memberikan sisi positif bagi lingkungan.
Sila pertama (ketuhanan yang maha esa)
Pada sila pertama, saya melakukan kewajiban saya yaitu salat lima waktu, berpuasa, zakat, mengaji, membaca doa sebelum melakukan aktivitas, serta menghormati orang yang lebih tua, menghargai teman yang berbeda agama. Dan saya selalu melakukan hal tersebut kepada setiap orang yang memiliki hak sesuai dengan agamanya masing-masing. Jika sikap saling tidak menghormati tidak kita lakukan maka akan mempunyai konflik terhadap toleransi.
Sila kedua (kemanusiaan yang adil dan beradab)
Pada sila kedua, saya menghormati orang tua dengan berbicara lemah,lembut sopan santun. Serta saya akan membantu orang yang sedang dalam kesulitan tanpa harus membedakan suku, agama, dan ras. Saya memilih hal itu karena tidak semua manusia memiliki akhlak untuk menolong orang lain tanpa imbalan.
Sila ketiga (persatuan Indonesia)
Pada sila ketiga, saya berpegang teguh untuk menjaga persatuan dengan kerja sama dalam tugas kelompok maupun menghargai perbedaan pendapat teman. Saya percaya dengan adanya persatuan membuat pekerjaan menjadi mudah dan ringan dengan tujuan bersama bias tercapai.
Sila keempat (kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan)
Pada sila keempat, saya mengikuti kegiatan ketika ada diskusi dan menerima keputusan yang berbeda-beda. Saya juga melakukan hal itu karena semua pendapat harus dihargai. Jika ada yang memaksa untuk menerima pendapatnya maka, keputusan itu tidak menghargai orang lain tetapi mementingkan diri sendiri.
Sila kelima (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia)
Pada sila kelima, saya punya sikap jujur, disiplin, tidak membuang sembarangan, berbagi kepada teman yang sedang kesulitan. Dan juga saya melakukan hal itu untuk keadilan mulai dari diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari saya juga menerapkan kegiatan gotong royong dalam kehidupan saya, jika keadilan social tidak diterapkan maka akan muncul ketidak jujuran dan akn merugikan diri sendiri maupun orang lain.









