Dana Penanganan COVID-19 Unlimited, Proyek Pembangunan di Sumsel Tetap Jalan

- Redaksi

Kamis, 29 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), sudah menyiapkan dana untuk penanganan COVID-19 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021. Sejak kasus kembali meningkat, Pemprov pun telah melakukan refocusing anggaran.

Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan, jika sejak tahun lalu pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan COVID-19. Bahkan refocusing anggaran pun sudah dilakukan.

“Untuk tahun ini, saya tegaskan bahwa anggaran penanganan COVID-19 di Sumsel tidak terbatas atau unlimited,” kata Deru, Kamis (29/7/2021).

Untuk diketahui, APBD Sumsel tahun 2021 sebesar Rp10,83 triliun. Belum lagi, APBD di 17 Kabupaten dan kota di Sumsel yang beragam, juga dipakai untuk penanganan COVID-19.

Meski enggan menyebut angka, namun Herman Deru memastikan jika anggaran dari Provinsi dan 17 Kabupaten/kota diutamakan untuk penanganan COVID-19 sebagai prioritas.

“Sampai saat ini penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi sudah berjalan. Kita juga telah bersiap seperti Alat Kesehatan, bahkan sampai Pangan juga disiapkan, seperti bantuan seribu ton beras. Ini semua dananya tidak terbatas, demi kepentingan masyarakat Sumsel. Saat dibutuhkan, semua kita upayakan untuk dipenuhi,” jelasnya.

Herman Deru mengungkapkan, meski anggaran diutamakan bagi kepentingan penanganan COVID-19, namun belum ada proyek pembangunan di Sumsel yang terdampak. Apalagi pembangunan infrastruktur yang sudah direncanakan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Semua proyek berjalan, tidak ada yang ditunda. Tapi memang dari APBD kita ini kita lakukan efisiensi di perawatan rutin. Kegiatan-kegiatan yang tidak perlu pun diefisiensikan,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Malam
Duduk Bareng di Ladang, Kapolsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Petani Jagung
Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan
Kuasa Hukum Korban Nilai Unsur Penggelapan dalam Jabatan Ok­lina Zurhayati Terpenuhi
Simpul Pangan Nusantara Himpun Pengetahuan Pangan Lokal Sumsel
Karyawan Toko Mas Indah Didakwa Gelapkan Uang, Kerugian Pemilik Ditaksir Rp900 Juta
Titin Rita Lestari dan Angga Didakwa, Dugaan Pengurangan Temuan Smartboard Diungkap KPK

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Malam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Duduk Bareng di Ladang, Kapolsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Petani Jagung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kuasa Hukum Korban Nilai Unsur Penggelapan dalam Jabatan Ok­lina Zurhayati Terpenuhi

Berita Terbaru