Cegah DBD, Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam Canangkan Gertak PSN

- Redaksi

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN— Guna menanggulangi dan mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue, Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam SH didampingi Dandim 0430/Banyuasin Letkol.Inf Roni Sugiarto dan Sekda Banyuasin Ir Erwin Ibrahim ST MM MBA IPU ASEAN ENG mencanangkan Gerakan Serentak (Gertak) Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Banyuasin.

Pencanangan Gertak PSN untuk mencegah DBD melibatkan jajaran dinas/instansi terkait, Camat Lurah dan Kades Se-Kabupaten Banyuasin dibuka langsung oleh Pj Bupati Hani membuka acara tersebut dengan ditandai dengan pemukulan gong di Lapangan Halaman Kantor Dinas Kesehatan Banyuasin, Selasa (30/1).

Dihadapan para peserta Gertak Hani S Rustam menyampaikan guna mencegah dan memberantas demam berdarah diperlukan kesadaran dari semua pihak untuk terbiasa menanamkan budaya hidup bersih dari diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.

“Hal ini merupakan cara paling tepat dan efektif untuk mencegah penyebaran demam berdarah di wilayah masing-masing. Langkah preventif, berupa budaya hidup bersih dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar telah terbukti paling efektif untuk mencegah penyebaran DBD dan menjaga kesehatan kita bersama”, tegasnya.

Hani menambahkan melalui kegiatan Gerakan Serentak pemberantasan sarang nyamuk(PSN) dengan cara 3 M Plus, yaitu menguras bak mandi/bak penampungan air, menutup rapat rapat tempat penampungan air dan memanfaatkan kembali/mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk (3M) Plus.Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus akan dapat mendapatkan hasil yang baik apabila dilakukan secara luas dan serentak, terus menerus dan berkesinambungan.

“Cara memberantas sarang nyamuk dengan 3 (Tiga)M plus yaitu yang keempat Mendaur Ulang. Kegiatan PSN dengan 3 M Plus bisa dikatakan berhasil dan dapat diukur dengan angka bebas jentik (ABJ), apabila angka bebas jentiknya diatas 95% diharapkan penularan DBD dapat dicegah ataupun dikurangi”, terangnya.

Lebih jauh Pj Bupati Hani menjelaskan Gerakan Serentak rantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) saja sangat memerlukan peran lintas sektor, swasta dan seluruh lapisan masyarakat. Dan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit DBD ini akan kurang efekfif hasilnya apabila hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja.

“Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DBD akan tetap kita dukung dengan kita bersinergi dan berkolaborasi antara Kesehatan dengan berbagai OPD, Badan, Organisasi, Lembaga lain diluar kesehatan sehingga diharapkan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian penyakit DBD dan harapannya dapat meningkatkan kesehatan di Kabupaten Banyuasin”, pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin Dr dr Rini Pratiwi MKes menerangkan, Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia merupakan salah satu penyakit endemis dengan angka kesakitan yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun dan daerah terjangkit semakin meluas.

“Di tahun 2022 terdapat 220 Kasus 2 Meninggal, Tahun 2023 154 Kasus 1 Meninggal. Tahun 2024 di bulan Januari 74 kasus 4 Meninggal di Kabupaten Banyuasin. Kasus DBD terbanyak tahun 2024 ada di kecamatan Talang Kelapa dengan jumlah kasus 59 orang pada bulan Januari 2024 dengan meninggal 1 orang”, bebernya.

Senada dengan Pj Bupati Banyuasin, Kadinkes menerangkan bahwa langkah paling efektif untuk mencegah dan memberantas penyebaran DBD lewat program 3M plus, dan mejaga kebersihan lingkungan sekitar secara rutin dan berkesinambungan. Efektifitas menjaga kebersihan lingkungan secara rutin dan berkesinambungan dalam rangka mencegah dan menanggulangi DBD.

“Sampai saat ini vaksin dan obat virus DBD belum ditemukan, sehingga salah satu strategi utama dan paling efektif untuk pengendalian penyakit DBD adalah dengan cara melakukan upaya preventif dengan pemutusan rantai penularan melalui gerakan PSN-DBD tanpa mengabaikan peningkatan kewaspadaan KLB serta penatalaksanaan kasus,” jelasnya.

“Oleh karena itu peran keluarga perlu terus ditingkatkan untuk melakukan pemantauan, pemeriksaan dan pemberantasan jentik. Konsep inilah yang disebut dengan “Jumantik Rumah Tangga atau Satu Rumah Satu Jumantik”. Agar kegiatan Jumantik dapat diaplikasikan mulai dari rumah tangga sampai wilayah, maka perlu disusun buku panduan berupa petunjuk teknis bagi Juru Pemantau Jentik yang memuat susunan organisasi, tata cara perekrutan, tugas dan fungsi kader Jumantik tersebut, termasuk juga pengetahuan dasar tentang penyakit DBD dan upaya pencegahannya”, pungkasnya. (Adm).

Berita Terkait

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta
Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian
Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:01 WIB

Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi

Kamis, 16 April 2026 - 20:46 WIB

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:40 WIB

Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026

Berita Terbaru

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru saat diwawancarai, Senin (8/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

Gubernur Herman Deru Kaget Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 21:15 WIB

Kota Palembang

Jubir KPK Benarkan Ada Kegiatan Penindakan di Muara Enim

Senin, 8 Jun 2026 - 19:06 WIB