Category: Ogan Komering Ilir

  • Hindari Pinjol! Baznas OKI Punya Pinjaman Tanpa Bunga

    Hindari Pinjol! Baznas OKI Punya Pinjaman Tanpa Bunga

    SUARAPUBLIK.ID, OKI—Akses permodalan dan literasi keuangan menjadi persoalan masyarakat menengah kebawah untuk memulai maupun mengembangkan usaha. Sehingga mengarahkan mereka meminjam uang diantaranya lewat pinjaman online (pinjol) ilegal.

    Untuk itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Komering Ilir menyediakan modal bagi masyarakat sesuai syariah tanpa bunga atau riba.

    Ketua Baznas Kabupaten OKI. Devison, S.Pdi Mengatakan bantuan modal usaha merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui program ekonomi produktif

    “Kami berharap bantuan modal usaha ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para mustahik. Gunakan modal ini untuk mengembangkan usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup keluarga.”Ujar Davidson

    Bantuan pinjam modal usaha tanpa bunga tersebut diserahkan kepada 43 Orang dengan nominal Rp 3.500.000. Dengan harapan penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya, dan meningkatkan pendapatan serta taraf hidup.

    “Dasar kerjanya adalah tidak ada bunga, tetapi kita minta kepada mereka yang pinjam nanti pengembalian lebih baik atau dia berjanji ke depan akan sesuai dengan skema yang kita harapkan; tahun ini kita kasih pinjaman, tapi tahun berikutnya sudah bisa jadi muzaki, harapan kita begitu,” tuturnya.

    Selain pinjaman permodalan, Baznas OKI juga menyerahkan bantuan hibah modal usaha Konsumtif kepada 20 penerima dengan total nilai bantuan masing-masing Rp 500.000.

    Pj. Bupati OKI melalui asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Antonius Leonardo mengapresiasi program digagas oleh Baznas OKI itu. Terobosan ini menurutnya, satu inovasi positif dan patut dikembangkan, sebab ikut mendukung program pemerintah mengentas angka pengangguran dan kemiskinan.

    “Di luar itu, menjadikan warga sebelumnya kurang mampu. Nantinya hidup mereka lebih berproduktif dan menghasilkan nilai ekonomi. Pada akhirnya menjadi warga mampu sejahtera, tidak menutup kemungkinan ikut menginspirasi orang lain,” ungkapnya

  • PT OKI Pulp & Paper Mills Lanjutkan dalam Program CSR di Kecamatan Air Sugihan

    PT OKI Pulp & Paper Mills Lanjutkan dalam Program CSR di Kecamatan Air Sugihan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI — Kecamatan Air Sugihan, 24 Juni 2024 – PT OKI Pulp & Paper Mills kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan mendukung kegiatan Study Tiru Pengembangan Kapasitas Pemerintah Desa dan TP.PKK Desa di Kecamatan Air Sugihan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kabupaten Kalianda, Provinsi Lampung, pada tanggal 21-24 Juni 2024.

     

    Program ini melibatkan 19 kepala desa dan 19 anggota TP.PKK dari Kecamatan Air Sugihan, serta tim kecamatan yang turut serta dalam Study Tiru terkait, Pengembangan UMKM, Pengembangan Kelompok Wanita Tani (KWT), Sharing pengalaman rumah cinta, Study lebah lokal dan peluang budidaya lebah lokalE, CO printing sebagai inovasi UMKM.

    Ketua Forum Kades di seluruh Kecamatan Air Sugihan, Padli, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kemajuan dan pengembangan desa di wilayah Air Sugihan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan ke desa-desa percontohan lainnya demi kemajuan desa-desa di wilayahnya.

    Hal senada disampaikan oleh Camat Air Sugihan, Ardhiles, yang menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dengan pemerintah desa dan kecamatan.

    “Sinergi yang terjalin dengan baik selama ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kegiatan-kegiatan CSR yang nyata bermanfaat dan positif demi kemajuan dan peningkatan perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Ardhiles.

    Kuasa Direksi PT OKI Pulp & Paper Mills, Gadang H. Hartawan, melalui pesan WhatsApp menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan lingkungannya melalui program-program CSR yang berkelanjutan.

  • 104 Peserta Bersaing Perebutkan Medali pada 5 Cabor O2SN Tingkat SMP di OKI

    104 Peserta Bersaing Perebutkan Medali pada 5 Cabor O2SN Tingkat SMP di OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Pendidikan, menggelar kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat Kabupaten Tahun 2024. Sebanyak 104 peserta mengikuti lima cabang olahraga (Cabor) yang dilombakan.

    Kegiatan O2SN jenjang SMP Tingkat Kabupaten OKI Tahun 2024 yang dilaksanakan dalam satu hari, mempertandingkan lima Cabor, yaitu Atletik, Renang, Bulutangkis, Pencak Silat, dan Karate.

    Pj Bupati OKI diwakili Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten, Muhammad Lubis, mengatakan peserta kegiatan O2SN merupakan perwakilan dari 12 Kecamatan meliputi 29 sekolah, dengan 104 atlet dari masing-masing Kecamatan.

    “Bertanding dan berlombalah dengan sportif. Menang atau kalah itu adalah suatu hal yang pasti terjadi, tidak mungkin semuanya menang atau semuanya kalah. Tapi bagi saya, kalian anak-anak yang menjadi peserta hari ini sudah menjadi pemenang,” ujar Lubis, di Halaman Upacara SMP Negeri 3 Kayuagung, Kamis (20/6/2024).

    Lubis menyampaikan, tujuan kegiatan O2SN jenjang SMP adalah sebagai bagian dalam mengembangan minat dan bakat para siswa.

    “Kegiatan O2SN jenjang SMP ini merupakan bagian dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga yang dimiliki siswa. Supaya menjadi lebih giat lagi dalam berlatih dan berkompetisi hingga tercipta atlet-atlet yang berpotensi, kreatif, dan berakhlak mulia di Kabupaten OKI,” jelasnya.

    Semantara itu, Ketua Pelaksana O2SN jenjang SMP Tingkat Kabupaten OKI Tahun 2024, Nilawati, menerangkan sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa yang telah menjadi juara O2SN di tingkat Kecamatan. (ANA)

  • Pj Bupati OKI: Tingkatkan Pelayanan Publik, Jangan Tunggu Viral

    Pj Bupati OKI: Tingkatkan Pelayanan Publik, Jangan Tunggu Viral

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Penjabat Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya, meminta jajarannya untuk meningkatkan pelayanan publik dan jangan menunggu viral di media sosial (Medsos) baru ada perbaikan.

    “Kita sekarang berada di era digital. Kita berada di masa citizen journalism. Saya tekankan ke jajaran, tidak perlu harus viral dulu, baru ditangani, baru ada perbaikan layanan,” kata Asmar, pada apel bulanan Pemerintah Kabupaten OKI di halaman Kantor Bupati OKI, Rabu (19/6/2024).

    Asmar mengatakan, pelayanan publik adalah kewajiban yang yang mesti diberikan ASN kepada masyarakat.

    “Seandainya tidak viral pun, itu sudah jadi sebuah kewajiban kita untuk memberi layanan. Saya minta ini benar-benar jadi perhatian terutama pada OPD yang memberi layanan langsung kepada masyarakat,” ujar dia.

    Fenomena viral, menurut Asmar, bentuk cinta masyarakat kepada pemerintah. “Artinya masyarakat masih cinta kepada kita agar ada perbaikan. Jangan lantas kita cari pembenaran,” terangnya.

    WTP Kewajiban, Bukan Penghargaan

    Pada kesempatan itu, Asmar juga menyampaikan terimaksih kepada jajarannya atas raihan WTP 13 kali berturut. WTP, dikatakan Asmar, bukanlah hadiah, namun merupakan kewajiban ASN untuk menyajikan laporan dengan baik dan benar, lebih dari itu manfaatnya harus dirasakan masyarakat.

    “WTP bukan hadiah atau suatu kebanggaan namun sudah jadi kewajiban kita selaku ASN untuk bekerja dengan akuntabel,” terangnya.

    Asmar juga mengapresiasi komitmen seluruh perangkat daerah dalam pengendalian inflasi sehingga Kabupaten OKI mampu menurunkan angka inflasi  angka 2,81 persen periode Mei 2024. Jauh di bawah nasional dan Provinsi.

    Pada kesempatan yang sama Pj Bupati Asmar memberikan penghargaan kepada Perangkat Daerah yang berkomitmen terhadap penerapan Transformasi Digital di lingkup  Pemkab OKI berupa pemakaian terbanyak layanan administrasi Aplikasi E-Office Periode Januari- Juni 2024, yaitu  Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) terbanyak pertama, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terbanyak kedua serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diurutan ke tiga. (ANA)

  • Pj Ketua TP PKK OKI Dukung Kegiatan Rumah Pintar Bende Seguguk

    Pj Ketua TP PKK OKI Dukung Kegiatan Rumah Pintar Bende Seguguk

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sukmawati Asmar, didampingi Jajaran pengurus lainnya, Kepala DKP dan Camat Kayuagung, mengunjungi Rumah Pintar Bende Seguguk, Senin (10/6/2024).

    Selain meninjau langsung fasilitas-fasilitas yang ada di rumah pintar tersebut, Sukmawati juga melakukan pembinaan dan pengarahan kepada OPD terkait, Camat, serta Ketua PKK Kecamatan. Ia berpesan agar kegiatan dan keberadaan rumah pintar untuk terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.

    “Kita minta Rumah Pintar ini agar terus diaktifkan karena mempunyai manfaat yang besar bagi masyarakat, tadi kita sudah lihat di rumah pintar ini terdapat fasilitas perpustakaan, ruang bermain anak, sentra komputer, sentra kriya menjahit hingga peralatan marching band bagi anak-anak sekolah,” ujar Sukma.

    Sukmawati mengajak kepada OPD penanggungjawab Rumah Pintar ini agar terus meningkatkan kualitas serta fasilitas yang ada di Rumah Pintar Bende Seguguk tersebut.

    “Keberadaan rumah pintar ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi banyak sentra-sentra yang ada didalamnya untuk fasilitas-fasilitas yang ada agar dikoordinasikan dengan OPD lainnya untuk semakin ditingkatkan,” ungkap Sukmawati.

    Lebih lanjut ia mengatakan, selain wadah edukasi atau pendidikan, rumah pintar juga bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan warga, TP PKK OKI siap mendukung kegiatan yang ada di Rumah Pintar ini dengan menggerakkan kader-kader PKK.

    Sementara, Kepala DKP OKI Antonio Romadhon menjelaskan, ada tujuh kegiatan Rumah Pintar Bende Seguguk, yakni sentra kriya, sentra computer, sentra bermain, sentra buku, sentra panggung, sentra pembelajaran, dan Taman Penitipan Anak (TPA). Masing-masing sentra memiliki penanggungjawab dan pamong belajar.

    “Kegiatan dan peningkatan fasilitas rumah pintar ini juga tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari seluruh pihak. Untuk itu sangat diharapkan dukungan agar semua kegiatan dapat disenergikan, Saya berharap rumah pintar ini kedepan bisa menjadi tempat penyaluran dan mewujudkan inspirasi masyarakat,” jelas Anton. (ANA)

  • Limbah Sawit Sumsel Laris Diminati Mancanegara, Balai Karantina Fasilitasi Ekspornya

    Limbah Sawit Sumsel Laris Diminati Mancanegara, Balai Karantina Fasilitasi Ekspornya

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel) lakukan penilaian Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) produk palm kernel expeller (PKE) atau bungkil sawit yang akan diekspor ke New Zealand pada 3 sampai 4 Juni 2024 di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. IKT tersebut adalah salah satu fasilitas yang dipersyaratkan oleh negara tujuan.

    “Seluruh persyaratan phytosanitry dari negara tujuan harus dipenuhi dengan baik oleh eksportir, karantina mendorong dan melakukan pendampingan dan percepatan pemenuhan persyaratan tersebut,” ujar Kostan Manalu, Kepala Karantina Sumsel dalam keterangan persnya, Sabtu (8/6/2024).

    Ia menambahkan bahwa komoditas pakan hewan tersebut cukup laris diminati negara importir seperti Belanda, China, Singapura, Filipina, Thailand dan Vietnam. Sumsel sendiri telah mengekspor sekitar 369 ribu ton PKE selama kurun waktu 2022 sampai 2024.

    Ditahun 2022 Sumsel mengeluarkan produk sampingan sawit tersebut sebanyak 157 ton, dan naik di tahun berikutnya yaitu menjadi 169 ton. Sedangkan hingga Mei tahun ini Sumsel telah mengekspor produk limbah sawit tersebut sebanyak 41 ton.

    Produk sampingan sawit yang berbentuk serbuk berwarna coklat tersebut merupakan inti sawit, yaitu biji atau endosperma (cangkang pelindung inti) dan embrio (inti). Menurut Konstan, PKE tersebut sangat bagus untuk pakan ternak. Karena mengandung berbagai komponen yang diperlukan oleh hewan seperti protein kasar, lemak kasar, serat kasar, kalsium, fosfor dan lain-lain.

    “Penilaian IKT sendiri terdiri dari penilaian dokumen dan teknis persyaratan di lapangan, yang harus dilengkapi dan memenuhi persyaratan negara tujuan,” imbuh Konstan.

    Badan Karantina Indonesia sebagai otoritas yang berkompeten dalam memenuni persyaratan sanitary dan phytosanitary terus melakukan pendampingan dan bimbingan bagi eksportir agar bisa memenuhi persyaratan tersebut.

    Menurut Konstan, hal tersebut sejalan dengan arahan Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Panggabean agar seluruh kantor karantina bahu-membahu mendorong eksportir maupun UMKM agar bisa memenuhi persyaratan karantina dari negara tujuan. Dengan demikian dapat membantu meningkatkan nilai perekonomian di daerah dan menambah devisa negara.

    “Kita selalu terbuka, pro aktif dan bersama-sama para eksportir, UMKM baik yang sudah berjalan maupun yang baru mau memulai, kita jalan bersama kita dorong agar bisa memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut,” pungkas Kostan.

  • OKI Intervensi Cegah Stunting Secara Serentak

    OKI Intervensi Cegah Stunting Secara Serentak

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya. Melalui launching Intervensi Serentak Pencegahan Stunting, Pemkab OKI menarget 9.132 Ibu Hamil, 61.804 Balita, 234.886 Calon Pengantin terlayani.

    “Kegiatan intervensi serentak ini merupakan upaya pemerintah dalam menurunkan Prevalensi Stunting di wilayah Kabupaten OKI,” ujar Pj Sekda OKI, M Refly, saat launching Intervensi Serentak.

    Pencegahan Stunting di Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024 yang di)aksanakan di Posyandu Cempaka, Kelurahan Paku, Kecamatan Kayuagung, Kamis (6/6/2024).

    Kegiatan ini merupakan upaya terintegrasi dari berbagai dinas dan instansi terkait untuk mencegah stunting. Intervensi yang dilakukan meliputi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh anak, pemberian makanan tambahan bagi balita stunting.

    Pj Bupati OKI. Asmar Wijaya mengatakan, dalam sambutannya sasaran Pengukuran dan Intervensi serentak ini adalah semua calon pengantin, ibu hamil, dan balita yang di harapkan selalu datang ke posyandu untuk di lakukan pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi, dan intervensi.

    “Saya berpesan kepada petugas puskesmas, seluruh kader posyandu, kader pedamping keluarga dan seluruh jajaran perangkat desa kecamatan sampai tingkat kabupaten untuk mengecek betul kondisi ibu hamil dan gizi balita di wilayah masing-masing di kabupaten OKI,” pesan dia.

    Asmar meminta untuk para calon pengantin, para calon ibu atau ibu hamil, agar setiap bulan secara rutin datang ke posyandu untuk melakukan cek kesehatan agar bisa di pantau tumbuh kembangnya.

    “Dengan Komitmen bersama, kita dapat mencegah stunting dan memberikan perlindungan terbaik bagi generasi masa depan di OKI. Semoga semua yang kita usahakan sebagai upaya pencegahan dan penurunan stunting berjalan lancar dan kita doakan semua anak-anak tumbuh sehat, cerdas, kuat dan memiliki buti perketi luhur sehinga menjadi generasi yang berkualitas untuk Indonesia Emas 2045,” harapnya. (ANA)

  • Cegah Polarisasi Jelang Pilkada, Diskomfo OKI Ajak Media Sebarkan Narasi Inklusif

    Cegah Polarisasi Jelang Pilkada, Diskomfo OKI Ajak Media Sebarkan Narasi Inklusif

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Hoaks atau berita bohong dapat melahirkan polarisasi politik yang dapat memecah belah menjelang perhelatan Pilkada 2024. Oleh karenanya, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengajak media untuk memyebarkan nasari inklusif untuk meminimalisir potensi polarisasi masyarakat jelang Pilkada serentak 2024.

    “Sehingga diperlukan narasi-narasi inklusif, yang disebarkan media untuk menyatukan berbagai perbedaan pandangan politik dengan melibatkan semua lapisan masyarakat, tanpa mempersoalkan latar belakang atau golongan tertentu,” kata Plt. Kepala Dinas Kominfo OKI, Adi Yanto, pada kegiatan Media Ghatering KPU OKI di Hotel Cipta Kayuagung, (6/6/2024).

    Menurut Adi, peran media begitu besar sebagi penjernih informasi ditengah arus disrupsi informasi.

    “Potensi penyebaran narasi eksklusif dan provokatif pada pemilu maupun Pilkada dapat menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat. Maka medialah penjernih informasi, terang dia.

    Oleh karena itu kata dia kontra narasi media massa perlu di dorong untuk menetralisir ancaman intoleransi yang sarat kepentingan politik.

    “Sejauh ini kepercayaan publik terhadap narasi media masih tinggi, seperti saat dilakukan cek fakta, sumbernya dari media,” ujarnya.

    Selain hoax buster tambahnya media juga bisa jadi penyebar hoax.

    “Jadi seperti pedang ber mata dua, hingga media perlu memunculkan informasi yang lengkap dalam penyajian isi pemberitaan,” tuturnya.

    Pilkada yang damai, lanjut Adi, tanpa hoaks dan ujaran kebencian merupakan hal yang penting untuk dijaga.

    “Kita sama sama melawan hoax agar terhindar dari polarisasi politik yang dapat memecah belah masyarakat,” terangnya. (ANA)

  • KPU OKI Siapkan Anggaran Rp524 Juta untuk Publikasi Media

    KPU OKI Siapkan Anggaran Rp524 Juta untuk Publikasi Media

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), mengajak insan pers untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

    Dengan fungsi sebagai kontrol sosial, media dianggap memiliki peran penting untuk menyampaikan informasi terkait pelaksanaan Pilkada.

    “Mari kita sukseskan Pilkada OKI 2024. Diharapkan media berperan aktif memantau agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujar Ketua KPU OKI, Muhammad Irsan, dalam Media Gathering bersama Wartawan yang ada di wilayah Kabupaten OKI, di Aula Hotel Cipta Kayu Agung, Kamis (6/6/2024).

    Dalam kegiatan tersebut, selain dihadiri para Insan Pers yang bertugas di Kabupaten OKI tergabung dalam berbagai Organisasi Pers, seperti PWI, SMSI, IWO, IWO Indonesia, SWI, Forwaki dan organisasi pers lainnya, turut hadir Diskominfo OKI, Adiyanto, Kabag Teknis KPU Sumsel Erlan Evriansyah, dan Koordinator Trust Institute Sumsel.

    Dihadapan para wartawan, Irsan mengungkapkan bahwa KPU juga telah menganggarkan dana publikasi untuk media. Jumlah besaran anggaran dana publikasi media pada KPU OKI sebesar Rp 524.000.000.

    “Dari jumlah pagu Dana Anggaran Publikasi Media KPU OKI ini akan dibagi terdiri dari media Online, Cetak dan Elektronik,” jelasnya.

    Untuk mendapatkan anggaran publikasi, kata Irsan, agar kirannya dapat mengajukan proposal kerjasama ke KPU OKI.

    “Rekan-rekan wartawan yang mau kerjasama dengan KPU OKI dalam hal publikasi harus memasukan kembali berkas atau proposal pengajuan kerjasama ke kantor KPU,” ujarnya.

    Irsan berharap kepada media bisa objektif agar bisa menjadi kontrol KPU dalam pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada 2024. “Dengan ini kita harapkan peran media sehingga Pemilu nantinya bisa berjalan dengan baik, Jujur dan adil,” ujarnya. (ANA)

  • Malpraktik : Kemaluan Bocah Terpotong Usai Dikhitan, Oknum Pimpus Kerta Mukti Kab.OKI

    Malpraktik : Kemaluan Bocah Terpotong Usai Dikhitan, Oknum Pimpus Kerta Mukti Kab.OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Miris, Musibah menimpa bocah laki-laki berinisial Mhn (9th) anak dari pasangan Subagio dan Lia warga Desa Kerta Mukti kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ,setelah di khitan pimpinan puskesmas Kerta Mukti.

    Dugaan Malpraktek ini dilakukan oleh oknum bernama H.Zaidan, SKM.Mkes yang menjabat Pimpinan Puskesmas (Pimpus) Kerta Mukti Kecamatan Mesuji Raya kab Oki. Pada saat melakukan proses khitan/sunat terjadi insiden terpotongnya ujung penis si pasien Hmn.

    Mencuatnya dugaan malpraktek ini setelah Lembaga Investigasi Negara (LIN DPC-OKI) dan awak media mendapatkan kabar dan langsung mendatangi ke rumah korban. Kepada Hamadi SE Ketua LIN , didampingi kepala desa setempat Subagio ayah korban menceritakan peristiwa pilu yang menimpa anaknya terjadi di bulan Januari 2024 beberapa bulan lalu, saat dia membawa anaknya ke puskesmas untuk dilakukan khitan .

    ” Pada saat itu H. Zaidan lah yang melakukan khitanan terhadap putra saya, pada proses itulah telah terjadi terpotongnya di bagian ujung penis kelamin anak saya ” Terangnya.

    Pimpinan Puskesmas Kerta Mukti Kab.OKI yang Diduga Melakukan Mal Praktek. Foto. Ist

    Lia ibu korban juga menambahkan, dari kejadian itu hingga sekarang oknum tersebut tidak menunjukkan itikad baik untuk menjenguk dan bertanggung jawab atas perbuatannya yang menyebabkan cacat terhadap anaknya.

    ” Dampak dari peristiwa itu anak saya masih merasakan sakit, untuk berjalan saja harus mengunakan tongkat dan di bopong untuk beraktivitas ” Ucapnya dihadapkan media.

    Menanggapi hal Ini, Hamadi mempertanyakan kredibilitas oknum tersebut, yang berani melakukan operasi ,dari gelar yang disandangnya jelas oknum tersebut bukan ahli di bidangnya.

    Setelah melihat langsung kondisi korban dan foto ,ketua LIN kab.OKI meminta kepada oknum Pimpus untuk bertanggung jawab atas kecerobohan yang berpotensi mengakibatkan cacat dan trauma psikis korban.

    ” Dari Photo potongan penis yg terpotong terlihat lebih kurang 2 cm dan beberapa temuan kami di lapangan, akan kami jadikan barang bukti untuk melaporkan saudara Zaidan SKM.Mkes ke Dinas kesehatan OKI untuk segera memberikan sanksi kode etik profesi dan melepas jabatannya sebagai pimpinan puskesmas. Kami juga akan melaporkannya keranah hukum, terkait dugaan malpraktik ini dan ada temuan dugaan korupsi pemalsuan dokumen yang merugikan Negara ” Tegasnya.

    Sementara itu ,terkait dugaan malapraktik ini belum ada tanggapan dari pihak terkait.

  • Hari Lahir Pancasila, Momentum Jaga Kerukunan

    Hari Lahir Pancasila, Momentum Jaga Kerukunan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Dalam amanatnya, Pj. Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya, menyampaikan agar generasi muda dan seluruh masyarakat Indonesia menjaga kerukunan dan keutuhan, sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.

    “Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak masyarakat OKI untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Asmar, Senin (3/6/2024).

    Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

    Menurut Asmar, pancasila jadi bintang yang memandu kehidupan agar sesuai cita-cita negara.

    “Pancasila terkandung nilai-nilai inklusif, toleransi dan gotong royong. Saya mengajak seluruh elemen untuk membumikan nilai-nilai Pancasila,” imbuhnya.

    Disampaikan Asmar, di tengah segala tantangan dan dinamika bernegara, Pancasila adalah sebagai bintang penuntun yang membawa Mahkamah Agung pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi yang berkolaborasi dengan kemajuan Teknologi dan Informasi untuk mewujudkan Badan Peradilan Yang Agung.

    “Pancasila agar jadi ideologi yang bekerja dan keadilan manfaat dirasakan seluruh tumpah darah Indonesia,” katanya.

    Ia mengatakan pancasila jadi filter dengan masifnya penggunaan teknologi dalam akses informasi dimanfaatkan secara bijaksana melalui konten positif yang edukatif.

    Asmar juga mengajak mengarusutamakan pancasila dengan metode dan cara kekinian dengan melibatkan kaum milenial  dan gen Z sebagai tokoh utamanya.

    “Mari kita gotong royong, rawat anugerah Pancasila,  menjaga keutuhan dan kesatuan, Selamat Hari Lahir Pancasila,” terangnya. (ANA)

  • 253 Calon Jemaah Haji OKI Gelombang Kedua Diberangkatkan

    253 Calon Jemaah Haji OKI Gelombang Kedua Diberangkatkan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Sebanyak 253 Calon Jemaah Haji (CJH) termasuk Tim Petugas Haji Daerah gelombang kedua asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  yang akan tergabung dalam kloter 18 Embarkasi Palembang, pada Minggu petang (2/6/2024), resmi diberangkatkan dari Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI menuju Tanah Suci Mekkah Al Mukarrohmah.

    Dalam giat acara keberangkatan seluruh Calon Jemaah Haji asal Kabupaten OKI itu, Pj Bupati OKI Asmar Wijaya berharap, nantinya seluruh CJH dapat menjaga dirinya masing-masing, tertib dan khidmat selama menjalankan Ibadah di Tanah Suci hingga mencapai derajat Haji yang mabrur.

    “Kiranya bapak/ibu dapat benar-benar melaksanakan dan memenuhi berbagai kegiatan pembinaan sebelumnya. Semoga kesempatan tahun ini dapat mewujudkan keinginan bapak dan ibu sekalian, untuk mencapai derajat haji yang mabrur dan mabruroh,” ujar Asmar Wijaya, dalam sambutannya saat melepas Jemaah Haji Kloter 18 asal OKI.

    Sebelumnya, pada Jum’at (31/5/2024) telah diberangkatkan gelombang pertama asal OKI yang tergabung dalam kloter 16 Embarkasi Palembang ke Tanah Suci Mekkah dan dikabarkan bahwa saat ini telah berada di Tanah Suci Mekkah.

    “Pada Jum’at kita telah memberangkatkan sebanyak 227 Calon Jemaah Haji gelombang pertama asal OKI, termasuk Tim Petugas Haji Daerah. Alhamdulillah, sesuai dengan informasi yang saya terima, kini telah berada di tanah suci dalam keadaan sehat wal’afiat,” sambung Asmar.

    Asmar juga mengingatkan kepada para Calon Jemaah Haji agar menjaga nama baik daerah serta bangsa dan negara selama berada di Tanah Suci.

    “Selain menunaikan rukun kelima dari rukun Islam, kepergian bapak dan ibu sekalian juga secara tidak langsung membawa nama baik daerah, dan nama baik bangsa pada umumnya. Selalu taati peraturan yang ada, selalu tertib dan khidmat dalam melaksanakan tuntunan ibadah,” lanjutnya.

    Menurut jadwal yang telah ditetapkan, Calon Jamaah Haji gelombang kedua asal OKI yang akan tergabung dalam kloter 18 embarkasi Palembang yang diberangkatkan hari ini akan tiba di tanah suci pada Senin, 3 Juni 2024 Pukul 19.25 WIB.

    “Saya ucapkan selamat kepada seluruh Calon Jamaah Haji asal Kabupaten OKI. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan dan kemudahan serta kelancaran pada seluruh jamaah haji di Tanah Suci dan semoga Allah meridhoi seluruh aktivitas yang kita laksanakan dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat wal’afiat,” ucapnya. (ANA)

  • 227 Calon Jemaah Haji OKI Menuju ke Tanah Suci

    227 Calon Jemaah Haji OKI Menuju ke Tanah Suci

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Kloter 16 diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah. Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya, dalam sambutannya, berpesan kepada CJH untuk menjaga kesehatan dan kekhusyukan selama menjalankan ibadah haji.

    “Ibadah haji adalah ibadah fisik, jadi saya harap bapak ibu CJH bisa terus menjaga kesehatan agar dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna dan khusyu’,” kata Asmar di Acara Pelepasan CJH, Jum’at (31/5/2024).

    Asmar berpesan kepada CJH untuk mendoakan masyarakat Kabupaten OKI agar selalu hidup rukun dan damai, serta mendoakan pemerintah daerah agar senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

    “Gunakanlah waktu selama 40 hari di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah, berdzikir, berdoa, bersedekah, dan tawakkal, Yakinilah di dalam hati bahwa ibadah yang dilakukan semata-mata untuk meraih ridho dan rahmat dari Allah SWT, agar menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” tutur Asmar.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKI H. Syarif menyampaikan bahwa keberangkatan CJH OKI pada tahun 2024 terbagi menjadi 2 kloter. Kloter pertama (kloter 16) diberangkatkan hari ini dan kloter kedua (kloter 18) pada tanggal 2 Juni 2024.

    “Untuk kloter 16 ini, CJH OKI berjumlah 227 orang, ditambah 2 Petugas Haji Daerah (PHD), sehingga totalnya menjadi 229 orang, CJH OKI akan bergabung dengan CJH dari Kabupaten Banyuasin (196 orang), Kota Palembang (15 orang dan 1 PHD), dan 5 Petugas Kloter. Sehingga, total CJH Kloter 16 menjadi 450 orang,” jelasnya.

    Syarif menerangkan bahwa CJH Kloter 16 akan terbang ke Arab Saudi pada 1 Juni dan dijadwalkan kembali ke tanah air pada 12 Juli 2024. (ANA)

  • Pemkab OKI Raih WTP 13 Kali Beruntun

    Pemkab OKI Raih WTP 13 Kali Beruntun

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Selama 13 tahun berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

    Opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran (TA) 2023 diterima Pj. Bupati OKI, Asmar Wijaya di Kantor BPK RI perwakilan Sumatera Selatan, pada Rabu (30/5/2024).

    Penjabat (Pj) OKI, Asmar Wijaya mengaku bersyukur, atas catatan WTP ke 13 kalinya secara beruntun ini. Beberapa rekomendasi yang disampaikan dalam LHP BPK Asmar, akan segera ditindaklanjuti dalam menyempurnakan WTP ini.

    “Alhamdulillah tahun ini Pemkab OKI dapat mempertahankan WTP yang ke 13 kali. Tadi sudah jelas ada beberapa rekomendasi yang akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.

    Catatan ini lanjut dia merupakan salah satu prestasi membanggakan dan menjadi cerminan, bahwa transparansi, kredibilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan sudah dilaksanakan semaksimal mungkin.

    Kepala BPK RI perwakilan Sumsel, Andri Yogama mengatakan opini WTP yang diberikan BPK merupakan gambaran utuh pengelolaan hingga penyajian laporan keuangan daerah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.

    “BPK memotret dan menyajikan laporan keuangan daerah serta memberikan opini atas kewajaran penyelesaian laporan keuangan. Nah opini ini ditetapkan atau diberikan secara obyektif sesuai dengan standar pemeriksaan keuangan negara,” kata dia.

    Kriteria terkait opini WTP, kata Yogama, terkait kesesuaian dengan standar akreditasi pemerintah. Kedua, terkait  kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan ketiga terkait dengan kecukupan atas catatan laporan keuangan.

    “Kewajaran hasil pemeriksaan bukan kebenaran sehingga opini WTP yang diberikan BPK bukan berarti tidak ada fraud,” kata dia.

    Ketua DPRD OKI, Abdiyanto Fikri mengatakan audit BPK tidak hanya memeriksa keuangan juga kinerja pemerintah daerah.

    “Selamat kepada Pemda OKI raihan WTP ini jadi motivasi untuk peningkatan kinerja pemerintah,” tuturnya. (ANA)

  • Ribuan Honorer di OKI Diangkat Jadi ASN PPPK

    Ribuan Honorer di OKI Diangkat Jadi ASN PPPK

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dalam empat tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) komitmen memperjuang ribuan tenaga honorer untuk diangkat menjadi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hingga tahun ini sebanyak 3.074 pegawai honorer sudah diangkat menjadi ASN PPPK.

    “Alhamdulilah, kita sudah mengangkat lebih dari 3 ribu honorer, Untuk persentasenya sekitar 30 persen lagi, sedangkan sisanya sudah diangkat,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) OKI, Maulidini, pada pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2023 di Halaman Kantor Bupati OKI, Kamis (30/5/2024).

    Deni mengatakan pihaknya telah melakukan perhitungan secara rasional atas kemampuan keuangan daerah termasuk untuk penerimaan seleksi PPPK tahun anggaran 2024 mengingat ASN PPPK jadi tanggungan daerah.

    “Kita juga sudah lakukan rasionalisasi, artinya harus sesuai kemampuan keuangan daerah dan tahun 2024 dialokasikan lebih kurang 600 orang,” tambahnya.

    Adapun ASN PPPK yang dilantik hari ini merupakan formasi tahun 2023 sejumlah 986 orang yang terdiri atas 711 Formasi Guru, 140 Formasi Tenaga Kesehatan dan 135 Formasi Tenaga Teknis.

    Saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Penjabat Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Ir Asmar Wijaya M. Si mengatakan pelantikan merupakan jawaban dari penantian panjang para pegawai honorer.

    “Selamat kepada saudara-saudara yang dilantik. Harus lebih meningkat kinerjanya, taat terhadap segala aturan,” jelasnya.

    Asmar mengingatkan Para ASN PPPK  sudah menjadi bagian dari pemerintah karenanya wajib bersikap netral terutama jelang Pilkada.

    “Berperilaku baik, laksanakan tugas dengan baik, Jangan terlibat dalam politik praktis,” pesannya.

    Menurut Asmar, akan ada evaluasi secara periodik bagi para ASN PPPK.

    “Akan ada evaluasi periodik, buktikan bahwa saudara-saudari memang layak mengemban amanah ini, tunjukkan bahwa penantian serta perjuangan selama ini tidak sia-sia. Berikan kinerja terbaik, pedomani nilai dasar ASN yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif atau berakhlak,” tuturnya. (ANA)

  • Pemkab OKI Bersama PLN Targetkan Terangi Seluruh Desa

    Pemkab OKI Bersama PLN Targetkan Terangi Seluruh Desa

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), menargetkan seluruh desa yang belum dialiri listrik segera terang benderang.

    Melalui Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani Pj. Sekretaris Daerah OKI, M. Refly, MM dan General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, di Auditorium Sriwijaya PLN UID S2JB, pada Selasa, (28/5/2024), PLN dan Pemkab OKI menyepakati kerja sama perluasan akses kelistrikan bagi desa-desa yang belum berlistrik di OKI.

    ” Saat ini, Rasio Desa Berlistrik (RDB) sebesar 95,41 persen. Dari 327 desa, masih terdapat 15 desa di 3 Kecamatan belum menikmati listrik dari PLN,” jelas Adhi Herlambang.

    Adhi menambahkan, kondisi geografis dan infrastruktur wilayah menjadi tantangan.

    “Seperti terbatasnya akses jalan, dan lokasi desa yang berada di kawasan hutan lindung. Namun, PLN tetap berkomitmen untuk mengupayakan pemerataan kelistrikan dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah OKI guna mewujudkan 100 persen desa berlistrik,” ujar dia.

    Tahap awal proyek pembangunan jaringan listrik dimulai di beberapa Desa di wilayah Kecamatan Tulung Selapan, Cengal dan Sungai Menang antara lain; Desa Sungai Somor Kecamatan Cengal dibangun Jaringan Transmisi Menengah (JTM) sepanjang 10,5 kms, JTR 5,2 kms, dan 3 unit gardu berkapasitas 150 kVA. Lalu Desa Sungai Ketupak dengan JTM sepanjang 29 kms, JTR 1,318 kms, dan 2 unit gardu berkapasitas 100 kVA.

    Sementara di Desa Simpang Tiga Sakti  Kecamatan Tulung Selapan akan dibangun JTM sepanjang 40,608 kms, JTR 1,828 kms, dan 2 unit gardu berkapasitas 100 kVA.

    Di Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang juga akan dibangun JTM sepanjang 17,4 kms, JTR 3,7 kms, dan 4 unit gardu berkapasitas 200 kVA sementara Desa Gajah Mati Dusun dibangun JTM sepanjang 25,25 kms, JTR 2,1 kms, dan 4 unit gardu berkapasitas 200 kVA.

    Pj Sekretaris Daerah M.Refly MS, S.Sos, M.M, menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah konkrit Pemerintah Kabupaten OKI untuk mewujudkan aspirasi masyarakat, khususnya di pedesaan, yang ingin menikmati kehadiran listrik.

    “Kegiatan ini juga merupakan komitmen dan langkah konkret Pemerintah Kabupaten OKI dalam mewujudkan harapan masyarakat untuk menikmati layanan jaringan listrik. Hari ini menjadi momentum yang sangat spesial antara Pemerintah Kabupaten OKI dan PLN UID S2JB bersama-sama menjalin hubungan dan bersinergi  bahu membahu melayani masyarakat,” ungkap Refly.

    Kesepakatan tersebut menjadi landasan dalam operasional pembangunan dan pemeliharaan jaringan listrik, sehingga kedepannya pemerintah daerah dan PLN dapat saling membantu dalam menyelesaikan tantangan dalam penyediaan listrik untuk desa-desa di Sumatera Selatan. (ANA)

  • Bus Study Tour Siswa SD Tabrak Truk, Dua Meninggal, Puluhan Luka-luka

    Bus Study Tour Siswa SD Tabrak Truk, Dua Meninggal, Puluhan Luka-luka

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kembali memakan korban. Keceriaan rombongan study tour SD Negeri 1 Harisan Jaya, OKU Timur, berubah menjadi duka mendalam.

    Ini setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tragis di Jalan Lintas Timur, Desa Buluh Cawang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Kecelakaan yang terjadi pada Jum’at (24/5/2024) malam tersebut, merenggut dua nyawa dan melukai puluhan lainnya.

    Kasat Lantas Polres OKI, AKP Joko Edy, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.25 WIB. Bus Minanga Express dengan nomor polisi BE 7431 BU, menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti karena rusak. Akibatnya, bus terbalik dan mengakibatkan kerusakan parah.

    “Benar, kecelakaan tersebut terjadi tadi malam. Dua orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Saat ini, empat korban masih dirawat di RSUD Kayuagung,” ujar AKP Joko Edy, Sabtu (25/5/2024).

    Data yang dihimpun, bus tersebut mengangkut 29 penumpang, terdiri dari 8 perempuan dewasa, 2 laki-laki dewasa, 11 anak laki-laki, dan 8 anak perempuan. Sayangnya, sang sopir bus, Irfan, melarikan diri setelah kecelakaan terjadi.

    AKP Joko Edy mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi bus. “Diduga sopir bus lalai saat melintas di lokasi kejadian. Ia menabrak truk yang sedang berhenti karena mengalami kerusakan,” jelasnya.

    Pasca kecelakaan, Jalan Lintas Timur sempat mengalami kemacetan parah. Namun, berkat kerja keras petugas kepolisian dan instansi terkait, arus lalu lintas kini telah kembali normal. Bangkai bus juga telah dievakuasi dari lokasi kejadian.

    Polisi masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan mencari keberadaan sopir bus yang melarikan diri. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat banyaknya korban anak-anak yang terlibat. (ANA)

  • Dikukuhkan, Pengurus MUI OKI Harus Siap Jadi Pelayan Umat

    Dikukuhkan, Pengurus MUI OKI Harus Siap Jadi Pelayan Umat

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten OKI resmi dilantik. Sebanyak 54 pengurus baru periode 2024-2029 untuk 18 kecamatan di lingkungan Kabupaten OKI dengan rincian 3 pengurus pempinan di setiap kecamatan se-kabupaten OKI, Rabu (22/05/2024).

    Saat memberikan sambutan, Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya meminta agar pengurus MUI harus siap menjadi pelayan umat. Mereka tak boleh membeda-bedakan pelayanan dengan melihat latar belakang organisasi umat.

    “Pemerintah OKI tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program-programnya, khususnya di bidang keagamaan. Oleh karena itu, saya mengajak MUI OKI untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan OKI Mandiri dan Sejahtera berlandaskan iman dan takwa, saya berpesan kepada para pengurus baru MUI OKI untuk bekerja sama dengan semua pihak dalam menciptakan rasa nyaman, keamanan, ketertiban, dan kondusifitas di masyarakat. MUI OKI dapat menjadi organisasi yang netral dan profesional dalam menjalankan tugasnya.” ujar Asmar.

    Ketua MUI OKI, K.H. Muazni Masykur, dalam laporannya menyampaikan sebelumnya ada 4 kecamatan yang sudah dilantik secara mandiri yaitu kecamatan Mesuji Makmur, Mesuji Raya, Lempuing Jaya dan Lempuing.

    Pada kesempatan ini dilantik secara resmi bersama, Ia yakin bahwa para pengurus baru yang dilantik merupakan pilihan terbaik dan siap mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.

    “Sebelumnya ada 4 kecamatan yang sudah dilantik secara mandiri yaitu kecamatan Mesuji Makmur, Mesuji Raya, Lempuing Jaya dan Lempuing. Pada kesempatan ini dilantik juga secara resmi bersama, tentu kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten OKI atas dukungannya terhadap MUI, baik dalam penyelenggaraan pelantikan ini maupun terhadap program-program kerja MUI ke depannya. Kami mengajak para pengurus baru untuk bersinergi dengan semua pihak dalam mewujudkan masyarakat OKI yang lebih baik,” ujar Muazni.

    Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Provinsi Sumatera Selatan, K.H Ayik Farip Alaydrus yang mewakili Ketua MUI Provinsi, menyampaikan bahwa peran dan tanggung jawab MUI sejalan dengan peran dan tanggung jawab pemerintah. MUI memiliki dua tanggung jawab utama, yaitu tanggung jawab keumatan dan kebangsaan.

    “MUI akan selalu berada di garis depan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saya berharap juga mendorong MUI OKI untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam mewujudkan masyarakat OKI yang religius dan bermoral,” ungkapnya. (ANA)

  • Kembangkan Batik Motif Kajang, Pemkab OKI Kirim Pengrajin ke Yogyakarta

    Kembangkan Batik Motif Kajang, Pemkab OKI Kirim Pengrajin ke Yogyakarta

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), mengirim lima pengrajin Batik ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka dikirim ke sana untuk mengikuti pelatihan membatik.

    Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para pengrajin di OKI untuk membatik, khususnya batik motif perahu Kajang.

    Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten OKI, Suhami, mengatakan ada lima pengrajin terpilih, memiliki pengalaman membatik serta memiliki minat yang tinggi untuk mengembangkan keterampilan mereka.

    “Para pengrajin batik mengikuti pelatihan beberapa hari di Kulon Progo, Yogyakarta. Mereka  belajar berbagai teknik membatik, mulai dari teknik dasar hingga teknik yang lebih rumit. Selain itu, mereka juga akan belajar tentang pemasarannya,” ungkap Suhaimi.

    Kembangkan Batik Motif Perahu Kajang

    Diskop UKM OKI jelas Suhaimi terus mengembangkan batik khas OKI, yaitu batik motif perahu kajang. Perahu Kajang merupakan khasanah budaya masyarakat OKI.

    Melalui pelatihan ini dia berharap dapat meningkatkan keterampilan para pengrajin  di OKI untuk menghasilkan batik yang lebih berkualitas dan lebih kompetitif di pasaran.

    “Kita berkomitmen untuk mengembangkan industri batik di OKI khususnya motif khas daerah perahu kajang. Agar jadi potensi ekonomi,” jelasnya.

    Ketua Dekranasda OKI, Sukmawati Asmar mengatakan pihaknya akan mendampingi dan memastikan para pengrajin mendapatkan pelatihan yang maksimal dan diharapkan dapat kembali dengan ilmu dan pengalaman baru yang dapat meningkatkan kualitas batik di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

    “Mereka mendapatkan berbagai materi pelatihan, seperti teknik membatik dasar dan lanjutan, penggunaan pewarna alami, serta desain motif batik yang kekinian. Mereka juga akan berkesempatan untuk belajar dari para pengrajin batik ternama di sini,” jelasnya. (ANA)

  • Buron Hampir Setahun, Satu dari Tiga Pelaku Curas Diringkus Polsek SP Padang

    Buron Hampir Setahun, Satu dari Tiga Pelaku Curas Diringkus Polsek SP Padang

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Tim Opsnal Polsek SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berhasil mengamankan A (40) pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi pada Kamis, 29 Juni 2023, yang lalu. Warga Desa Teloko, Kecamatan Kayuagung itu, diamankan pada Minggu, 19 Mei 2024, saat melintas di Desa Serdang Menang, SP Padang.

    Kepala Polsek SP Padang, AKP Budi Santoso, menjelaskan penangkapan bermula dari laporan korban AH (18), yang kehilangan sepeda Motor Honda Revo dan dua unit Handpone merk Infinix dan Vivo.

    “Peristiwa ini terjadi di perbatasan Desa terusan laut dan awal terusan SP Padang pada 29Juni 2023, sekira jam 9 malam (pukul 21.00 WIB),” ungkap Budi, Senin (20/5/2024).

    Menurut Budi, saat itu korban yang sedang nongkrong dihampiri tiga orang pelaku yang belum diketahui identitasnya. Kemudian korban ditodong menggunakan senjata api ke kepala korban. Lalu mengambil barang-barang berharga miliknya.

    Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yg ditaksir sekitar Rp 15.000.000. Korban kemudian membawa perkara ini ke ranah hukum dengan membuat laporan ke polisi.

    “Berdasarkan laporan tersebut, Polsek SP Padang melakukan penyelidikan. Kemudian Minggu kemarin sekira jam 4 pagi (pukul 04.00 WIB) di Desa SP Padang, petugas mendapatkan informasi keberadaan pelaku,” ungkapnya.

    Mengetahui posisi keberadaan pelaku, Tim Opsnal melakukan upaya penangkapan, dan berhasil mengamankan satu orang pelaku. Sedangkan dua orang pelaku lagi masih dalam pencarian.

    “Kemudian pelaku dan barang bukti satu HP Infinix diamankan dan dibawa ke Polsek SP Padang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya. (ANA)

  • Pemkab OKI Bekali Anak Muda Keterampilan Kerja

    Pemkab OKI Bekali Anak Muda Keterampilan Kerja

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), menggelar pelatihan keahlian bagi pencari kerja. Program ini diikuti 80 orang peserta dengan fokus empat bidang keahlian, komputer, otomotif roda dua, fotografi dan las listrik.

    Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya, mengatakan ketenagakerjaan adalah masalah yang sangat pokok bagi bangsa ini, bahkan dalam kaitannya dengan program-program pemerintah. Bagi pemerintah daerah, hal ini menjadi urusan wajib dan menjadi masalah yang krusial dalam bidang ketenagakerjaan.

    “Oleh karena itu, Pendidikan, Pelatihan dan Keterampilan bagi pencari kerja di kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dilaksanakan dengan suatu dasar pemikiran bahwa para pencari kerja adalah tanggung jawab pemerintah dan semua pihak,” ujarnya.

    Asmar mengatakan, berkaitan dengan kondisi tersebut Pemkab OKI melalui Disnakertrans berupaya menggulirkan program-program kerja yang disesuaikan dengan kekuatan anggaran pemerintah daerah.

    Salah satu cara untuk mengatasi problematika tersebut, dengan memberikan pembekalan kepada para pencari kerja. Sehingga mereka lebih siap bersaing di pasar kerja.

    “Kepada peserta pelatihan saya berpesan tingkatkan dan kembangkan kualitas keterampilan yang saudara miliki agar nantinya dapat memperoleh pekerjaan atau bahkan membuka usaha sendiri,” ungkap dia.

    Kepalas Disnakertrans OKI, Irawan, mengatakan dalam laporannya semua peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari daerah Kabupaten OKI yang diikuti sebanyak 80 orang peserta.

    Program pelatihan akan dilaksanakan selama 16 hari, mulai dari 15 Mei sampai 6 Juni 2024. Kegiatan ini dibiayai melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten OKI.

    “Ada 4 bidang kejuruan dalam pelatihan ini yaitu komputer, otomotif roda dua, fotografi, dan las listrik. Pelaksanaan Pendidikan dan Keterampilan bagi pencari kerja berdasarka klaster untuk meningkatkan Kapasitas dan peranan bagi masyarakat yang tidak memiliki keahlian khususnya di Kabupaten OKI,” ujar Irawan. (ANA)

  • Pemkab-Kejari OKI Kolaborasi Penuhi Hak Sipil Anak Terlantar

    Pemkab-Kejari OKI Kolaborasi Penuhi Hak Sipil Anak Terlantar

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Penjabat Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya, diwakili Pj Sekretaris Daerah (Sekda), M. Refly Ms, bersama dengan Kejaksaan Negeri, meresmikan dan membuka Percepatan Pembuatan Akte Kelahiran dan Kartu Identitas anak (KIA) Untuk anak Kumang, Rabu (15/5/2024), dalam acara ”Adhyaksa Peduli Anak Umang Percepatan Pembuatan Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak”.

    Peresmian dilakukan bertujuan untuk mendorong dan mempercepat pembuatan akta kelahiran serta percetakan kartu identitas anak (KIA) untuk anak Umang di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) agar pemerintah dapat terus memberikan bantuan kepada anak terlantar.

    ”Sesuai Undang-undang Pengelolaan Kependudukan Nomor 23 Tahun 2006, pasal 2 huruf a mengatur bahwa setiap penduduk berhak menerima dokumen kependudukan. Artinya, menjadi tanggung jawab negara untuk memenuhi hak penduduk atas memiliki dokumen kependudukan berupa akta kelahiran dan Kartu Tanda Penduduk (KIA) anak,” ujar Refly.

    Pj Sekda OKI Juga meminta kepada seluruh Camat sekecamatan Kabupaten OKI untuk terus bekerja sama dengan stekholder yang ada dalam mengupayakan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menekan angka kemiskinan ekstrim.

    Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari program “Adhyaksa Peduli Anak Umang” yang diinisiasi oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Program tersebut ditujukan bagi penduduk kurang mampu dan mereka yang tinggal di daerah yang sulit terjangkau oleh layanan publik. Dalam pelaksanaannya, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari peningkatan kualitas layanan kependudukan.

    Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Komering Ilir menyatakan, dengan adanya kerja sama ini, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil. Kami berharap upaya ini dapat memudahkan warga dalam mengakses layanan kependudukan tanpa biaya dan dengan waktu yang lebih efisien.

    Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir, Hendri Hanafi, SH. MH menambahkan, kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program Adhyaksa Peduli Anak Umang. Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga, tanpa terkecuali, memiliki akses yang sama terhadap layanan kependudukan yang memadai.

    Program ini juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan Negeri dalam memberikan layanan publik yang lebih baik dan menyeluruh. Dengan demikian, tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan responsif terhadap kebutuhan warganya.

    Kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (OKI) membuahkan hasil signifikan. Hingga Mei ini, pembuatan akta kelahiran di seluruh Kabupaten OKI telah mencapai 1.899 akta. Selain itu, hampir 3.000 Kartu Identitas Anak (KIA) telah diterbitkan dalam rangka program “Adhyaksa Peduli Anak Umang”.

    Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir juga menambahkan, program ini adalah wujud kepedulian kami terhadap anak-anak di OKI. Dengan memiliki akta kelahiran dan KIA, hak-hak anak dapat terlindungi dengan baik. Kami akan terus mendukung upaya Disdukcapil dalam memperluas jangkauan layanan ini. (ANA)

  • Kinerja Progresif Pj. Bupati OKI Diapresiasi Kemendagri

    Kinerja Progresif Pj. Bupati OKI Diapresiasi Kemendagri

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya, menuai respon positif usai memaparkan laporan capaian kinerja pertamanya selaku Pj Bupati OKI kepada Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    Evaluasi periode Januari – Maret 2024 tersebut tuntas ia paparkan di Ruang Rapat Utama Itjen Kemendagri Jakarta, dengan didampingi Pj. Sekretaris Daerah M. Refly serta sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab OKI, di Jakarta, Kamis (2/5/2024).

    Asmar memaparkan sejumlah indikator yang terangkum dalam 10 indikator Penilaian Capaian Kinerja, diantaranya terkait pengendalian inflasi, penurunan angka stunting, peningkatan pelayanan publik, penanggulangan kemiskinan ekstrem, peningkatan pelayanan kesehatan, regulasi perizinan, serta beberapa program unggulan lainnya.

    Terkait inflasi, dijelaskan Asmar, dalam 4 bulan terakhir Pemkab OKI mampu mengendalikan angka inflasi (y on y) sebanyak 1,38 persen. Dari 4,92 persen pada Januari 2024 menjadi 3,54 persen pada April 2024.

    “Berbagai upaya kita lakukan untuk mengendalikan inflasi antara lain dengan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memantau harga secara berkala, serta melakukan langkah intervensi melalui berbagai inovasi diantaranya program pasar murah Perjaka, Tanam Cabe Serentak (Balap Becak), Gerai Sembako, Program Bismilah bersama baznas, serta banyak program lainnya,” jelas Asmar.

    Selain itu, program prioritas yang juga ia dorong adalah percepatan penurunan stunting, melalui program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS), pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu menyusui, bantuan sanitasi layak, Program edukasi Calon Pengantin (Canting Kencana), Pelayanan kesehatan terdekat dengan ibu hamil, serta program lintas sektor yang juga berkaitan dengan pengendalian kemiskinan dan pelayanan kesehatan lainnya.

    Lebih lanjut tentang penanggulangan kemiskinan ekstrem, Asmar menjelaskan upaya yang telah Pemkab OKI lakukan di antaranya dengan memaksimalkan pengelolaan zakat melalui program Bismilah.

    “Hasilnya jelang Idul Fitri lalu sebanyak 697 paket pangan dibagikan kepada warga kategori miskin ekstrem. Selain itu Pemkab OKI juga memperbaiki 117 rumah tidak layak huni (tahun 2023 dan 2024) bersumber dari APBD, Dana Desa, CSR perusahaan maupun Baznas OKI,” jelas dia.

    Sementara bantuan sosial, tambah dia bukan hanya berupa bantuan cadangan pangan, melainkan juga di sektor produktif seperti bantuan bibit di sektor pertanian dan peternakan, bantuan perlengkapan dan iuran sekolah di sektor Pendidikan.

    Pada aspek pelayanan publik khususnya bidang perizinan, pada triwulan I 2024 Pemkab OKI jelasnya telah menerbitkan sebanyak 2.752 perizinan dengan berbagai jenisnya. Pelayanan perizinan di OKI telah dukung oleh kepastian regulasi dan sistem perizinan berbasis online.

    Untuk tetap menggairahkan iklim investasi, Pemkab OKI terang Asmar akan terus dilakukan upaya-upaya updating peta potensi investasi daerah, memperluas jangkauan informasi perizinan, mempermudah akses pelayanan melalui pelayanan jemput bola dan penyederhanaan proses perizinan.

    Sementara dalam rangka mempercepat penyerapan anggaran, Pj Bupati OKI telah mengeluarkan Intruksi kepada OPD di OKI melalui SE nomor 103/IV/2024 tentang percepatan pelaksanaan kegiatan tahun 2024. Per April 2024, serapan anggaran mencapai 17,94 persen.

    Terkait Kesehatan, Pemkab OKI juga terus berikhtiar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sarpras dan alat kesehatan Rumah Sakit dan Puskesmas terus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya.

    “Sejumlah inovasi pun telah kita lakukan antara lain melalui program pemantauan ibu hamil Revolusi KIA, penyediaan alat USG 2 Dimensi di seluruh Puskesmas, Distribuasi alat Antropometri pada 835 Posyandu se OKI, Program satu perawat satu desa serta layanan edukasi kesehatan online Obsesi. Pemkab OKI juga mengcover kesehatan warganya bekerjasama dengan BPJS Kesehatan melalui Universal Health Coverage UHC,” ujarnya.

    Menanggapi berbagai upaya yang telah dipaparkan, Itjen Kemendagri Komjen Pol. Tomsi Tohir Balaw, memberikan respon positif, utamanya perihal pengendalian inflasi, pasalnya Kabupaten OKI jadi salah satu daerah penghitungan IHK nasional.

    “Sebagai daerah penghitung IHK melalui berbagai upaya yang telah dilakukan Pak Bupati untuk pengendalian inflasi, tentu patut diapresiasi. Kami memantau Pj Bupati mampu menggerakkan tiap komponen yang ada untuk bersama-sama melakukan sejumlah hal yang memang ditargetkan sebagai program prioritas termasuk pengendalian angka inflasi tersebut,” ucap Tomsi.

    Meski demikian, terdapat berbagai catatan, saran hingga masukan strategis lainnya mengenai sejumlah hal, terkait ketersediaan pangan melalui neraca pangan, reformasi birokrasi dan pelayanan publik serta berbagai hal lain yang kesemuanya ditanggapi Pj Bupati Asmar dan jajaran sebagai bahan evaluasi dan pengembangan memajukan Kabupaten OKI.

    “Kami mengucapkan terima kasih, atas respon baik, serta masukan guna menyempurnakan berbagai hal yang kiranya dapat ditindaklanjuti sebagai bahan pertimbangan kebijakan,” terang Pj Bupati Asmar.

    Uraian yang komprehensif didukung penjelasan tehnis kepala OPD pendamping yang lebih detail, memperlancar proses evaluasi sehingga berjalan sangat baik. Demikian dengan berbagai saran masukan dari evaluator menjadi catatan penting Pemkab OKI untuk perbaikan di masa yang akan datang. (ANA)

  • Pergantian Kepala SMP Negeri 1 Pedamaran Tuai Polemik

    Pergantian Kepala SMP Negeri 1 Pedamaran Tuai Polemik

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pergantian kepemimpinan di SMP Negeri 1 Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menuai polemik. Keputusan Bupati OKI yang mengganti Catur Pebiastuti dengan Lindawati SH MPd sebagai Kepala Sekolah melalui SK Bupati Nomor: 820/03.10/ΚΕΡ-ΒKD.III/2023 tertanggal 13 Oktober 2023, belum menemukan titik temu.

    Catur Pebiastuti, kepala sekolah yang lama, menolak untuk meninggalkan posisinya. Bahkan ia meentang keputusan Bupati OKI. Penolakan Catur Pebiastuti memicu kekhawatiran terkait dampaknya pada pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Pedamaran.

    Dana BOS merupakan program pemerintah untuk membantu sekolah dalam menjalankan program-programnya, seperti pengadaan buku, alat tulis, dan bahan habis pakai lainnya. Penandatanganan surat permintaan pencairan dana BOS biasanya dilakukan Kepala Sekolah.

    Jika Catur Pebiastuti terus menduduki posisinya, meskipun secara de jure dia sudah tidak lagi menjabat, maka akan timbul ketidakjelasan dalam pengelolaan dana BOS. Ketidakjelasan ini dapat menimbulkan potensi penyalahgunaan dana BOS.

    Selain itu, sikap Catur Pebiastuti yang tidak mau meninggalkan posisinya dapat menimbulkan konflik di sekolah. Konflik ini dapat mengganggu proses belajar mengajar dan menurunkan semangat para guru dan siswa.

    Terkait penolakan Catur Pebiastuti, berbagai pihak angkat bicara. Inspektorat Kabupaten OKI telah melakukan audit dan mengeluarkan Laporan Hasil Audit nomor 700/870/EP/ITKAB/2023 tanggal 22 Desember 2023. Laporan tersebut menemukan beberapa temuan yang tidak sesuai dengan aturan, termasuk terkait kinerja Catur Pebiastuti.

    Dinas Pendidikan Kabupaten OKI juga telah mengeluarkan Surat Perintah Melaksanakan Tugas nomor 420/190/GTK/DISDIK/2024 tanggal 16 April 2024, memerintahkan Lindawati SH MPd untuk melaksanakan tugas sebagai Kepala SMPN 1 Pedamaran.

    Namun, Catur Pebiastuti tetap bersikeras untuk bertahan di posisinya. Bahkan dalam pemberitaan sebuah media online polemik pergantian dirinya seolah menyalahkan Pj Bupati OKI telah menabrak aturan karena melakukan pelantikan menjelang Pilkada.

    Sikap Catur Pebiastuti ini menuai kritik dari berbagai pihak. Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Sriwijaya (FPPS), Susanto, menilai bahwa sikap Catur Pebiastuti bertentangan dengan sumpah jabatannya sebagai PNS.

    “PNS wajib patuh kepada atasannya dan atasannya. Catur Pebiastuti telah menolak untuk mematuhi keputusan atasannya, yaitu Bupati OKI. Hal ini jelas bertentangan dengan sumpah jabatannya sebagai PNS,” ujar Susanto.

    Sementara itu, masyarakat sekitar SMP Negeri 1 Pedamaran juga merasa resah dengan situasi ini. Mereka khawatir bahwa polemik ini akan mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.

    “Kami ingin anak-anak kami bisa belajar dengan tenang. Kami harap masalah ini segera diselesaikan agar tidak mengganggu proses belajar mengajar,” ujar salah satu orangtua murid.

    Polemik pergantian Kepala Sekolah SMPN 1 Pedamaran ini menjadi contoh bagaimana ego pribadi dan ketidakpatuhan terhadap aturan dapat menghambat proses edukasi. Diharapkan semua pihak dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi para siswa. (ANA)

  • Pastikan Penanganan Wabah Penyakit Kerbau, Pj Bupati OKI Cek Langsung di Lapangan

    Pastikan Penanganan Wabah Penyakit Kerbau, Pj Bupati OKI Cek Langsung di Lapangan

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pj Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Asmar Wijaya, turun langsung ke lokasi peternakan Kerbau di Kecamatan Pampangan yang sedang mengalami wabah penyakit. Setelah sebelumnya ratusan ekor Kerbau mati mendadak usai terkena penyakit ngorok yang diduga disebabkan Virus Septiceimia Epizootica (SE).

    Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI telah melakukan langkah cepat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan dengan melakukan disinfeksi massal kandang Kerbau, pengobatan serentak dan vaksinasi.

    “Hadirnya kami disini guna memantau secara langsung langkah-langkah yang telah diambil oleh Tim penanggulangan wabah penyakit ngorok yang telah dibentuk oleh Pemkab OKI, Pemerintah akan selalu hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam wabah ini sampai tuntas” ungkap Asmar, di hadapan para peternak Kerbau di Pampangan.

    Asmar mengimbau agar masyarakat bersabar dalam menghadapi wabah ini, serta mengikuti arahan-arahan dari Tim Penanggulangan wabah yang telah dibentuk Pemkab OKI.

    “Saya imbau agar masyarakat mematuhi arahan dari para petugas, kami mohonkan kerjasamanya dalam menanggulangi wabah ini, agar masyarakat teta berasabar, mudah-mudahan wabah ini segera usai,” sambungnya.

    Asmar juga berkomitmen pasca wabah usai, Pemerintah Kabupaten akan menganggarkan pemberian bantuan bibit kerbau baru bagi para peternak sebagai bentuk dukungan Pemerintah kepada para pelaku usaha ternak, khususnya di Kecamatan Pampangan yang terimbas wabah.

    “Kita akan usahakan di anggaraan perubahan ataupun anggaran 2025 akan dianggarkan bantuan bibit kerbau baru, kita harapkan ke depannya wabah seperti ini tidak akan terjadi lagi,” jelas Asmar. (ANA)

  • Pemilu 2024 Sudah Usai, Mahasiswa UNISKI Ajak Masyarakat Tetap Jaga Situasi Kondusif

    Pemilu 2024 Sudah Usai, Mahasiswa UNISKI Ajak Masyarakat Tetap Jaga Situasi Kondusif

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Universitas Islam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) atau UNISKI, mengelar kegiatan bakti sosial berbagi bersama dengan masyarakat yang membutuhkan, Rabu (17/4/2024).

    Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk cinta dan kepedulian mahasiswa UNISKI terhadap masyarakat, sekaligus cara untuk tetap menjalin persatuan dan silaturahim, pasca pemilu 2024 di Bende Seguguk.

    Akbar, Yosef starling Manual dan Rien Gilang Ramdhan salah satu mahasiswa UNISKI Kayuagung OKI memberikan bingkisan sembako kepada Nafson, warga masyarakat Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung OKI. Pemberian sembako berupa Beras, Gula dan Minyak Goreng.

    “Kita selaku Mahasiswa UNISKI mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi di Kabupaten OKI agar tetap kondusif, dan tidak terpancing dengan isu-isu yang dapat memecah belah persatuan,” ungkapnya.

    Masih kata Akbar, ia mengajak agar masyarakat OKI tetap menjaga situasi agar tetap kondusif dan aman.

    “Mari kita dukung situasi pasca pemilu ini tetap aman, damai dan kondusif,” ujarnya. (ANA)

  • Bukan Keracunan, Ini Penyebab Kematian Mendadak Kerbau di OKI

    Bukan Keracunan, Ini Penyebab Kematian Mendadak Kerbau di OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), telah melakukan sejumlah langkah mitigasi terkait kematian mendadak ratusan Kerbau pada beberapa kecamatan beberapa hari terakhir.

    Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan OKI, Dedy Kurniawan, mengatakan pihaknya telah melakukan uji sampel untuk memastikan penyebab kematian Kerbau secara mendadak tersebut.

    “Setelah dilakukan pengujian laboratorium terhadap dugaan keracunan di Balai Veteriner Lampung, hasilnya negatif. Berdasarkan anamnesa, pemeriksaan fisik dan klinis, menunjukkan gejala penyakit septiceimia epizootica (SE),” ungkap Dedy.

    Dedy menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah konkrit sejak menerima laporan dari masyarakat. “Melakukan penguburan bangkai Kerbau, disinfeksi massal pada kandang, pengobatan serentak, vaksinasi dan upaya surveilan,” terang dia.

    Terkait adanya kematian Kerbau pasca vaksinasi, dijelaskan Dedy, bisa dipengaruhi oleh ternak yang sudah terjangkit kuman SE, namun tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala sakit.

    “Faktor pembentukan kekebalan tubuh yang belum sempurna karena baru vaksin pertama, faktor pemindahan dan lalu lintas dari zona tertular ke zona steril cukup intens, serta faktor adanya investasi parasit darah,” terang dia.

    Hingga kini, petugas di lapangan masih melakukan pengobatan dan hanya libur saat Hari Raya Idul Fitri, pada Rabu lalu, 10 April 2024.

    Berdasarkan data Disbunnak OKI, Jumlah kematian ternak sampai dengan Sabtu kemarin, 13 April 2024, sebanyak 431 ekor Kerbau.

    Meluasnya penularan ini, kata Dedy, terjadi karena bangkai ternak Kerbau yang terlambat diketahui saat digiring ke kandang per satu pekan atau lebih, pemotongan ternak yang sakit di sekitar lokasi kandang, pemindahan ternak dari daerah tertular ke daerah steril, serta lintas penjualan Kerbau yang intens.

    Dia tetap mengimbau agar para peternak tetap memvaksinasi peliharaannya karena tidak ada efek samping pasca vaksinasi. Dedy juga meminta peternak untuk melakukan tindakan mitigasi, supaya penyakit itu tidak menulari hewan ternak lainnya.

    “Upaya mitigasi tersebut di antaranya seperti memaksimalkan kebersihan kandang, menjaga pakan, pemberian multivitamin dan semacamnya untuk meningkatkan data tahan tubuh ternak,” tuturnya. (ANA)

  • Midang hingga Cakat Stempel Meriahkan Libur Lebaran di OKI

    Midang hingga Cakat Stempel Meriahkan Libur Lebaran di OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Perayaan libur lebaran ke-3 dan ke-4 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berlangsung sangat meriah. Warga tumpah ruah ke pinggiran Sungai Komering untuk menyaksikan karnaval pagelaran Budaya Midang Morge Siwe dan Wisata Air Speedboat Cakat Stempel.

    Seolah tak ingin ketinggalan momen, Pj Bupati OKI, Pj Ketua TP PKK OKI, Forkopimda beserta istri turut merasakan langsung keseruan menikmati Wisata Air Speedboat Cakat Stempel di Sungai Komering di sela-sela menyaksikan pagelaran midang.

    “Kita ingin seluruh masyarakat OKI bergembira merayakan hari libur lebaran idul fitri, momen ini menjadikan kita semua bersuka cita menyambut hari kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa menahan diri dari haus dan lapar serta hawa nafsu” Ujar Pj Bupati OKI Asmar Wijaya usai berkesempatan mencoba wisata air Cakat Stempel di Sungai Komering, kemarin.

    Saat mengelilingi sungai komering menggunakan Stempel, Pj Bupati OKI bersama Forkopimda menyempatkan diri menyapa masyarakat di sepanjang aliran sungai komering mulai dari kelurahan Kedaton hingga Kelurahan Sukadana, terlihat masyarakat sangat antusias tumpah ruah bergembira.

    “Kita lihat masyarakat sangat antusias menyaksikan Karnaval Budaya Midang yang melewati pinggiran sungai Komering dan juga menyaksikan wisata air cakat stempel, bahkan banyak masyarakat yang mencoba langsung wisata air cakat stempel, kita harapkan momen ini membawa kita ke dalam kegembiraan bersama keluarga,” sambung Asmar.

    Asmar mengimbau agar masyarakat tetap tertib dalam menyaksikan Midang dan mencoba wisata air cakat stempel, agar tetap mmematuhi aturan yang telah dikeluarkan oleh Pihak Kepolisian.

    “Kita himbau agar masyarakat tetap mengutamakan keamanan, mematuhi peraturan, jangan lupa gunakan life jacket dan tidak melebihi muatan di dalam speeboat Stempel, serta hari ini adalah hari terakhir adanya cakat stempel,” imbaunya.

    Untuk pelaksanaan Midang sendiri, di hari kedua menampilkan 5 kelurahan setelah sebelumnya di hari Jum’at (12/4) telah tampil 6 kelurahan, sekaligus diumumkan pemenang untuk lomba cang incang (bertutur menggunakan bahasa kayuagung) dan pemberian apresiasi kepada seluruh kelurahan peserta midang.

    “Jadi untuk tahun ini seluruh kelurahan menjadi pemenang bersama pelaksanaan midang, semuanya kita apresiasi, untuk lomba cang incang tadi sudah kita umumkan para pemenang, kita ucapkan selamat, mari kita terus lestarikan budaya asli di Kabupaten Ogan Komering Ilir” terang Pj Bupati Asmar.

    Kelurahan yang berhasil menjadi juara 1 dalam lomba cang incang di tahun ini adalah Kelurahan Jua-jua, diikuti juara ke-2 Kelurahan Kuta Raya, Juara ke-3 Kelurahan Sukadana, Harapan 1 Kalurahan Paku, Harapan 2 Kelurahan Tanjung Rancing, dan Harapan 3 Kelurahan Cinta Raja.

    Seluruh kelurahan mendapatkan apresiasi sebesar 1 juta rupiah ditambah 500 ribu dari Pj Bupati OKI serta Goodybag dari Banksumselbabel. Untuk juara 1 cang incang mendapat Rp500 ribu, juara 2 Rp400 ribu, juara 3 Rp300 ribu, dan harapan 1,2,3 mendapatkan Rp300 ribu. (ANA)

  • Sebelum Naik Speedboat Wajib Gunakan Life Jacket

    Sebelum Naik Speedboat Wajib Gunakan Life Jacket

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Perayaan hari libur lebaran di Kabupaten OKI di tiap tahunnya berlangsung meriah. Karnaval budaya Midang Bebuke Morge Siwe menjadi budaya rutin yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.

    Selain Midang ada juga wisata air Speedboat “Cakat Stempel” yang menjadi ajang hiburan masyarakat OKI khususnya di Kecamatan Kayuagung.

    Guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan menikmati wisata air tersebut, Pemkab bersama Polres OKI membagikan puluhan life jacket dan pelampung kepada masyarakat yang akan digunakan selama wisata air tersebut berlangsung.

    “Kami mengapresiasi inisiasi pembagian life jacket oleh Polres OKI ini, artinya masyarakat tetap boleh bersenang-senang, boleh menikmati kegembiraan dengan cakat stempel ini tanpa mengabaikan keselamatan,” ujar Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya, saat acara pembagian Life Jacket dan Pelampung di pinggir Sungai Komering Kelurahan Cinta Raja Kayuagung, Selasa (9/4/2024).

    Asmar mengimbau kepada para pemilik speedboat dan masyarakat agar mematuhi peraturan yang sudah dikeluarkan selama pelaksanaan wisata air di sungai komering ini.

    “Untuk para pemilik speedboat agar tidak memacu speednya dengan kecepatan tinggi, wajib memiliki life jacket, jangan memuat penumpang yang melebihi kapasitas, untuk masyarakat yang hendak naik juga agar tertib wajib memakai life jacket, kita tertib bersama untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Asmar.

    Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Hendrawan Susanto, mengatakan bahwa pembagian life jacket ini dimaksudkan agar masyarakat dapat menikmati wisata air cakat stempel dengan aman.

    “Wisata air Cakat Stempel ini merupakan tradisi tahunan masyarakat di sepanjang sungai komering, kegiatan pembagian life jacket ini karena dalam wisata air berpotensi menimbulkan kecelakaan, beberapa tahun ke belakang sudah sering terjadi kecelakaan bahkan sampai ada korban jiwa, untuk itu pengunaan life jacket dan pelampung ini agar masyarakat lebih aman,” ujar Hendrawan.

    Selain penggunaan life jacket dan pelampung, menurut Hendrawan, pihaknya sudah mengeluarkan peraturan selama berlangsungnya wisata air ini.

    “Pemilik Speedboat yang hendak beroperasi kita wajibkan mendaftar terlebih dahulu dan wajib memiliki life jacket, sebelum beroperasi juga kita cek kelayakan speednya, kita juga mengatur alokasi waktu operasional bagi para pemilik speed mulai tanggal 11 sampai 13 April, di luar tanggal tersebut, speed sudah dilarang, pemilik speed juga wajib membatasi penumpangnya dan tidak kebut-kebutan,” tegasnya.

    Hendrawan mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya acara Midang dan Wisata Air Cakat Stempel di Libur Lebaran 1445 Hijriah.

    “Kegiatan cakat stempel ini memang memiliki daya tarik yg luar biasa apalagi berbarengan dengan pelaksanaan Midang, sehingga akan menimbulkan kemacetan dan potensi laka dan gangguan kamtibmas, Polres OKI berkomitmen menjaga kegiatan dari awal sampai akhir, kami berharap dukungan dari masyarakat juga, bahwa sama-sama kita menjaga keamanan dan keselamatan dalam kegiatan tersebut,” tuturnya. (ANA)