Category: Banyuasin

  • 98% Siswa SMA Negeri 1 Betung Sudah Divaksinasi

    98% Siswa SMA Negeri 1 Betung Sudah Divaksinasi

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Sebanyak 659 dari 666 siswa SMA Negeri 1 Betung sudah divaksin. Dan ada 7 siswa yang belum divaksin, di antaranya ada yang telat karena tidak hadir, serta ada belum mendapatkan ijin dari orang tua.

    “Bagi siswa yang belum divaksin kita menyarankan untuk datang langsung ke Puskesmas Betung, dengan syarat mempunyai surat ijin dari orang tua,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Betung Media Harja, melalui Humas Apandi saat diwawancarai awak media ini, Senin (06/12/2021).

    Selain itu, kata dia, untuk tenaga didik, staff TU hingga penjaga sekolah hampir seluruhnya sudah dilakukan vaksinasi.

    “Dari 58 orang baik dari guru, staff TU, dan penjaga sekolah hanya ada 1 guru yang belum divaksin. Guru itu belum divaksinasi dikarenakan memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes,” jelasnya.

    Ia juga berharap, kepada seluruh orang tua siswa jika anaknya tidak memiliki riwayat penyakit agar dapat memberikan ijin untuk divaksin.

    “Vaksinasi sangatlah penting mengingat saat ini wilayah kita belum memasuki zona Covid-19. Selain itu, saya juga menghimbau kepada siswa untuk terus menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan demi untuk kesehatan kita bersama,” pungkasnya. (Irw)

  • Pembantingan Hp Wartawan Lagi Bertugas, Polisi Mesti Usut Tuntas

    Pembantingan Hp Wartawan Lagi Bertugas, Polisi Mesti Usut Tuntas

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Ketua Pembelaan Wartawan PWI Pusat Ocktap Riady angkat bicara terkait pemberitaan di beberapa media online. Ada oknum petinggi rumah sakit swasta di Kota Palembang, diduga telah membanting handphone wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik beberapa waktu lalu.

    “Saya menyesalkan terjadinya dugaan pembantingan hp yang diduga dilakukan pimpinan salah satu rumah sakit swasta di Kota Palembang,” ujar Ocktap saat dihubungi, Minggu (05/12/2021).

    “Saya meminta polisi segera mengusut tuntas perkara tersebut. Jika kejadian ini memang benar demikian, ini benar benar upaya menghalangi kerja wartawan dan penghinaan terhadap profesi wartawan,” sambungnya.

    Ocktap meminta semua pihak menghormati kerja wartawan karena wartawan bekerja berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Artinya wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dilindungi undang-undang.

    “Jika kasus ini sudah dilakukan pengaduan ke polisi, saya meminta polisi segera bertindak jangan ditunda-tunda lagi. Bisa diusut dengan pasal pidana atau UU Pers,” katanya.

    Dalam pasal 4 ayat 2 dan 3 UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers bunyi ayat 2 sangat jelas bahwa terhadap pers tidak dikenakan penyonsoran, pembredelan, atau pelarangan penyiaran dan ayat 3 menyatakan bahwa untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

    Selanjutnya, ketentuan pidana juga diatur dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Di dalam pasal 18 ayat 1, setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat 2 dan 3, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah). (Irw)

  • Makan di Warung ACC Bisa Tambah Sambal Sepuasnya

    Makan di Warung ACC Bisa Tambah Sambal Sepuasnya

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Setiap orang memilih tempat makan yang enak, nyaman, pelayanan prima, dan tentunya harga tidak menguras kantong alias murah. Warung Makan ACC yang berada di Jalan Palembang Betung tepatnya berada di KM 47 Kecamatan Banyuasin III Pangkalan Balai, menyediakan menu-menu makan dan minuman yang terasa enak di lidah para pelanggannya. Selain itu harga menu makannya pun tergolong murah.

    Warung Makan ACC ini sendiri berdiri sejak tahun 2017, didirikan oleh Sigit Gunawan putra asli Banyuasin. Di Warung Makan ACC mempunyai menu spesial, yaitu kepiting saos tiram dan kepiting asam manis. Uniknya kepiting-kepiting tersebut dimasak saat masih hidup. Jadi pelanggan bisa langsung memilih kepiting yang akan disantap, lalu ditimbang dan langsung dimasak oleh koki.

    “Kita sengaja menyediakan langsung kepiting-kepiting yang masih hidup. Itu semua bertujuan untuk menjaga kualitas kepiting biar lebih fresh. Untuk harga kita banderol dengan harga 1 ons Rp 23.000, setelah pelanggan memilih kepiting baru kita masak,” ujar sang owner Warung Makan ACC Sigit Gunawan.

    Pihaknya juga menyediakan menu pindang, di antaranya pindang kerang di banderol Rp 20.000, pindang ikan Gabus Rp 30.000, ikan Baung Rp 35.000, ikan Toman ukuran kecil Rp 30.000 dan besar Rp 35.000, ikan Patin Rp 20.000, dan pindang burung puyuh Rp 28.000. Selanjutnya menu baru sop iga sapi Rp 28.000 dan sambal belut Rp 10.000.

    Selain itu, pihaknya juga menyediakan menu paket, diantaranya paket lele (Pale) Rp 14.000 dan pake ayam (WOW), ayam bakar/goreng Rp 16.000, ayam geprek Rp 14.000, dan telur geprek Rp 12.000. Untuk menu paket, dalam per paketnya sudah mendapatkan 1 es teh ukuran jumbo.

    “Kita menyediakan 11 macam sambal, diantaranya sambal bawang, sambal ijo, sambal dabu, sambal mateng ijo/merah, sambal korek, sambal goang, sambal cetar, sambal colo-colo, sambal tomat, sambal terasi, dan sambal lamongan. Khusus untuk sambal para pelanggan tidak perlu takut untuk kekurangan sambal, karena kita memberikan sambal gratis sepuasnya bagi pelanggan,” terang pria yang akrab disapa Sigit ini.

    Untuk minuman sendiri tersedia juice sirsak, apel, alpukat, mangga, buah naga dan lalapan timun, kubis, kemangi, kacang panjang, dan sayur asem. Pihaknya juga menyediakan ruang VIP untuk pelanggan.

    Selain itu, juga menyewakan ruangan untuk ulang tahun dan pernikahan dengan harga sewa ruangan 1 jam pertama Rp 200.000 dan selanjutnya jam kedua hingga seterusnya hanya Rp 50.000/jam dengan fasilitas karaoke dan AC. Menu makanan sama dengan warung makan.

    Saat ini pihaknya telah membuka cabang di Kota Sekayu, Sungai Lilin dan kemarin pada Senin tanggal 29 November 2021 baru saja membuka cabang baru di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa tepatnya di Jalan Palembang Betung KM 15. (Irw)

  • SMPN 1 Banyuasin III akan Vaksin Seluruh Siswa yang Cukup Umur

    SMPN 1 Banyuasin III akan Vaksin Seluruh Siswa yang Cukup Umur

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Pemerintah pusat hingga pemerintah daerah gencar menggelar vaksinasi. Baik kepada masyarakat umum, pegawai swasta, ASN, hingga anak-anak sekolah. Salah satunya di SMP Negeri 1 Banyuasin III yang melakukan vaksinasi kepada siswanya.

    Syarat penerima vaksin Corona anak tak jauh berbeda dengan orang dewasa, yakni tubuh harus dalam keadaan sehat ketika hendak divaksinasi COVID-19. Artinya, para orang tua harus memastikan sang buah hati tidak sedang menderita sakit.

    “Apabila sang anak memiliki komorbid atau penyakit penyerta, seperti TBC, asma, kencing manis, penyakit darah, atau jantung, maka sebaiknya para orang tua berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter merawatnya. Nanti dokter akan mempertimbangkan, apakah anak tersebut layak mendapat vaksin COVID-19 atau tidak,” ujar Kepala SMP Negeri 1 Banyuasin III Hj Lenda Hasrini SPd, di dampingi Eka Noviyani Administrasi Urusan Kesiswaan TU, Selasa (30/11/2021).

    Saat ini, lanjut dia, dari jumlah 726 siswa, siswa yang sudah divaksin berjumlah 417 siswa. Di antaranya, 296 siswa sudah divaksin dosis satu dan dua yang sudah vaksin ke satu 121 siswa.

    Selain itu, ada 30 siswa yang sedang menunggu untuk vaksinasi dosis pertama. Siswa yang sakit 6 siswa, yang belum cukup umur 123 siswa, KK bermasalah 13 siswa, dan yang belum divaksinasi 150 siswa.

    “Kita terus gencar melakukan sosialisasi kepada siswa agar sekiranya mau melakukan vaksinasi dengan cara memberikan pengetahuan tentang pentingnya vaksinasi. Selain itu, bagi KK yang bermasalah kita anjurkan untuk memperbaiki di dinas terkait,” ucap wanita asli kelahiran Kabupaten Lahat ini.

    “Saya berharap kepada seluruh siswa-siswi yang telah mencukupi umur untuk melakukan vaksinasi dengan syarat mendapatkan ijin dari orang tua karena vaksinasi sangatlah penting demi untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19,” harapnya. (Irw)

  • Lapas Banyuasin Jalin Koordinasi dengan MUI Pangkalan Balai

    Lapas Banyuasin Jalin Koordinasi dengan MUI Pangkalan Balai

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, melakukan kunjungan dan silaturrahmi dengan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin. Selasa (24/11/2021).

    Bertempat di kantor MUI Pangkalan Balai Jalan Palembang – Betung, koordinasi dilakukan untuk membahas tentang pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Terkhusus kepada santri Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang ada di Lapas Banyuasin.

    Kepala Lapas Banyuasin diwakili oleh Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Rasta Yustinfernanda mengatakan, tujuan dari kunjungan ini ialah selain menjalin silaturrahmi, juga untuk mengajukan permohonan tenaga pengajar dari pihak MUI untuk mengisi kegiatan keagamaan di pesantren Lapas Banyuasin.

    “Pesantren di Lapas Banyuasin menjadi salah satu pilar utama pembinaan kepada warga binaan. Dengan bantuan tenaga pengajar dari MUI, kita berharap program keagamaan akan berjalan secara maksimal,” jelasnya.

    Rasta menambahkan, selama masa pandemi berlangsung, untuk mengurangi kontak dengan orang luar, kegiatan di pesantren hanya mengandalkan pengajar dari pegawai dan sesama warga binaan yang memiliki basic ilmu Agama.

    “Dengan semakin berkurangnya kasus Covid – 19, perlahan Lapas Banyuasin membuka akses pengajar dari luar untuk mengisi kegiatan secara tatap muka. Namun tetap, protokol kesehatan selalu diperhatikan. Mulai dari cek suhu tubuh, cuci tangan, dan mengenakan masker,” ungkapnya.

    Selain itu, Ketua MUI Pangkalan Balai Syamsu Rehal menyambut baik koordinasi dari Lapas Banyuasin ini. Pihaknya dengan senang hati akan mendelegasikan pegawainya sebagai tenaga pengajar di pesantren Lapas Banyuasin.

    “Mulai minggu ini dan berikutnya kita akan mulai mengisi kegiatan di Lapas. Khusus untuk jumat ini, sebagai pembukaan kita akan mulai dengan Istighosah atau doa bersama untuk memohon ampun kepada Allah atas segala kesalahan yang telah diperbuat. Baru selanjutnya kita akan isi dengan tausyah dan kajian – kajian Fikih,” pungkasnya. (Irw/ril)

  • Heru Julian Franata ST, Raih Suara Terbanyak di Pilkades Desa Rantau Bayur

    Heru Julian Franata ST, Raih Suara Terbanyak di Pilkades Desa Rantau Bayur

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kabupaten Banyuasin menggelar pemilihan kepala desa serentak pada 17 November 2021 kemarin. Salah satunya Desa Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur.

    Pada Pilkades yang digelar di Desa Rantau Bayur tersebut, ada lima kandidat yang maju untuk bertarung memenangkan Pilkades, salah satunya incumbent pada nomor 04.

    Berikut nama-nama calon Kepala Desa Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur :
    Nomor 01 : Tabrani SKom
    Nomor 02 : Irwanto
    Nomor 03 : Marhasani
    Nomor 04 : Tanzirin
    Nomor 05 : Heru Julian Franata ST.

    Dari kelima calon kepala desa, suara terbanyak diraih oleh Heru Julian Franata ST, dengan perolehan suara sebanyak 491 suara.

    Heru Julian Franata ST saat diwawancarai awak media mengatakan bahwa ia sangat bersyukur dapat memenangkan Pilkades Desa Rantau Bayur.

    “Kemenangan ini merupakan anugerah dari Allah SWT dan berkat doa orang tua, kerabat, jiron tetangga, dan tim-tim sukses kita,” ujar Heru.

    Ia berkata bahwa ia akan mewujudkan Rantau Bayur bersatu untuk membangun desa yang lebih maju, makmur, berkualitas, religius dan bermartabat.

    “Setelah dilantik nanti tentu saya akan bekerja semaksimal mungkin untuk memajukan desa yang saya pimpin. Dan semua itu tentu perlu dukungan dari masyarakat untuk bisa membuat Desa Rantau Bayur ini menjadi Desa yang lebih maju,” ucap pria lulusan Sarjana Teknik di Institut Teknologi Yogyakarta ini.

    Selain itu, lanjut pria kelahiran 23 Juli 1994 ini, bahwa pada masa kepimpinannya kelak akan lebih terbuka, lebih transparan dalam segala bidang, dan lebih mengutamakan musyawarah dalam segala hal.

    “Peran serta masyarakat nantinya sangat saya butuhkan ikut serta mengawasi kinerja saya kelak, baik dari segi penggunaan dana desa maupun tentang kedisiplinan kerja,” jelasnya.

    Sesuai misinya pada saat kampanye kemarin , bahwasanya jika ia terpilih menjadi kepala desa akan mengenalkan Desa Rantau Bayur desa wisata dengan potensi alam, peninggalan serta sejarah leluhur-leluhur (kepuyangan red) yang ada di Desa Rantau Bayur.

    Setelah dilantik nanti dan sudah sah menjadi Kepala Desa Rantau Bayur, Heri Julian Franata ST akan langsung bekerja. Kebetulan pula ia merupakan Kepala Desa termuda di wilayah Kecamatan Rantau Bayur. Selain itu ia merupakan cucu dari seorang Pesirah Usman bin Wahab, dan cucu dari seorang petani bebek Tholip bin Abdullah.

    Ia juga berharap, jika nanti sudah menjalankan tugas sebagai kepala desa sangat mengharapkan kerjasama yang baik mulai dari masyarakat Desa Rantau Bayur. (Irw)

  • Lapas Banyuasin Terima Bantuan Meja Kantor dari BSI

    Lapas Banyuasin Terima Bantuan Meja Kantor dari BSI

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menerima bantuan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Pasar 16 Ilir Palembang. Berupa satu unit meja rapat, satu meja kerja, dan satu meja kecil, Rabu (17/112021).

    Pemberian bantuan tersebut diserahkan oleh Consumer Banking Relationship Manager Marini Cahyati, selaku perwakilan BSI kepada Kepala Lapas Ronaldo Devinci Talesa.

    Ronaldo sangat menyambut baik dan mengungkapkan ucapan terima kasih kepada pihak BSI. Menurutnya bantuan ini dapat menunjang sarana kerja kantor untuk staf yang bertugas. Khususnya di bidang administrasi.

    “Kita memang telah memiliki hubungan yang terjalin dengan sangat baik bersama pihak BSI. Sinergi inilah yang terus kita bangun karena kita tidak bisa berdiri sendiri. Dengan hubungan yang harmonis, kami berharap mampu mewujudkan Lapas Banyuasin menjadi instansi yang profesional,” jelasnya. (Wan/ril)

  • Lapas Banyuasin Luncurkan Aplikasi Simontir, Titipan Barang Dapat Dimonitor Pengunjung

    Lapas Banyuasin Luncurkan Aplikasi Simontir, Titipan Barang Dapat Dimonitor Pengunjung

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Sebagai bentuk transparansi pelayanan, khususnya layanan penitipan barang dan makanan, Lapas Kelas IIA Banyuasin meluncurkan aplikasi Simontir (Sistem Monitoring Titipan Barang). Melalui aplikasi ini, pengunjung yang melakukan titipan di Lapas dapat mengecek progres titipan mereka kepada warga binaan di dalam.

    Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa selaku penggagas aplikasi ini mengatakan, Simontir ini dibuat dengan tujuan keterbukaan informasi layanan Lapas Banyuasin kepada publik.

    “Pengunjung dapat mengecek barang titipannya melalui link ini http://simontir-lpbanyuasin.com/simontir/depan/ atau cukup dengan scan QR Code yang diletakan di meja pendaftaran. Lalu mereka dapat memeriksanya dengan memasukan nomor antrian yang didapatkan ketika melakukan pendaftaran,” katanya.

    Informasi yang akan didapatkan di aplikasi ini ialah, progres titipan sudah sampai mana, hingga foto dokumentasi serah terima barang titipan kepada warga binaan.

    Dengan dilaunchingnya aplikasi tersebut, diharapkan dapat menambah tingkat kepercayaan publik kepada Lapas Banyuasin. Serta mewujudkan tata nilai Kemenkumham, yakni Profesional, Akuntable, Transparan, dan Inovatif (PASTI).

    “Kami membuka diri terhadap kritik dan saran terkait aplikasi ini, karena masih banyak kekurangan dan pembenahan yang masih perlu dilakukan guna peningkatan akses aplikasi ini lebih baik dan tahap awal aplikasi ini masih berbasis web,” pungkasnya. (Irw/rel)

  • Napi Narkoba Lapas Banyuasin Hafal Tiga Juz Al Quran

    Napi Narkoba Lapas Banyuasin Hafal Tiga Juz Al Quran

    SUARAPUBLIK. ID, BANYUASIN – Ari Ananda (30 tahun), penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin. Terhitung Senin (15/11), mampu menghafal sebanyak tiga juz Al – Quran, yakni Juz 28, 29 dan 30. Ia menjadi warga binaan pertama yang berhasil menghafal lebih dari satu juz di program Tahfiz Quran di Lapas Banyuasin.

    Saat di tes membacakan sejumlah surat panjang tanpa melihat kitab Alquran, Ari sapaan akrabnya mampu melantunkan hafalannya dengan sangat lancar.

    Tahfiz Quran ini menjadi salah satu program yang dijalankan pada pesantren Lapas Kelas IIA Banyuasin. Tiap warga binaan dibina dan diwajibkan menyetor hafalannya setiap hari di bahwa bimbingan Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik).

    Febryanto, selalu Kasi Binadik meminta Ari untuk membacakan seluruh surat dalam tiga juz hafalan sesuai dengan pengakuannya. Surat pertama yang dibacakan oleh Ari adalah Surat Al Mujadalah di Juz 28. Ari kemudian mampu menyelesaikan 22 ayat dalam surat tersebut.

    Kemudian, Ari membacakan Surat Al Muzammil di Juz 29. Ia pun kembali meminta Ari untuk menyelesaikannya. Ari pun mampu menyelesaikan permintaan Febri tersebut.

    Belum puas, Febri selanjutnya meminta Ari untuk membacakan Surat An Naba di Juz 30 yang berjumlah 40 ayat. Lagi-lagi, Ari mampu melakukannya meskipun kali ini ada beberapa yang terbata-bata karena sedikit lupa.

    Febri kemudian merasa puas atas kemampuan yang dimiliki oleh warga binaan tersebut. Apalagi, Ari adalah narapidana yang baru pertama kali menghafal lebih dari satu juz.

    Febri berpesan supaya Ari tidak riya dengan kemampuan yang dimilikinya. Lakukan murajaah terus menerus agar hafalannya tidak mudah lupa. Lalu apabila mampu, tambah lagi hafalan hafalan ayat yang lainnya.

    “Ari adalah terpidana kasus narkoba. Ia harus menjalani hukuman selama 14 tahun. Saat ini, ia baru menjalani masa hukuman selama tiga tahun. Selama tiga tahun ini dia bisa menghafal Alquran sebanyak tiga juz. Yaitu, juz 28, juz 29, dan juz 30,” jelasnya.

    Di samping itu, Ari Ananda mengaku, Ia menghafal Al – Quran untuk mendapatkan ketenangan jiwa. Selain itu, ia bermaksud untuk tobat karena telah melakukan perbuatan pidana.

    “Saya sangat berterima kasih kepada Lapas Banyuasin karena telah memfasilitasi program Tahfiz ini. Saya berharap mampu menghafal lebih banyak lagi surah Al Quran, karena dengan membaca Alquran saya merasa dekat dengan Allah,” pungkasnya (wan/ril)

  • Cargill Tropical Palm Jalin Kerjasama dengan SMK PP Negeri Sembawa  

    Cargill Tropical Palm Jalin Kerjasama dengan SMK PP Negeri Sembawa  

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Cargill melalui anak perusahaan kelapa sawit Cargill Tropical Palm (CTP), melakukan penandatanganan MOU dengan SMK PP Negeri Sembawa di kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada Rabu10 November 2021. Bertepatan dengan perayaan hari Pahlawan Nasional.

    Dalam penandatangan MOU tersebut, Cargill diwakili oleh Anton Asmara, Presiden Direktur PT Hindoli, unit bisnis CTP di Sumatera Selatan. Sementara dari pihak SMK PP Negeri Sambawa diwakili oleh Kepala SMKPP Negeri Sembawa Ir. Mattobi’i, MP. 

    MOU tersebut menegaskan kemitraan antara kedua belah pihak dalam meningkatkan kapasitas para siswa SMK dalam bidang pertanian melalui pembinaan, pelatihan, dan pengembangan.
     
    Kerjasama ini mencerminkan komitmen Cargill untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pertanian. “Terutama di wilayah kami beroperasi. Peningkatan kualitas dan kapasitas ini dilakukan dengan memberikan pembinaan, pelatihan, dan pengembangan kepada para siswa SMK tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian saat ini, baik dalam hal teknis maupun teoritis.”

    “Bertepatan dengan perayaan hari Pahlawan Nasional pada tanggal 10 November 2021, kami menandatangani MOU tersebut dan melalui kerjasama ini kami berharap kualitas dan kapasitas SDM pertanian di Indonesia di masa yang akan datang dapat menjadi lebih baik lagi dan dapat memenuhi kebutuhan industri,” demikian kata Anton Asmara, Presiden Direktur PT Hindoli, Unit Bisnis Cargill Tropical Palm di Sumsel. (rel)

  • Kenang Jasa Pahlawan, Lapas Banyuasin Gelar Upacara Tabur Bunga di TMP Banyuasin

    Kenang Jasa Pahlawan, Lapas Banyuasin Gelar Upacara Tabur Bunga di TMP Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin melaksanakan prosesi upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin, Selasa (26/10/2021).

    Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Tahun 2021. Prosesi dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Ronaldo Devinci Talesa, A.Md.IP., SH., MH dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan staf Lapas Banyuasin

    Kegiatan di awali dengan Upacara dilanjutkan dengan penaburan bunga di atas makam oleh Kepala Lapas diikuti seluruh pegawai lainnya. Lalu ditutup dengan doa untuk Pahlawan yang telah gugur.

    Ronaldo menyampaikan, kegiatan hari ini adalah prosesi upacara tabur bunga dan doa bersama sekaligus mengenang jasa para pahlawan dalam rangka HDKD Tahun 2021.

    “Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pegawai di Lapas Banyuasin, tidak melupakan jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara. Sekaligus juga renungan bagi kita untuk membentuk jiwa nasionalisme sebagai abdi negara untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa,” pungkasnya. (Irw)

  • Lapas Banyuasin Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    Lapas Banyuasin Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H di Masjid Nurul Hidayah Lapas Banyuasin, Kamis (21/10/2021).

    Kegiatan berupa ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Drs Sholihin Hasibuan MPdI, merupakan salah satu ulama asal Palembang. Selain itu, juga ada penampilan kesenian hadrah oleh WBP Lapas Kelas IIA Banyuasin. Dilanjutkan dengan sambutan dari Kapala Lapas Ronaldo Devinci Talesa, AMdIP SH MH.

    Ronaldo dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan untuk warga binaan Lapas Banyuasin, terutama umat muslim. Sekaligus mengingatkan untuk senantiasa mencintai Baginda Nabi Besar Muhammad SAW.

    “Melalui kegiatan ini, saya berpesan kepada semuanya untuk mendengarkan dengan hikmat apa yang disampaikan oleh ustadz Hasibuan ini. Mudah – mudahan kita semua diberkahi oleh Allah SWT,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Ronaldo menyampaikan ucapan terima kasih kepada ustad Sholihin Hasibuan yang telah bersedia menjadi penceramah pada gelaran acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapas Banyuasin.

    “Ini merupakan kali kedua ustad Hasibuan berceramah di Lapas Banyuasin, sebelumnya ialah di saat peringatan Isra’ Mi’raj. Hal ini menunjukan bahwa ceramah beliau sangat diminati di lingkungan Lapas Banyuasin, baik warga binaan maupun petugas,” ujarnya.

    Selain itu, Ustad Sholihin Hasibuan dalam ceramahnya membawakan judul, “Hidup Enak dengan Mengikuti Nabi Muhammad SAW”. Hidup akan terarah apabila meneladani sifat dan ajaran dari beliau, karena itulah yang akan menuntun menuju surgaNya Allah SWT.

    “Rasulullah SAW itu bagaikan cahaya yang menyelamatkan manusia ke dalam kegelapan. Dengan cahaya itu, maka semakin jelas jalan untuk mencapai ridho Allah SWT. Untuk itu, mari perbanyak shalawat kepada beliau dan jalankan segala sunnah dari beliau, agar kita menjadi orang yang selamat dari kesesatan,” jelasnya.

    Di akhir ceramahnya, Kepala Pondok Pesantren Izatuna Palembang tersebut berpesan, kepada umat muslim untuk senantiasa berusaha menggapai kesuksesan di dunia dan akhirat.

    “Kesuksesan yang sebenarnya itu adalah bukan keberhasilan menduduki jabatan atau golongan yang tinggi, melainkan kesuksesan yang sebenarnya adalah apabila kita mampu meraih surgaNya Allah SWT,” tutupnya. (Irw)

  • Meriahkan HDKD Tahun 2021, Lapas Banyuasin Kelas IIA Gelar Ronaldo Cup Season III

    Meriahkan HDKD Tahun 2021, Lapas Banyuasin Kelas IIA Gelar Ronaldo Cup Season III

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, Ronaldo Devinci Talesa, membuka secara resmi turnamen sepak bola mini yang bernama “Ronaldo Cup Season III”. Di lapangan sepak bola Lapas Kelas IIA Banyuasin, Selasa (19/10/2021).

    Pembukaan Ronaldo Cup Season III ditandai dengan pelepasan burung Merpati. Dan dilakukan tendangan bola pertama oleh Kalapas. Turnamen ini juga sekaligus untuk memeriahkan peringatan Hari Dharma Karyadika (HDKD) Tahun 2021 Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

    Pada turnamen Ronaldo Cup Season III ini, peserta terbagi ke dalam 10 tim yang diisi oleh kombinasi pegawai dan warga binaan.

    Sebelumnya, telah digelar dua pertandingan antara Tim 3 vs Tim 5 dengan skor (0-1), lalu dilanjutkan Tim 7 vs Tim 9 dengan skor (0-0).

    Ronaldo dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan HDKD Tahun 2021. Di awal sambutannya, di bawah terik matahari yang menyengat ia membakar semangat seluruh peserta melalui jargon salam olahraga.

    “Saya sangat mengapresiasi antusiasme peserta Ronaldo Cup Tahun ini. Semuanya rapi dengan seragamnya masing-masing, sehingga enak dipandang. Saya harap semua dapat bermain secara sportif dalam memperebutkan trofi atau piala bergilir Ronaldo Cup ini,” ucapnya.

    Pada turnamen ini, pemenang dibagi ke dalam dua grup yakni grup A dan Grup B, dimana tim yang meraih peringkat satu dan dua di masing – masing grup akan melaju ke semi final. (Irw)

  • Sejak 19 September 2021, Satlantas Polres Banyuasin Tilang 654 Pelanggar

    Sejak 19 September 2021, Satlantas Polres Banyuasin Tilang 654 Pelanggar

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Satuan Lalulintas Polres Banyuasin sejak 19 September 2021 hingga Jumat 08 Oktober 2021, telah menilang sebanyak 654 pelanggar lalulintas.

    Hal itu diungkapkan Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam saat diwawancarai awak media ini di kantornya.

    “Semua pelanggar tersebut kita beri penindakan penilangan. Operasi ini merupakan kegiatan rutin kita sesuai dengan atensi dari Kapolda Sumsel,” ungkap Ricky, Senin (11/10/2021).

    Penindakan penilangan ini, lanjut Ricky, digelar oleh pihaknya di semua titik jalan dalam wilayah Kabupaten Banyuasin. Ada beberapa jenis pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara.

    “Kita lakukan penilangan terhadap pengendara yang memakai knalpot racing, tidak memakai helm, dan melawan arus lalulintas,” ucap Mantan Kasat Binmas Polres Muba ini.

    Selain itu, pihaknya juga beberapa hari yang lalu telah menggelar Operasi OPS Patuh 2021 yang dilakukan di wilayah hukum Polres Banyuasin.

    “Pada Operasi OPS Patuh 2021 kemarin kita hanya melakukan menindak para pengendara yang melanggar protokol kesehatan. Bagi pengendara yang tidak memakai masker kita berikan masker, lalu dipakai selama berkendara,” katanya.

    Ia juga menghimbau kepada seluruh pengendara kendaraan untuk selalu memakai masker pada saat mengendarai kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

    “Jika masyarakat sadar bahwa pentingnya memakai masker, maka akan membantu memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Mari kita bersama-sama untuk meningkatkan kesadaran demi untuk mewujudkan Indonesia bebas dari Covid-19,” pungkasnya. (Irwan)

  • Sejak Juni 2021, Polres Banyuasin Berhasil Ungkap 29 Kasus

    Sejak Juni 2021, Polres Banyuasin Berhasil Ungkap 29 Kasus

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Jajaran Polres Banyuasin telah berhasil mengungkap perkara sebanyak 29 perkara dan menangkap 37 tersangka. Terhitung dari bulan Juni hingga awal bulan Oktober tahun 2021 ini.

    “Ke 37 tersangka tersebut hasil dari OPS Musi 2021 Kapolda Sumsel di wilayah hukum Polres Banyuasin. Program tersebut merupakan prioritas Kapolda demi memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi SIK MM dalam konferensi pers yang digelar di halaman Polres Banyuasin, Jum’at siang (08/10/2021).

    Selain itu, lanjut Imam, pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah demi menjaga kenyamanan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin.

    “Maka dari itu kita mengimplementasikan prioritas Pak Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan, baik operasi khusus atau kegiatan-kegiatan rutin yang ditingkatkan,” ucap mantan Kapolres Ogan Ilir ini.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Banyuasin untuk menanamkan diri jiwa-jiwa kepolisian dan bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan sekitar.

    “Mari kita bersama-sama menjaga Kamtibmas yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin. Keberhasilan kita mengungkap kasus juga atas kerjasama antara masyarakat dengan kami. Dan saya sangat mengapresiasi masyarakat Banyuasin yang telah membantu polisi. Jika terjadi gangguan Kamtibmas ataupun lainnya dapat menghubungi kita di 110,” pungkasnya. (Irw)

  • Lapas Banyuasin Terima Bantuan 100 Buku Bacaan

    Lapas Banyuasin Terima Bantuan 100 Buku Bacaan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin menerima kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin, Selasa (05/10/2021).

    Kunjungan kali ini dihadiri langsung oleh Plt Kepala Dinas Muhammad Firdaus Har, SPd MSi beserta jajaran. Kunjungan kali ini berupa penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) sekaligus pemberian bantuan berupa buku bacaan sebanyak 100 eksemplar dengan berbagai macam tema, seperti ilmu pengetahuan, kerohanian, keterampilan, belajar bercocok tanam, beternak dan lain sebagainya.

    Kepala Lapas Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuasin. Menurutnya, kerjasama ini juga sebagai bentuk sinergitas dalam hal mencapai nawacita untuk mencerdaskan bangsa melalui membaca.

    “Lapas Banyuasin akan sangat terbantu dengan adanya bantuan buku ini. Dan melalui kerjasama ini pula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuasin akan terus mengupdate dan menambah kuantitas jumlah buku bacaan tiap bulannya. Tentu ini suatu hal yang sangat berguna bagi kami, terutama warga binaan Lapas Banyuasin,” ungkapnya.

    Selain itu, Plt Kepala Dinas Perpustakaan Banyuasin M Firdaus Har SPd MSi mengatakan akan mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilaksanakan untuk warga binaan di Lapas Banyuasin.

    “Melalui membaca dan menulis ini, mudah – mudahan ilmunya akan bertambah sehingga dapat diterapkan dan dimanfaatkan dikehidupan masyarakat,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Firdaus mengungkapkan ke depan pihaknya akan menawarkan layanan arsip digital kepada Lapas Banyuasin yang bisa dilaksanakan di kearsipan Kabupaten Banyuasin.

    “Kami siap menerima dan menyimpan arsip-arsip Lapas Banyuasin, terutama berkas-berkas penting yang tidak memungkinkan untuk disimpan di kantor,” ungkapnya.

    Di akhir acara, Kalapas dan jajaran melakukan proses serah terima dan penandatanganan berita acara serah terima buku dan cinderamata dari Lapas Banyuasin berupa MUG. Sebelum pulang tim dari dinas perpustakaan menyempatkan sesi poto bersama di ruang rapat Lapas. (Irw)

  • Vaksinasi di Kabupaten Banyuasin Sudah Mencapai 18,40 Persen

    Vaksinasi di Kabupaten Banyuasin Sudah Mencapai 18,40 Persen

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Kesehatan Banyuasin, terus gencar melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Banyuasin.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin Dr dr Rini Pratiwi MKes, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Indah Deryane MKes, saat diwawancarai awak media di kantornya mengatakan, bahwa saat ini pihaknya terus melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

    “Sampai dengan 01 Oktober 2021 ini total keseluruhan pencapaian vaksinasi di Kabupaten Banyuasin sudah mencapai 18,40%,” ujarnya, Jum’at (01/10/2021).

    Jumlah Vaksin yang sdah terealisasi, kata dia sudah 101510 dosis untuk dosis pertama dan dosis kedua 62087 dosis yang sudah terealisasi.

    “Sekarang kita masih percepatan untuk vaksinasi kepada masyarakat dan kita terus gencar mengedukasi kepada masyarakat bahwa pentingnya vaksinasi. Semua itu kita lakukan demi untuk menjaga kesehatan masyarakat, sehingga mampu meminimalisir klaster-klaster baru,” ucap mantan Kepala UPTD Puskesmas Betung ini.

    “Harapan kita pada ahir tahun ini mampu mencapai 50% masyarakat sudah di vaksin tinggal mengoptimalkan tenaga yang ada dan ketersediaan vaksin,” pungkasnya. (Irw)

  • Tujuh SMP dan 37 SD di Kecamatan Rantau Bayur Gelar PTMT

    Tujuh SMP dan 37 SD di Kecamatan Rantau Bayur Gelar PTMT

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin pada bulan Juli lalu, memberikan kesempatan kepada sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT).

    Dengan itu, seluruh sekolah di Kabupaten Banyuasin telah menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. Salah satunya, sekolah yang ada di Kecamatan Rantau Bayur.

    “Di wilayah Kecamatan Rantau Bayur ada 37 Sekolah Dasar (SD), dan 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang telah menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. Semua itu terealisasi atas persetujuan semua orang tua siswa,” ujar Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Rantau Bayur Sapril SPd saat diwawancarai awak media di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, Rabu, (29/09/2021).

    Ia mengatakan, bahwa setiap sekolah yang menggelar prosesi pembelajaran tatap muka terbatas tersebut sudah memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin.

    “Semua persyaratan telah lengkap, mulai dari perlengkapan protokol kesehatan, dan lainnya. Jadi, setiap siswa yang mau memasuki lingkungan sekolah diwajibkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, di cek suhu badan, dan memakai masker. Jika ada suhu siswa yang melebihi standar suhu, maka pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan pihak kesehatan,” ucapnya.

    “Siswa juga tidak boleh membeli makanan dari luar sekolah, jadi siswa diwajibkan membawa makanan dari rumah. Selain itu, pihak sekolah juga harus menekankan kepada seluruh siswa untuk datang tepat waktu dan pada saat jam pulang harus langsung pulang ke rumah. Semua itu kita tekankan untuk menghindari terjadinya kerumunan,” sambungnya.

    Ia juga menghimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk ikut serta menyosialisasikan kepada siswa tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Mengingat saat ini wilayah kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. (Irwan)

  • Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin Divaksin

    Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin Divaksin

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin ikuti program vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Vaksinasi tersebut digelar di aula Lapas Banyuasin, Selasa (28/09/21).

    Kegiatan Vaksinasi ini bekerjasama dengan Polres Banyuasin, Puskesmas Suak Tapeh, Puskesmas Pangkalan Balai dan Puskesmas Petaling.

    Sebelumnya, tim medis Lapas Banyuasin telah melakukan pendataan KTP dan validasi NIK kepada seluruh warga binaan, dan tercatat ada 800 warga binaan yang dapat didaftarkan mengikuti vaksinasi.

    Vaksin yang diberikan kepada warga binaan kali ini ialah vaksin jenis Coronovac. Setelah memenuhi syarat pada saat skrining, vaksin tersebut dapat langsung disuntikan ke warga binaan.

    Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyiasin, Ronaldo Devinci Talesa mengatakan tujuan vaksinasi ini untuk memberikan perlindungan dan mengantisipasi terhadap penyebaran virus Covid-19 bagi warga binaan yang berada di dalam Lapas Banyuasin.

    “Kegiatan ini merupakan tindaklanjut arahan percepatan pemberian vaksin oleh Menkumham dan Dirjen Pemasyarakatan. Setiap WBP di lingkungan Lapas juga wajib diikutsertakan dalam progeam vaksinasi,” jelasnya.

    Ronaldo menambahkan, dengan digelarnya vaksinasi kepada warga binaan, diharapkan ke depannya program pembinaan dan pelayanan lainnya dapat berjalan seperti semula lagi.

    “Dimasa pandemi ini, warga binaan tidak diperkenankan menerima kunjungan keluarga dan kerabat secara langsung, Nah dengan digelarnya vaksin ini semoga nantinya akan mendapatkan kelonggaran,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kabag Ops Polres Banyuasin Kompol Suarno menambahkan bahwa kegiatan vaksin ini digelar untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang sekarang masih berlangsung.

    “Vaksin kali ini kita sediakan untuk 800 orang, semoga semua warga binaan disini terhindar dari penularan virus Covid – 19,” singkatnya.

    Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib. Sejumlah personil pengamanan Polres Banyuasin turut serta mengawal proses vaksinasi sampai dengan selesai. (Irwan)

  • Digitalisasi LP, Kalapas  Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Teken MoU dengan BSI

    Digitalisasi LP, Kalapas Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Teken MoU dengan BSI

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin Ronaldo Devinci Talesa melakukan penandatanganan MoU kerjasama antara Lapas Kelas IIA Banyuasin dengan Bank Syari’ah Indonesia (BSI) Cabang Pasar 16 Ilir Palembang. Kerjasama tersebut dilakukan dalam rangka digitalisasi Lembaga Pemasyarakatan.

    Penandatangan tersebut bertempat di Lapas Kelas IIA Banyuasin dan disaksikan langsung oleh pejabat struktural Lapas Banyuasin dan perwakilan pihak BSI Lily Ramayanti (Branch Manager) dan Marini cahyawati (Consumer Banking Relationship Manager), Kamis (23/09/2021), kemarin.

    Kepala Lapas Banyuasin, Ronaldo Devinci Talesa mengatakan, kerja sama ini telah dibahas sebelumnya bersama seluruh pegawai dan pejabat struktural dalam rangka digitalisasi Lembaga Pemasyarakatan. Dalam hal ini, untuk transaksi keuangan bagi warga binaan di kantin akan menggunakan kartu debit (e – money).

    “Dalam perjanjian kerjasama ini ada beberapa yang menjadi poin penting seperti Kartu Lapas Digital dengan brand/Merk Kabasa yang mencakup Database Napi, Aplikasi Transaksi Keuangan Non Tunai (Cashless), Saku Napi Digital, dan digital aplikasi Merchant yang terdiri dari Digitalisasi Koperasi Lapas, Digitalisasi Kios Warga Binaan, UMKM, Warung Makan-Minum UMKM, Kios sekitar Lapas dan Aplikasi Pendukung dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

    Ronaldo mengungkapkan, warga binaan Lapas Banyuasin nantinya tidak akan memegang uang cash di dalam Lapas. Mereka akan diberikan kartu debit yang di Top Up oleh keluarga atau kerabat di luar Lapas. Jadi transaksi di kantin, seperti jual beli makan, minum dan lainnya akan menggunakan kartu.

    “Kita berharap program ini dapat rampung sesegera mungkin. Karena terobosan ini tentunya dapat memberikan dampak baik, mulai dari mengurangi peredaran uang di Lapas, sehingga dapat menjaga stabilitas keamanan. Selain itu juga memudahkan keluarga WBP untuk mengirim uang tanpa harus datang ke Lapas,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menambahkan, untuk Top Up sangat mudah dilakukan. Keluarga dan kerabat WBP dapat melakukannya di BSI seluruh cabang, atau bisa di bank lain. Lalu bisa juga atm dan indomaret terdekat.

    “Program ini justru memberikan kemudahan untuk warga binaan dan keluarga/kerabatnya. Semoga dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (Irw)

  • ITBN Perguruan Tinggi Pertama di Banyuasin, Perangkat Desa dan ASN Dapat Diskon 30 Persen

    ITBN Perguruan Tinggi Pertama di Banyuasin, Perangkat Desa dan ASN Dapat Diskon 30 Persen

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Institut Teknologi dan Bisnis Nasional (ITBN) Pangkalan Balai menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2021/2022 untuk program Strata 1 (S1). Program studi yang ditawarkan ITBN di antaranya, Prodi Ilmu Komputer, Prodi Manajemen Retail, dan Prodi Kewirausahaan.

    Rektor ITBN, Saladin Wirawan Efendi, seusai launching ITBN di Graha Sedulang Setudung mengatakan, bahwa ITBN merupakan Perguruan Tinggi pertama yang ada di Banyuasin, sejak Kabupaten tersebut dimekarkan dari Kabupaten Musi Banyuasin.

    “Hadirnya ITBN di Banyuasin ini bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Banyuasin dan luar Banyuasin, untuk melanjutkan sekolah sarjananya di ITBN. Semata untuk mempermudah masyarakat mendapatkan ilmu, baik ilmu komputer, manajemen retail, dan kewirausahaan. Kalau ada yang dekat, ngapain pilih yang jauh,” ujar Saladin, Kamis (23/9/2021).

    Tata cara pendaftaran, lanjut Saladin, tidaklah sulit cukup mengisi formulir yang tersedia, membayar pendaftaran, menyerahkan bukti pembayaran beserta persyaratan lain kepada panitia, dan mengikuti tes tertulis yang telah ditetapkan.

    “Setelah calon mahasiswa dinyatakan lulus, melakukan daftar ulang dan membayar biaya PMB dan SPP. Selanjutnya telah sah menjadi mahasiswa ITBN. Kita memberikan diskon 30 persen untuk para perangkat kantor desa dan ASN,” sambungnya.

    Selain itu, kata dia, pihaknya merekrut dosen-dosen yang handal di bidang pendidikan masing-masing. Sehingga nantinya mampu memberikan ilmu yang sangat berkompeten kepada mahasiswa-mahasiswi.

    “Kita mengambil tenaga didik dari Palembang dan lokal (Banyuasin) yang kooperatif. Target kita sendiri kedepan mampu menyerap calon-calon mahasiswa di Banyuasin ataupun di luar,” katanya.

    “Saya berharap kepada seluruh masyarakat Banyuasin jika nanti ingin melanjutkan S1 nya di ITBN sesuai jurusannya masing-masing. Sehingga mampu membantu membangun Kabupaten Banyuasin menjadi lebih maju dan sejahtera. Semoga hadirnya ITBN di Banyuasin dapat membantu mewujudkan program Pak Bupati Banyuasin Askolani yaitu Banyuasin Cerdas,” jelasnya.

    Pendaftaran Gelombang pertama mulai dibuka pada 18 Oktober 2021. Sementara gelombang kedua, mulai dari 23 November 2021 di Kampus ITBN Jalan Cahaya Berlian, Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. (ANA)

  • 4400 Dosis Vaksin Diberikan untuk Driver Ojek Online

    4400 Dosis Vaksin Diberikan untuk Driver Ojek Online

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Herman Deru membuka kegiatan vaksinasi untuk pelaku pariwisata dan transportasi di Kota Palembang. Dimulai sejak Rabu, (8/09/2021) hingga 11 September 2021. Dengan kuota 4400 Vaksin, bertempat di Poltekpar Jakabaring Palembang.

    Dalam pelaksaaan vaksin yang juga ditargetkan untuk Driver Ojek Online ini, dilaksanakan selama 4 hari dengan target satu harinya sebanyak 1100 orang.

    Kata Deru, semua masyarakat Sumsel terlibat dalam perang untuk menjadikan Sumsel Sehat Indonesia Sehat termasuk juga Driver Ojek Online. “Terimakasih kepada Driver Gojek melalui managemen gojek telah berpartisipasi dalam peran ini dengan mengikuti Vaksin,” kata Deru, Kamis (9/9/2021).

    Menurut Deru dengan Vaksinai bisa meningkatkan kepercayaan diri. Targetnya agar kehidupan berekonomi terus berjalan meski dengan kehidupan New Normal. “Ini adalah target kita, kita juga bersyukur Sumsel ini masih tumbuh ekonominya dengan baik. Apalagi kalau bersamaan kepercayaan diri sudah tinggi saat semua masyarakat telah melakukan Vaksin,” ungkapnya.

    Dengan menurunnya status Zona Sebaran Covid-19 di Sumsel menjadi Zona Kuning seperti kota Palembang. Ia mengapresiasi kerja Pemerintah Kota Palembang yang disiplin menegakan Prokes untuk masyarakat.

    “Tapi saya selalu ingatkan kita tidak boleh lalai, kita harus terus waspada bahwasanya masih ada (Covid-19),di antara kita untuk itu tetap patuh terhadap Protokol Kesehatan,” katanya. (Rez)

  • MAN 1 Banyuasin Ajukan Prosesi PTMT

    MAN 1 Banyuasin Ajukan Prosesi PTMT

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Madrasah Aliyah Negeri 1 Banyuasin tengah mempersiapkan diri untuk menggelar prosesi pembelajaran tatap muka terbatas atau PTMT.

    “Ya, saat ini kita tengah mempersiapkan seluruh syarat-syarat untuk pengajuan pembelajaran tatap muka terbatas. Mulai dari perlengkapan protokol kesehatan, dan syarat administrasi lainnya,” ungkap Kepala MAN 1 Banyuasin Drs Veri Yulianto, melalui Humas MAN 1 Banyuasin Lisliana SAg MPd yang di dampingi Kesiswaan Rozalina SAg MPd.

    “Nantinya kita akan memberikan surat persetujuan atau surat ijin kepada seluruh orang tua siswa. Jika nanti orang tua siswa menyetujui anaknya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, maka PTMT akan kita gelar pada semester genap mendatang,” sambungnya.

    Saat ini, kata dia, pihaknya masih menggelar prosesi pembelajaran secara daring. Dan bagi siswa yang memiliki kesulitan dalam proses pembelajaran secara daring pihaknya akan memanggil ke sekolah.

    “Kita akan membantu siswa yang memiliki kesulitan atau kendala. Jadi, tidak ada alasan bagi siswa yang tidak mengerjakan tugas yang telah kita berikan,” ucapnya.

    “Saya berharap kepada siswa-siswi nantinya jika pembelajaran tatap muka terbatas ini diselenggarakan, agar dapat mematuhi seluruh kebijakan yang telah ditetapkan demi untuk kebaikan kita bersama. Selain itu, tingkatkan belajar agar nantinya mendapatkan nilai yang maksimal dan menjadi siswa yang berprestasi,” harapnya. (Irwan)

  • 704 Siswa- SMA Negeri 1 Banyuasin III Ikuti Pembelajaran Tatap Muka

    704 Siswa- SMA Negeri 1 Banyuasin III Ikuti Pembelajaran Tatap Muka

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banyuasin III menggelar prosesi pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka ini digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

    “Ya sebanyak 704 siswa-siswi kita, baik siswa kelas 10 hingga kelas 12 mengikuti pembelajaran tatap muka. Namun, 704 itu kita bagi 2 sistem, diantaranya 1 Minggu untuk sesi genap dan 1 Minggu sesi sistem ganjil,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Banyuasin III Hamdani MPd saat diwawancarai awak media disekolahnya, Selasa (31/08/2021).

    Ia mengatakan, bahwa siswa-siswinya masuk pada pukul 07.30 dan pulangnya pukul 11.15 tanpa istirahat.

    “Sebanyak 21 rombel kita pergunakan untuk siswa belajar. Untuk 1 rombel hanya diisi 16 orang siswa dan jaraknya kita atur sesuai dengan jarak yang telah ditetapkan. Hari ini sesi ganjil pada Minggu lalu kita sesi genap,” ucap pria lulusan S2 di Universitas PGRI Palembang ini.

    Selain itu, kata Hamdani, pihaknya memperketat pengawasan kepada siswa dan perketat protokol kesehatan. Jadi, bagi siswa-siswi yang mau masuk ke lingkungan sekolah wajib di tes suhu badannya jika memenuhi standar suhu bisa masuk jika melebihi standar tidak boleh masuk.

    “Kita juga mewajibkan kepada siswa untuk memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk lingkungan sekolah, dan memakai hand sanitizer. Selain itu, kita juga menyemprotkan disinfektan kesetial ruangan kelas. Hal itu kita lakukan demi untuk menjamin kesehatan seluruh siswa-siswi kita,” katanya.

    “Saya berharap kepada siswa untuk terus meningkatkan belajar walaupun saat ini wilayah kita masih dalam masa pandemi dan selamat belajar jangan pernah menyerah dalam meraih ilmu demi menggapai cita-cita yang telah kita impikan selama ini,” pungkasnya. (Irw)

  • HUT RI ke-76, 8.711 Warga Binaan dan Anak Didik Dapat Remisi

    HUT RI ke-76, 8.711 Warga Binaan dan Anak Didik Dapat Remisi

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – SUARAPUBLIK.ID – Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2021 yang ke-76, sebanyak 8.711 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan anak didik diberikan remisi. Pemberian remisi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, bertempat di Lapas Narkotika Banyuasin, Selasa (17/08/2021).

    Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir H Mawardi Yahya, Bupati Banyuasin H Askolani, SH MH, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono serta pimpinan instansi Aparatur Penegak Hukum di Provinsi Sumsel dan Kabupaten Banyuasin serta Forkopimda.

    Sedangkan untuk di Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin sebanyak 755 orang Warga Binaan yang mendapatkan Remisi terbagi RU I 733 orang RU II 22 orang.

    Surat Keputusan Remisi tersebut secara simbolis diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel, Ir H Mawardi Yahya, kepada perwakilan narapidana dan Anak.

    Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Indro Purwoko dalam sambutannya menjelaskan, bahwa pemberian remisi ini berdasarkan pada Kepres No.174 Tahun 1999 Tentang Remisi, Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No.24 Tahun 2021 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, serta Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan No. PAS-PK.01.05- 06-705 dan PAS-PK.01.05- 06-7667 Perihal Pelaksanaan Pemberian Remisi Umum 17 Agustus 2021 Kepada Narapidana dan Anak.

    “Adapun WBP dan Anak Didik Pemasyarakatan yang mendapat remisi adalah yang memenuhi persyaratan diantaranya, telah menjalani pidana selama 6 bulan atau lebih pada tanggal 17 Agustus 2021, berkelakuan baik yaitu mentaati peraturan yang berlaku dan tidak di kenakan tindakan disiplin, serta mendapat remisi tambahan bagi narapidana yang berbuat jasa pada negara, melakukan perbuatan yang bermanfaat, dan membantu kegiatan pembinaan di Lapas/Rutan”, jelas Indro.

    Pada kesempatan ini Kakanwil juga menyampaikan berbagai upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan rutan/lapas. “Hari ini, kita memperingati HUT RI dengan kondisi yang berbeda, dikarenakan Pandemi Covid-19 yang melanda. Salah satu yang dilakukan yakni kanwil Kemenkumham Sumsel mempercepat Vaksinasi untuk Pegawai Pemasyarakatan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dimasing-masing UPT se-Sumsel”, tambahnya.

    Sementara itu, dalam menangani overkapasitas, telah dilakukan langkah-langkah strategis seperti pemerataan pemindahan, pendelegasian wewenang pembebasan bersyarat, hingga program pembinaan narapidana. Mengingat saat ini jumlah Napi/Tahanan anak didik di 20 Lapas dan Rutan Se-Sumatera Selatan sebanyak 15.104 orang, terdiri dari Narapidana dan anak pidana sebanyak 12.381 orang, dan Tahanan sebanyak 2.723 orang. Sedangkan kapasitas Lapas/Rutan di Sumsel hanya 6.605 orang, sehingga terjadi over kapasitas sebesar 130%. (Irw)

  • Jelang Porprov, Pengurus Taekwondo Banyuasin Gelar Kejuaraan

    Jelang Porprov, Pengurus Taekwondo Banyuasin Gelar Kejuaraan

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Menjelang Porprov yang akan diselenggarakan di bulan November mendatang, Pengurus Taekwondo Indonesia Kabupaten Banyuasin, menggelar Kejuaraan Bangkit Cup. Acara tersebut digelar di Graha Sedulang Setudung, Senin (16/08/2021).

    Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut, diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari tingkat, TK, SD, SMP, dan SMA.

    “Ada 5 kabupaten/kota yang mengikuti Kejuaraan Bangkit Cup ini. Di antaranya, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Kota Palembang, Kabupaten Empat Lawang, dan Kabupaten Muara Enim,” ujar Ketua Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia Ir H Ardi Arfani ST MT.

    Ia mengatakan, bahwa kejuaran tersebut bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul menjelang Porprov yang sebentar lagi akan diselenggarakan.

    “Kita berharap dengan adanya kejuaraan ini dapat memperoleh bibit unggul untuk mengharumkan daerah kita,” ucapnya.

    Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan Bangkit Cup Lina Susanti SE SPd mengatakan bahwa pihaknya dengan ketat menerapkan protokol kesehatan mengingat saat ini masih dalam masa pandemi.

    “Kejuaraan ini kita adakan tanpa penonton. Jadi, hanya peserta, panitia, dan dewan juri yang ada di lapangan,” pungkasnya. (Irw)

  • Layanan Persampahan Banyuasin Dikeluhkan, ORI Panggil Bupati Banyuasin

    Layanan Persampahan Banyuasin Dikeluhkan, ORI Panggil Bupati Banyuasin

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Sumatera Selatan, telah memiliki data akurat terkait permasalahan persampahan di Kabupaten Banyuasin. Data tersebut, selain diperoleh dari hasil investigasi lapangan, juga bersumber dari hasil permintaan klarifikasi langsung ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin.

    “Terkait persolan ini, data kami sudah semakin lengkap & akurat. Tentu kami memahami kendala, keterbatasan dan upaya yang telah dilakukan DLH. Oleh karenanya, kami akan meminta keterangan kepada Bupati Banyuasin. Sehingga persoalan ini ada solusinya,” kata Kepala ORI Sumsel, M. Adrian Agustiansyah, Senin (26/7/2021).

    Ia mengaku, ORI Sumsel mengambil langkah investigasi pada Kamis (22/7/2021) lalu, atas prakarsa sendiri, terhadap kondisi pengelolaan persampahan di Kabupaten Banyuasin.

    Hal tersebut dilakukan, berdasarkan informasi & keluhan masyarakat atas kurang terkendalinya pengelolaan persampahan di daerah Bumi Sedulang Setudung tersebut. Salah satunya, tempat pembuangan sampah yang berada di daerah Mariana Kecamatan Banyuasin I & tempat pembuangan akhir sampah di Desa Terlangu Kecamatan Banyuasin III.

    Berdasarkan investigasi di dua tempat tersebut, secara umum pengelolaan persampahan, masih jauh dari kata ideal. Hal itu disebabkan tidak tersedianya sarana prasarana yang memadai, utamanya tempat pembuangan sampah itu sendiri.

    “Kondisinya masih jauh dari ideal. Utamanya tempat pembuangan akhir (TPA) yang hanya ada satu di desa Telangu, dibangun sekitar tahun 2014 menggunakan dana APBN. Listriknya pun baru teraliri pada tahun 2020. Sementara di daerah Mariana, statusnya belum menjadi tempat pembuangan akhir, tapi kondisinya juga jauh dari ideal, selama ini berada di pinggir jalan besar, bila kondisi hujan dan angin kencang dapat berpotensi menyebabkan sampah tersebut berterbangan dan dapat membahayakan pengendara kendaraan” ucapnya.

    Adrian menjelaskan, dengan cakupan wilayah yang sangat luas yang terdiri dari daratan & perairan. Banyuasin harus memiliki tempat pembuangan sampah lebih dari satu.

    “Kalu cuma satu tempat, pasti tidak efektif. Maka harus dicarikan solusi, baik jangka pendek terlebih jangka panjang oleh Pemkab Banyuasin” lanjut Adrian.

    Adrian melanjutkan, selain persoalan tempat pembuangan akhir sampah. Ketersediaan sarana- prasarana pendukung dari pengelolaan persampahan tersebut, juga harus tersedia.

    “Mobil pengangkut dan sejenisnya harus tersedia dalam jumlah yang memadai dengan luas wilayah. Kalau yang ada sekarang, pasti kurang. Dengan Potensi Timbunan Sampah yang diangkut ke TPA Telangu sebanyak 207 Ton/hari. Yang dapat diangkut petugas hanyalah 84 Ton/hari. Belum lagi, mobil-mobil itu sudah banyak yang uzur termakan usia, pasti tidak maksimal” jelasnya.

    Selain itu menurut Adrian, ketersediaan petugas pengelolah sampah, juga harus memadai. “Selain jumlah petugasnya yang harus memadai, gajinya juga harus diperhatikan, masa dua bulan belum gajian” tambahnya. (Nat)

  • Polsek Mariana Salurkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

    Polsek Mariana Salurkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Mariana memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga di Jalan Sambirejo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Jum’at (9/7/2021).

    Kapolsek Mariana, AKP Halim Kesumo didampingi Kanit Reskrim, Bripka Guntur mengatakan, bahwa pembagian sembako ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan Polsek Mariana.

    “Ini kegiatan Jum’at berbagai yang kita gelar setiap pekannya yang menyasar ke pelosok dan desa yang ada di wilayah kita ini,” ujarnya, kepada awak media disela-sela pembagian sembako.

    Ia menjelaskan, bahwa pembagian sembako ini untuk membantu dan meringankan warga yang terdampak pandemi COVID-19. “Mudah-mudahan bantuan yang kita berikan ini dapat bermanfaat bagi warga yang menerima bantuan ini,” katanya.

    Selain itu, lanjut AKP Halim, sambil membagikan sembako pihaknya pun mensosialisasikan kepada warga untuk memperketat protokol kesehatan (Prokes).

    “Di kondisi seperti ini kita tidak henti-hentinya mengimbau warga untuk meningkatkan prokes dengan memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak dan lainnya dalam pencegahan COVID-19,” tuturnya.

    Sementara itu, salah satu warga Sambirejo Mariama (60) mengatak  Sangat terbantu apa yang diberikan oleh Polsek Mariana. “Kami sangat terbantu atas bantuan beras yang diberikan oleh Kapolsek dan jajaran kepada warga,semoga ke depan nya kegiatan ini terus berlanjut,” harapnya. (ANA)