Category: Pemprov Sumsel

  • Gubernur Ajak ASN Terlibat Aktif Semarakan Rangkaian Kegiatan HUT Sumsel Ke-79

    Gubernur Ajak ASN Terlibat Aktif Semarakan Rangkaian Kegiatan HUT Sumsel Ke-79

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengajak seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel untuk bersama-sama terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan menyemarakan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sumsel ke-79 yang jatuh pada tanggal 15 Mei 2025 mendatang.

    Bertemakan “Melebur Bersama”, Deru tegaskan jika itu bukan hanya sekedar slogan akan tetapi sebuah semangat untuk menghapus sekat-sekat birokrasi dan meningkatkan kinerja ASN dalam melayani masyarakat.

    “Saya dan Wakil Gubernur Cik Ujang ingin kita berbaur dan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ayo leburkan diri menjadi satu dan mencatatkan prestasi bagi Sumsel. Jangan ada lagi perbedaan dari kontestasi pilkada yang lalu mengganggu kinerja dan terlibat dalam dinamika politik,” ujar Deru usai mengikuti jalan santai dan senam bersama di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (9/5/2025).

    Ia menyampaikan, selama 80 hari menjabat sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel pasca dilantik pada Februari 2025 lalu. Dirinya bersama H Cik Ujang sangat senang karena bisa bersama-sama mengawali rangkaian HUT Provinsi Sumsel dengan menggelar jalan santai dan senam bersama ASN dan Non ASN dilingkungan Pemprov Sumsel.

    “Kegiatan pagi hari ini mengawali rangkaian peringatan HUT ke-79 pemprov Sumsel. Tentu banyak kemajuan dan tantangan yang kita hadapi. Kita sudah berniat dengan tulus untuk mengabdi di Pemprov Sumsel sesuai dengan tupoksi masing-masing,” imbuhnya.

    Ia menjelaskan perayaan HUT Sumsel kali ini sangat istimewa sekaligus menjadi momentum meningkatkan semangat dan kinerja ASN dalam melayani masyarakat.

    “Oleh sebab itu, semangat “Melebur Bersama” diharapkan dapat menjadi motivasi bagi ASN untuk terus meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan dalam membangun Sumsel,” jelasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Candra berkesempatan melepas peserta jalan santai yang terdiri dari para pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel dan dilanjutkan dengan senam bersama.

    “Nanti ada juga kunjungan ke panti sosial, donor danar pada tanggal 14 Mei, ada pula pasar murah. Selain itu, akan ada penanaman pohon di Jakabaring yang puncaknya pada tanggal 15 Mei diselenggarakan rapat paripurna istimewa DPRD Sumsel dalam rangka hari jadi ke-79 pemprov Sumsel,” ungkap dia.

  • Gubernur Lantik 101 CPNS di Lingkungan Pemprov Sumsel

    Gubernur Lantik 101 CPNS di Lingkungan Pemprov Sumsel

     

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru resmi melantik sebanyak 101 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel pada, Jum’at (9/5/2025).

    “Selamat kepada 101 CPNS yang hari ini dilantik. Dari 104 yang diterima, dua orang mengundurkan diri dan satu tidak melengkapi persyaratan,” ujar Deru saat diwawancari usai pelantikan.

    Deru mengatakan jika tiga orang yang dinyatakan mundur tersebut, dua diantaranya dapat digantikan oleh peserta di bawahnya.”Yang mundur ini bisa digantikan dengan peserta dibawahnya,” katanya.

    Ia menjelaskan dari keseluruhan yang dilantik terdiri dari dua golongan, yakni golongan 3A dan 3B.

    “Disini ada beberapa yang golongan 3B, dan sisanya golongan 3A. Dilantik usia 20an artinya sama pengabdian hingga lebih dari 30an tahun,” jelasnya.

    Diketahui, ada sebanyak 4.025 yang mendaftar CPNS. Akan tetapi, hanya 104 yang diterima untuk di lingkungan Pemprov Sumsel.

    “Artinya mereka adalah 0,25 persen. Ini hebat, tapi tidak ada gunanya kalau tidak ada implementasi. PNS adalah pelayan masyarakat, yang mana harus memberikan pelayanan terbaik. Saya tidak mau ada keluhan masyarakat karena mendapat pelayanan kesehatan, dan lainnya buruk,” tegasnya.

    Selain itu, ia menyebut formasi CPNS dokter spesialis pada seleksi Tahun 2024 itu minim pendaftar.

    “Formasi ini akan kami buka kembali, atau mengubah formasinya pada penerimaan selanjutnya,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel Ismail Fahmi menuturkan terkait dengan sepinya peminat pada formasi CPNS dokter spesialis itu salah satu faktornya nominal gaji yang diterima.

    “Kebanyakan dari mereka lebih banyak minat ke swasta, karena kalau swasta gajinya itu mencapai puluhan juta,” tuturnya.

    Ia menambahkan jika dari 101 CPNS yang telah dilantik, tiga diantaranya adalah penyandang stabilitas.

    “Untuk disabilitas ada tiga orang, karena memang kewajiban yakni sebanyak dua persen. Mereka ditempatkan di Inspektorat, Barang dan Jasa, Ketahanan Pangan,” ucap dia.

  • Gubernur Herman Deru Harapkan AMPHURI Menjadi Referensi Bagi Masyarakat Dalam Memilih Travel Perjalanan Umroh dan Haji 

    Gubernur Herman Deru Harapkan AMPHURI Menjadi Referensi Bagi Masyarakat Dalam Memilih Travel Perjalanan Umroh dan Haji 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) periode 2024-2028 bertempat di OPI Mall Jakabaring, Kamis (8/5/2025).

    Dalam kesempatan itu Gubernur Herman Deru juga membuka Amphuri Islamic Travel Expo (AITE) yakni sebuah platform untuk mempromosikan wisata religi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perjalanan spiritual.

    Dalam arahannya Gubernur Herman Deru memberikan apresiasi atas dilantiknya pengurus DPD AMPHURI Sumbagsel, sekaligus dia berharap AMPHURI terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para jamaah haji dan umroh di wilayah Sumbagsel.

    “AMPHURI adalah sebuah pintu bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah haji dan umroh. AMPHURI dapat menjadi referensi sebagai pelayan ibadah haji dan umroh,” tegas Herman Deru.

    Lebih jauh dia mengingatkan agar AMPHURI terus memberikan literasi dan pembinaan kepada masyarakat agar tidak tertipu dalam memilih travel sebagai lembaga yang dipercaya dalam menunjang lancarnya perjalanan ibadah umroh dan haji.

    Selain itu AMPHURI lanjut Herman Deru juga memiliki tugas sebagai wadah yang dapat mendatangkan wisatawan dari Timur Tengah berkunjung ke Indonesia khususnya ke Sumsel, terlebih Pemprov Sumsel juga memiliki asrama mahasiswa yang belajar di Mesir.

    “AITE ini juga dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengetahui lebih banyak tentang wisata religi dan meningkatkan kesadaran spiritual,” ujar Gubernur Herman Deru.

    Gubernur juga berharap AMPHURI Sumbagsel dapat terus bersinergi dengan pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan promosi wisata religi di Sumbagsel.

    Sementara Ketua DPP AMPHURI Firman M. Nur menyampaikan DPD AMPHURI Sumbagsel ini adalah yang terbaik di Sumsel. Lokasi penyelenggaraan juga nilainya merupakan pilihan yang tepat. AMPHURI selalu sejalan dengan kebijakan pemerintah, dimana AMPHURI merupakan anak kandung dari Kemenag.

    “Indonesia sebagai negara pengirim jamaah haji terbesar di Arab Saudi. Transaksi haji dan umroh mencapai lebih dari 150 triliun rupiah. Untuk itu, Indonesia akan membangun kampung haji dan umroh di Arab Saudi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yang diharapkan akan memberi manfaat bagi jamaah Indonesia saat haji dan umroh,” ujarnya.

    Kampung haji Indonesia akan menjadi mercusuar Indonesia di Arab Saudi, dan banyak kemanfaatan yang bisa diambil Indonesia.

    Sejalan dengan arahan Gubernur, perlu memanfaatkan sarana prasarana asrama haji bagi jemaah haji. AMPHURI akan memanfaatkan status bandara SMB II sebagai bandara Internasional dengan rute penerbangan langsung dari Palembang-Madinah.

    Adapun Ketua DPD AMPHURI Sumbagsel Kuswari Syah mengucapkan rasa syukurnya telah dipercaya sebagai Ketua, sekaligus dia mengaku akan berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat dalam memilih travel perjalanan yang profesional.

    “Kami berkomitmen untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa tidak ada lagi penipuan dalam perjalanan haji dan umroh melalui biro perjalanan,” ucapnya.

  • Gubernur Herman Deru Upayakan ASN Berstatus PPPK di Sumsel Mendapatkan Uang Jaminan Pensiunan Dihari Tua

    Gubernur Herman Deru Upayakan ASN Berstatus PPPK di Sumsel Mendapatkan Uang Jaminan Pensiunan Dihari Tua

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memberikan perhatian serius pada kesejahteraan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Sumsel termasuk Calon PPPK tahun anggaran 2024 yang baru akan dilantik tahun 2025.

    Bahkan Herman Deru tengah mengupayakan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK Sumsel ini mendapatkan kesejahteraan di hari tuanya nanti.

    Keinginan Herman Deru tersebut disampaikannya saat menerima silaturahmi Branch Manager PT. Taspen Palembang, Deddy Muslim Noor beserta jajarannya di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (7/5/2025).

    Menurut Herman Deru, ASN PPPK yang memasuki usia pensiun tentu butuh pemasukan untuk melanjutkan hidup mereka. Karena itu pula Ia meminta PT. Taspen menyiapkan formula khusus agar nantinya PPPK ini bisa mendapatkan pensiunan di masa tuanya nanti.

    Apalagi saat ini tak sedikit PPPK yang masa kerja hanya satu tahun atau 2-3 tahun, segera memasuki masa pensiun. Hal itu menurutnya tentu membutuh perhatian khusus.

    ” Kalau ada regulasi yang membolehkan di regional misalnya, kita ingin agar PPPK yang masuk usia pensiun ini nantinya mendapatkan pensiunan bulanan untuk melanjutkan hidupnya. Untuk itu kita minta Taspen carikan formula itu,” tegasnya.

    Saat ini jelas Herman Deru jumlah ASN PPPK Pemprov Sumsel yang sudah terdata berkisar 8.000 orang. Jumlah tersebut belum termasuk 3.077 ASN PPPK tahun anggaran 2024 yang akan segera dilantik dalam waktu dekat. Ia ingin PPPK ini tidak hanya mendapatkan pesangon saat pensiun namun juga mendapatkan pensiunan bulanan.

    “Formula itu akan kita berikan, agar semua PPPK itu nantinya bisa dapat pensiunan bulanan,” jelasnya.

    Sementara itu Branch Manager PT. Taspen Palembang Deddy Muslim Noor mengatakan sangat bangga dapat bertemu dan berkomunikasi langsung dengan orang nomor satu di Sumsel tersebut.

    Ia juga mengapresiasi keinginan Gubernur Herman Deru meningkatkan kesejahteraan PNS dan PPPK di lingkungan Pemprov Sumsel. Hal itu menurutnya sangat sejalan dengan apa yang diinginkan PT. Taspen Palembang.

    ” Sejauh ini banyak kerjasama yang telah kami lakukan dengan Pemprov Sumsel dan semua berjalan dengan baik. Termasuk pembayaran pensiun, dan pembayaran premi semua berjalan lancar,” jelasnya.

    Dalam kesempatan itu Deddy juga menjelaskan beberapa program PT Taspen dalam rangka meningkatkan kesejahteraan PNS dan PPPK di Pemprov Sumsel. Di antaranya yakni Program Pensiun, Jaminan Kematian dan beberapa program lainnya.

  • Gubernur Sumsel Terima Aspirasi ‘Wajah Gelap Pendidikan Sumsel’ 

    Gubernur Sumsel Terima Aspirasi ‘Wajah Gelap Pendidikan Sumsel’ 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru menerima aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi demo dari berbagai organisasi seperti HMI, BEM PGRI, LMBD dan lain-lain terkait 12 poin tuntutan dunia pendidikan.

    “Terimakasih. Saya terima aspirasi ini, akan kita tindak lanjut terkait dengan poin-poin yang disampaikan adik-adik mahasiswa,” ujar Deru di depan puluhan massa aksi demo pada, Selasa (6/5/2025).

    Deru menyebut apa yang disampaikan massa aksi demo itu adalah hal positif, dan beberapa hal dalam aspirasi itu sudah on progres.

    “Seperti sekolah rakyat, PPDB termasuk juga akan mencabut produk 2024,” katanya.

    Sebelumnya, puluhan massa aksi demo dari gabungan tersebut menggeruduk kantor Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) guna menyoroti dunia pendidikan di Sumsel yang bertepatan di Hari Pendidikan Nasional, pada Jum’at 2 Mei 2025.

    Dalam aksi yang dilakukan, para pendemo datang dengan suasana yang kondusif dan ingin bertemu langsung dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru untuk menyampaikan langsung seluruh aspirasi terkait dunia pendidikan.

    Dari pantauan di lapangan, sejumlah massa membakar ban di halaman kantor Gubernur Sumsel sekitar pukul 17.00 WIB sembari menyampaikan orasi.

    Kemudian, di tengah aksi berjalan hadir langsung Kepala Bidang SMK Andi Bobby Wahyudi untuk menemui massa aksi demo. Namun, para massa tetap menginginkan Gubernur turun langsung menemui mereka.

    “Kami menyoroti dunia pendidikan yang sekarang menjadi ajang komersialisasi, di mulai dari uang iuran komite, penyalahgunaan dana bos, serta bobrok nya aturan PPDB,” kata Koordinasi Aksi Ade Syawal saat Aksi.

    Berikut tuntutan yang disampaikan massa aksi demo kepada pemerintahan provinsi selambat-lambatnya satu bulan pasca aksi hari ini.

    1. Segera realisasikan sekolah rakyat di Sumatera Selatan

    2. Hapus komite sekolah serta kembalikan sekolah gratis

    3. Segera realisasikan perbaikan fasilitas secara menyeluruh dari tingkatan SD, SMP dan SMA/SMK/MA di Sumatera Selatan

    4. Transparansi seluruh anggaran Bos sekolah di Sumatera Selatan yang diduga tidak jelas pemakaiannya

    5. Percepat pelantikan seluruh PPPK di Sumatera Selatan minimal paling lambat 1 bulan ini

    6. Copot seluruh jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel yang terlibat dalam kegagalan PPDB 2024

    7. Mempertanyakan program pemerintah PSB selama 5 tahun yang tidak terealisasikan

    8. Perjelas aturan PPDB 2025 yang pro terhadap masyarakat dan batalkan aturan PPDB 2024

    9. Bentuk satgas pencegahan tindakan asusila di seluruh ruang lingkup pendidikan Sumsel

    10. Tolak militerisme masuk kedalam ruang lingkup dunia pendidikan Sumsel

    11. Lawan liberalisasi dan komersialisasi pendidikan

    12. Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis

    Setelah satu jam aksi berlangsung, keadaan mulai memanas dan berujung ricuh. Para personel polisi yang bertugas mengamankan terpaksa mendorong paksa massa untuk keluar dan menutup pagar.

    Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol. Harryo Sugihhartono menyebut sebanyak 450 personel diturunkan untuk pengamanan aksi demo yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi tersebut.

    “Kami menurunkan 450 personel, termasuk brimob dari Polda Sumsel untuk mengamankan aksi demo yang berjumlah kurang lebih 30 orang,” kata Haryo saat dibincangi usai demo.

    Ia mengungkapkan tidak ada insiden pemukulan dalam aksi demo tersebut. “Hanya ada dorongan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif. Dua orang yang sempat diamankan juga sudah dilepas,” jelasnya.

    Haryo mengimbau agar para pendemo tetap kondusif saat menjalankan aksi dan dapat bekerjasama dengan baik.

    “Kami mengimbau kepada rekan tolong jangan mendadak penyampaian minimal tiga hari karena kita dapat mempersiapkan menjanjikan untuk nanti menjumpai aspirasi kepada siapa. Sehingga aspirasinya setidak-tidaknya tersampaikan. Seperti hari ini, mereka menyampaikan akan melakukan aksi saat subuh tadi. Kan kami semua ini pasti ada kegiatan,” tegas dia.

  • Pemprov Sumsel Bakal Revitalisasi Rusunawa Pekerja di Palembang

    Pemprov Sumsel Bakal Revitalisasi Rusunawa Pekerja di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bakal merevitalisasi rusunawa pekerja dalam rangka mendukung dan mewujudkan program tiga juta rumah dari pemerintah pusat yang berlokasi di Jalan Srijaya, Kota Palembang.

    Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia (RI) mengatakan revitalisasi tersebut rencananya akan dilakukan sebelum bulan Juni dan ditargetkan selesai sebelum 17 Agustus 2025.

    “Sebelum 1 Juni, mudah-mudahan kita sudah bisa mulai renovasinya dan bisa fungsikan sebelum 17 Agustus. Sekarang, ini masih aset milik pemerintah pusat. Kami sedang nunggu proposalnya kalau mau dialihkan. Pokokya sebelum 1 Juni, kita sudah mulai renovasi karena sudah dialihkan,” ujar Wakil Menteri PKP RI Fahri Hamza saat meninjau rusunawa pekerja yang berlokasi di Palembang, Senin (5/5/2025).

    Selain itu, pihaknya juga menunggu surat dari Balai Perumahan dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Siti Fatimah yang berisikan status dan usulan terkait rumah susun pekerja tersebut.

     

    Ia menuturkan pemerintah harus hadir untuk membuat rumah singgah agar tidak orang yang terlantar. Lalu selanjutnya akan diarahkan untuk menempati rumah sewa seperti rusunawa, kemudian setelah menyewa rumah bisa menabung dan mencicil untuk memiliki rumah sendiri.

    “Pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan dan menjamin hunian yang layak bagi pekerja dan masyarakat berpenghasilan rendah,” tuturnya.

    Diketahui, rusunawa pekerja tersebut dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), berdiri di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Sumsel, memiliki 75 kamar terbagi dalam 4 lantai dan telah terpasang instalasi listrik maupun air.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang mengatakan dalam waktu dekat Pemprov Sumsel segera bersurat ke Kementerian PKP untuk kemudian keputusannya ditetapkan oleh Kementerian PKP pengelolaannya.

    “Karena rusunawa pekerja ini asetnya masih milik Kementerian, jadi kita bersurat dulu ke pusat. Setelah bersurat ke kementerian, perencanaan kedepannya kita menunggu hasil keputusan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, karena kita ketahui bersama ini memang aset milik Kementerian,” kata dia.

  • Buka Musi Runner 5K, Wagub Cik Ujang: Ini Ajang Pencarian Bibit Pelari Untuk Mengharumkan Sumsel di Kancah Nasional 

    Buka Musi Runner 5K, Wagub Cik Ujang: Ini Ajang Pencarian Bibit Pelari Untuk Mengharumkan Sumsel di Kancah Nasional 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Cik Ujang secara resmi melepas Musi Runner 5K di halaman kantor DPRD Sumsel, Minggu (4/5/2025) pagi.

    Raturan peserta dari dalam dan luar Sumsel ikut terlibat dalam event tersebut, dengan garis start di halaman Kantor DPRD Sumsel, selanjutnya peserta melintasi Jalan Pom IX- Jalan Sumpah Pemuda-Jalan Angkatan 45-Jalan Kapten A Rivai dan finish kembali di halaman DPRD Sumsel.

    Sebagai penanda dimulainya lari, Wagub Cik Ujang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Drs H Edward Candra MH melepas dilakukan pengangkatan bendera di garis start.

    Terlihat turut serta jalan santai ruas jalan sejauh 2,5K atau setengah dari rute yang akan dilewati para peserta lomba.

    Dalam sambutannya usai seluruh peserta menginjak garis finish Wagub Cik Ujang mengatakan, Pemprov Sumsel menyambut baik event ini dan mengapresiasi semua pihak yang terlibat.

    “Bukan sekedar ajang penyaluran bakat dan rekreasi namun juga untuk pencarian bibit olahraga di cabor lari yang nantinya dapat mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional maupun internasional,” katanya.

    Masih di momen yang sama Wagub Cik Ujang juga berkesempatan menyerahkan hadiah kepada para pemenang Musi 5K kategori putra, juara 1 Panji Adi Putra, juara 2 Nover dan juara 3 Febian.

    Sedangkan Sekda Edward Candra menyerahkan hadiah kepada para pemenang kategori putri, juara 1 Gendis, juara 2 Jessica dan juara 3 Zella Belandi.

    Dalam kesempatan itu Wagub Cik Ujang dan Sekda Edward Candra menerima pengalungan medali dari panitia sebagai bentuk apresiasi keikutsertaannya dalam memeriahkan Musi Runner 5K.

    Untuk diketahui, event Musi Runner 5K adalah ajang Road to Musi Half Marathon yang akan berlangsung pada bulan September mendatang.

  • Gubernur Herman Deru Dorong KAMMI Sebagai Wadah Persiapan Generasi Muda Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045

    Gubernur Herman Deru Dorong KAMMI Sebagai Wadah Persiapan Generasi Muda Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengingatkan agar para pemuda yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) untuk bisa membangun kepekaan dalam mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045.

    “KAMMI adalah salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP) yang mempunyai kemitraan baik dengan ulama dan umaro, sehingga hal ini bisa memperkokoh organisasi. Di organisasi (KAMMI) inilah bisa membangun kepekaan, minimal secara internal dan mampu menempa diri anak muda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Herman Deru pada pembukaan Rapat Kerja Nasional I (Rakernas I) KAMMI tahun 2025 di Griya Agung Palembang, Jumat (2/5/2025) malam.

    Lebih lanjut Gubernur Herman Deru menilai kegiatan ini merupakan sebuah agenda dalam skala nasional yang dihadiri semua pengurus KAMMI. Sehingga kegiatan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang sebagai tuan rumah.

    “Sejak kelahirannya pada tahun 1998, KAMMI merupakan saksi perjalanan sejarah di penghujung orde baru. Para penggagasnya tentu sudah banyak berkecimpung di berbagai bidang. KAMMI bisa menjadi rahim bagi embrio untuk melahirkan insan yang hebat,” tegasnya.

    Dikatakan, keberadaan KAMMI ditengah menghadapi ancaman high tech saat ini harus mampu bersaing, sebab setiap generasi mempunyai tantangan yang berbeda.

    “Tantangan ini tentu harus dihadapi dengan potensi diri yang dimiliki, yakni dengan konsisten dan konsekuen, serta utamakan kecepatan”, jelasnya.

    Lebih jauh Herman Deru berharap KAMMI bisa meneruskan tongkat estafet pembangunan di Indonesia khususnya di Sumsel.

    “Mudah-mudahan rakernas ini bisa menghasilkan rekomendasi positif baik bagi internal maupun eksternal,” harapnya.

    Kapolri saat ini adalah Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diwakili Direktur Keamanan Negara Baintelkam Polri Brigjen Pol Yuyun Yudhantara mengatakan, KAMMI adalah organisasi kemahasiswaan yang didirikan pada tahun 1998. KAMMI telah memberikan peran yang signifikan bagi Indonesia. Dia menyebut KAMMI terus konsisten dan dinamis dalam isu pembangunan.

    “Tema yang diusung yakni “Mengokohkan Peran KAMMI Sebagai Pelopor Penggerak Kebaikan Indonesia” sangat relevan dalam kondisi Indonesia saat ini. KAMMI salah satu kolaborator dalam bersinergi bersama pemerintah,” katanya.

    Menurut dia, Keamanan adalah prasyarat bagi pembangunan nasional. Sebab itu, Polri mengajak seluruh keluarga besar dan pengurus agar terus bersinergi dalam menjaga kamtibmas di Indonesia.

    Polri pun menyampaikan beberapa usulan bagi KAMMI yaitu pentingnya penguatan literasi hukum dan ideologi kepada masyarakat dan pola pendidikan yang mengedepankan etika.

    Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mengapresiasi kader-kader KAMMI yang berkomitmen menjaga keamanan Indonesia.

    Diungkapkannya perkembangan teknologi telah begitu pesat dan aktif, dan apabila tidak mampu mengikuti perkembangan zaman maka akan tergilas.

    “Organisasi ini harus terus tumbuh dan membuka diri terhadap hal-hal yang baru. Harus mampu menjadi agen perubahan. Saya percaya Rakornas I akan menghasilkan program-program strategis yang mampu menjawab berbagai persoalan nasional,” ucapnya.

    Sementara, Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI Ahmad Jundi Khalifatullah mengatakan Indonesia terpengaruh dengan kondisi global, di mana terjadi eskalasi perang dagang antara Amerika dan China.

    Oleh karenanya KAMMI mendukung pemerintah untuk menjaga keamanan. Terlebih lagi mahasiswa adalah garda terdepan dalam mengingatkan aparat untuk menjaga keamanan.

     

    “Ini adalah momentum untuk merapatkan barisan, mengkonsolidasikan secara internal. Banyak catatan yang membuat kita miris. Itu sebab, penting untuk OKP menjalin sinergi dengan pemerintah”, katanya.

    Menurutnya untuk menghadapi tantangan global yang lebih menantang itu, maka KAMMI harus menguasai kondisi global.

    “KAMMI juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah yang mengutamakan kebutuhan pangan bagi rakyat”, ujarnya.

    Hadir dalam Rakernas I KAMMI, Anggota DPR RI Askweni, Forkopimda Sumsel dan para Kepala OPD Sumsel terkait.

  • Irup Hardiknas, Sekda Sumsel Edward Candra Bacakan Amanat Tertulis Mandikdasmen RI

    Irup Hardiknas, Sekda Sumsel Edward Candra Bacakan Amanat Tertulis Mandikdasmen RI

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs H Edward Candra MH, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025, bertempat di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (2/5/2025) pagi.

    Upacara Hardiknas tahun 2025 yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” tersebut diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel, Guru, siswa dan Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi (PT) di Sumsel.

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mandikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Edward Candra menekankan peringatan Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat dedikasi, komitmen, dan semangat dalam memenuhi amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui layanan pendidikan yang bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar (UUD)1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi.

    “Pendidikan hakikatnya adalah proses membangun kepribadian, akhlak mulia, dan peradaban bangsa, serta menjadi sarana mobilitas sosial politik, ” ucap Sekda.

    Menurut Mandikdasmen, komitmen Presiden Prabowo yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam Asta Cita keempat, dengan tekad membangun sumber daya manusia yang kuat, memutus mata rantai kemiskinan, dan memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana prasarana, pembelajaran digital, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Oleh karena itu, Guru diharapkan tidak hanya menjadi fasilitator tetapi juga mentor, konselor, dan orang tua bagi murid.

    “Untuk mewujudkan pendidikan bermutu, dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa, ” jenisnya.

    Untuk diketahui, sejak Oktober 2024, Mandikdasmen telah mengambil langkah nyata dalam membangun layanan pendidikan yang bermutu, meliputi perbaikan tata kelola guru, penerapan Pembelajaran Mendalam (deep learning), Tes Kemampuan Akademik (TKA), pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI), serta pembentukan karakter melalui kebijakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yaitu : (1) Bangun Pagi, (2) Beribadah, (3) Berolahraga, (4) Makan Sehat dan Bergizi, (5) Gemar Belajar, (6) Bermasyarakat, (7) Tidur Cepat.

  • Pemprov Libatkan Siswa SMK Sumsel Jurusan Perhotelan, Bantu Maksimalkan Pelayanan pada Jemaah Calon Haji

    Pemprov Libatkan Siswa SMK Sumsel Jurusan Perhotelan, Bantu Maksimalkan Pelayanan pada Jemaah Calon Haji

    SUARAPUBLIK.ID,  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melibatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membantu panitia atau petugas guna memaksimalkan pelayanan pada Jemaah Calon Haji (JCH).

    Dalam hal ini Gubernur Sumsel, Herman Deru mengimbau para petugas dapat betul-betul memperhatikan kesehatan agar jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan maksimal.

    “Ibadah haji merupakan ibadah fisik. Untuk itu, saya mengimbau panitia dan petugas haji untuk betul-betul memperhatikan kesehatan jemaah sejak tiba di asrama haji, selama di tanah suci, serta kembali ke tanah air,” ujar Deru saat meninjau kesiapan fasilitas layanan di Embarkasi Palembang, Kamis (1/5/2025).

    Diketahui, Jemaah Calon Haji kloter pertama dijadwalkan tiba di Embarkasi Palembang pada, Jum’at 2 Mei 2025 sekitar pukul 18.00 WIB.

    Ia menegaskan panitia dapat membekali jemaah haji dengan vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan, termasuk juga bekal manasik haji sehingga mereka dapat menjalankan ibadah haji dengan maksimal.

    “Penting untuk menginspeksi semua fasilitas-fasilitas layanannya di sini ini, sampai dengan kita masuk ke dami pesawat ini bagaimana kesiapan calon jamaah haji kita untuk dapat melaksanakan perjalanan mulianya,” tegasnya.

    Sementara itu, Pengelola Asrama Haji Sholahuddin menyampaikan jika saat ini jumlah Jemaah Calon Haji di Sumsel tahun 2025 sebanyak 8.143 orang, yaitu terdiri dari 7.012 Jemaah Calon Haji asal Sumsel, 1.065 asal Bangka Belitung dan 66 petugas kloter.

    “Ini saya baru minta sama SMK Sumsel untuk ngirim siswa mereka yang sudah pelatihan di hotel supaya ke sini gabung jadi volunteer atau relawan diperbantukan. Malahan kita free, mereka siap membantu. Artinya apapun juga bentuk untuk meningkatkan pelayanan itu kita fokuskan,” ucap dia. (Tia)

  • Gubernur Herman Deru Tinjau Kesiapan Bandara SMB II Palembang Layani Penerbangan Internasional

    Gubernur Herman Deru Tinjau Kesiapan Bandara SMB II Palembang Layani Penerbangan Internasional

    SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG – Pasca Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia (RI) Nomor KM 26 Tahun 2025 tertanggal 25 April 2025, yang menetapkan status tiga bandara sebagai bandara internasional masing-masing Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dan Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung.

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru langsung bergerak cepat meninjau sejumlah persiapan yang dilakukan pihak PT Angkasa Pura Indonesia di SMB II Palembang, terkait dengan pembukaan rute penerbangan luar negeri dari dan ke Palembang, Rabu (30/4/2025).

    Menurut Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Dr. Hj. Mega Nugraha, SH.,M.Si saat meninjau Bandara SMB II Palembang , Gubernur Herman Deru juga didampingi Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, S.Sos., MS. Anggota DPRD Provinsi Sumsel dari Fraksi Nasdem H. Alfrenzi Panggarbesi, S.Si serta dari pihak PT Angkasa Pura 2 Palembang.

    “Tadi pak Gubernur menelpon langsung pimpinan lion group Bapak Rusdi Kirna, agar segera membuka rute penerbangan luar negeri dari dan ke Palembang,” jelas Mega.

    Masih dikatakan Mega, pada kesempatan yang sama Gubernur Herman Deru akan segera menyurati menteri perhubungan Cq. Dirjen perhubungan udara untuk memfasilitasi percepatan administrasi maskapai untuk penerbangan internasional.

    “Pak Gubernur juga mendorong maskapai air asia, jet air, scoot dan lion group untuk membuka rute penerbangan luar negeri dari dan ke Palembang,” tambahnya.

    Disela-sela tinjauannya ke bandara SMB II Palembang tersebut, lanjut Mega. Gubernur Herman Deru berkomunikasi langsung dengan Kanwil Imigrasi, Kanwil Bea Cukai agar segera melakukan persiapan operasional penerbangan internasional.

    Dilain pihak PT Angkasa Pura Indonesia atau In Journey Airports mempersiapkan tiga bandara untuk kembali melayani penerbangan rute luar negeri. Sejalan dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 26 Tahun 2025 yang menetapkan status tiga bandara tersebut sebagai bandara internasional.

    Direktur Utama In Journey Airports Faik Fahmi mengatakan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara tengah dilakukan untuk mengoptimalkan status bandara internasional tersebut.

    Beberapa persiapan yang sedang dilakukan untuk memenuhi syarat utama suatu bandara dapat melayani penerbangan internasional, yakni terdapat unit atau personel untuk kegiatan kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan.

    “Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan,” ujar Faik, Selasa 29 April 2025.

    Faik menjelaskan, penetapan status bandara internasional oleh Menteri Perhubungan diantaranya bertujuan agar tiga bandara dapat mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta peningkatan investasi dan perdagangan.

    Peningkatan standar pelayanan dan operasional di tiga bandara itu juga akan dilakukan sejalan transformasi yang tengah dijalankan InJourney Airports pada tiga pilar, yakni Premises (infrastruktur dan fasilitas berstandar global), People (layanan personel berkualitas global) dan Process (operasional berbasis ekosistem), yang seluruhnya didukung penerapan teknologi sebagai Enabler

    InJourney Airports bersama pihak maskapai penerbangan saat ini masih membahas rute internasional yang segera dioperasikan untuk dapat mencapai tujuan-tujuan tersebut. “Dalam waktu dekat, akan diinformasikan rute internasional mana saja yang akan dibuka,” kata Faik.

    Sementara itu Direktur Operasi InJourney Airports Wendo Asrul Rose memaparkan saat ini ketiga bandara juga tengah melakukan persiapan dari sisi operasional mencakup proses, personel, fasilitas dan infrastruktur. Secara umum, ketiga bandara tersebut sudah memiliki seluruh sumber daya yang diperlukan untuk melayani penerbangan rute internasional, karena sebelumnya pernah melayani rute luar negeri.

    Fasilitas infrastruktur dan personel yang memahami operasional dan layanan terkait penerbangan internasional pun sudah tersedia. “Ruangan untuk kegiatan kepabeanan, keimigrasian dan kekarantinaan juga sudah tersedia,” kata Wendo.

    Adapun fasilitas dan layanan di tiga bandara tersebut sudah mendapat pengakuan, termasuk dari dunia internasional. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II meraih 3 penghargaan Airport Service Quality (ASQ) Awards 2024 dari Airport Council International (ACI), yakni Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia-Pacific, Airport with the Most Dedicated Staff in Asia-Pacific dan Most Enjoyable Airport in Asia-Pacific. Bandara ini memiliki kapasitas 3,4 juta penumpang/tahun dan runway berdimensi 3.000 x 45 meter.

    Sementara itu, Bandara Jenderal Ahmad Yani yang berkapasitas lebih dari 6 juta penumpang/tahun dan runway berukuran 2.650 x 45 meter ini meraih ASQ Awards 2024 untuk kategori Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia-Pacific dan ACI World Director General’s Roll of Excellence.

    Kemudian, Bandara HAS Hanandjoeddin meraih penghargaan dari berbagai instansi antara lain Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat 2024 dari Kementerian Kesehatan, serta OTBAN Award 2023 kategori Best Airport Operator dari Otoritas Bandara Wilayah VI Padang.

  • Pemprov Sumsel Anggarkan Rp7,4 Miliar untuk Jalan Layang Gandus

    Pemprov Sumsel Anggarkan Rp7,4 Miliar untuk Jalan Layang Gandus

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menganggarkan Rp7,4 miliar yang bersumber dari APBD Sumsel untuk Jalan Layang yang berlokasi di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang.

    Gubernur Sumsel, Herman Deru menyebut pengerjaan Jalan Layang Gandus ditargetkan selesai dalam 210 hari atau selesai pada bulan Desember 2025 mendatang.

    “Seperti yang telah dijanjikan, pembangunan Jalan Lettu Karim Kadir dimulai pada April. Hari ini pekerjaan resmi dimulai dengan pengeboran tiang pancang secara simbolis,” ujar Deru, Selasa (29/4/2025).

    Ia mengatakan berdasarkan hasil analisis sondir, lapisan tanah hingga kedalaman 20 meter di area tersebut adalah lumpur. Sehingga rawan pergerakan saat terkena tekanan, solusinya adalah membangun jembatan layang dengan metode pile slab.

    “Dengan adanya pembangunan ini akan sedikit mengganggu aktivitas masyarakat sekitar dan menyebabkan ketidaknyamanan. Saya ucapkan juga terima kasih kepada Walikota Palembang, Ratu Dewa atas dukungannya dalam pembebasan lahan, kami berkomitmen memberikan kenyamanan bagi masyarakat Palembang,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel, M. Affandi menyampaikan bahwa saat ini proses pembersihan lahan telah selesai.

    “Masyarakat masih bisa menggunakan jalan selama pembangunan berlangsung. Jalan layang akan dibangun di sisi jalan eksisting dengan panjang 100 meter, lebar 6,8 meter, dan tinggi 1,5 meter dari permukaan jalan,” tuturnya.

    Ia mengimbau kepada semua pihak agar dapat bekerjasama agar pembangunan jembatan layang berjalan lancar.

    “Kami berharap masyarakat turut menjaga jalan layang ini setelah selesai, agar fungsinya dapat dinikmati dalam jangka panjang. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat Palembang, khususnya di wilayah Gandus, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sumsel dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan,” ucap dia. (Tia)

  • Gubernur Herman Deru Siapkan Bantuan Rp50 Miliar Dukung Pemerataan Pembangunan di Kabupaten Musirawas 

    Gubernur Herman Deru Siapkan Bantuan Rp50 Miliar Dukung Pemerataan Pembangunan di Kabupaten Musirawas 

    SUARAPUBLIK.ID, MUSI RAWAS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia HD menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Musi Rawas ke-82 di Gedung DPRD Kabupaten Musi Rawas, Selasa (29/4/2025) siang.

    Tak hanya mengapresiasi kinerja Bupati Musi Rawas, Herman Deru dikesempatan itu juga menyiapkan anggaran bantuan Rp50 Miliar pada untuk mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten tersebut pada tahun 2025.

    Dalam sambutannya Gubernur Herman Deru mengapresiasi kinerja Bupati Musi Rawas Ratna Machmud yang mampu mengendalikan inflasi, meningkatkan IPM dan indikator pembangunan lainnya selama lima tahun memimpin kabupaten Musirawas.

    Ia berharap di bawah kepemimpinan Ratna Machmud dan Suprayitno sebagai Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas, beserta segenap jajarannya, dan dengan dukungan DPRD serta seluruh lapisan masyarakat, akan terwujud pembangunan yang berkeadilan menuju Musi Rawas, semakin maju, mandiri, bermartabat, dan berkelanjutan (Mantapkan).

    “Kita akan bantu (Bantuan Gubernur Bersifat Khusus atau Bangubsus) minimal Rp50 miliar tahun ini,” ujarnya diwawancarai media usai acara.

    Sebagai pemimpin di daerah Herman Deru mengaku bahwa Ia terus memantau kinerja para Bupati dan Walikota di Sumsel. Termasuk kepemimpinan Bupati Ratna yang dinilainya masuk dalam kategori hebat.

    “Kalau diceritakan banyak Bangubsus diberikan ke Musirawas itu bukan karena semata kedekatan emosional tapi memang karena prestasi Kabupaten ini yang luar biasa. Maka itu Saya berikan perhatian sesuai dengan prestasi mereka,” jelas Herman Deru.

    Dalam kesempatan itu Herman Deru juga memaparkan bahwa kekompakan dan komunikasi yang dilakukan Bupati dalam melakukan pembangunan sudah berjalan begitu baik. Sehingga hubungan dan kerjasama antara eksekutif dan legislatif berjalan beriringan dan kompak.

    Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Musi Rawas, dalam kesempatan itu Gubernur Herman Deru menghimbau agar Bupati tetap konsentrasi menjaga inflasi, meningkatkan kualitas SDM dengan menyediakan akses pendidikan, kesehatan yang mudah dan membuka lapangan kerja seluasnya serta menumbuhkan bisnis ekonomi kreatif.

    Terkait efisiensi HD meminta daerah tidak khawatir, karena efisiensi menurutnya hanya dilakukan pada anggaran-anggaran yang kurang bermanfaat. Yang bermanfaat menurutnya tidak defisiensi lagi bermanfaat bagi masyarakat.

    ” Hari ini mari kita bersyukur karena banyak sekali prestasi dan intropeksi apa saja yang belum kita lakukan mari kita rencana dengan lebih baik lagi. Saya memang tidak terlalu cerita mengenai efisiensi karena itu yang tidak produktif tidak ada manfaat jadi tidak semuanya. Itu juga bukan mencekik anggaran tapi bagaimana memanfaatkan anggaran yang kurang manfaat difokuskan pada yang bermanfaat,” jelasnya.

    Selain itu, dalam menggunakan anggaran belanja Herman Deru juga mengingatkan daerah agar dapat memilih hal-hal yang bersifat penting dan prioritas dengan tujuan utamanya adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

    “Ciptakan produk dari kegiatan tersebut, bukan hanya sekedar realisasi anggaran saja dan Saya sangat menghargai apabila kepala daerah dapat berimprovisasi dan berinovasi untuk daerahnya,” tegasnya.

    Sementara itu Bupati Musi Rawas Ratna Machumd, mengatakan bahwa masyarakat Musi Rawas patut berbangga banyak prestasi yang sudah diraih di usia Musi Rawas ke-82 tahun. Diantaranya prestasi pengendalian inflasi terbaik nasional, predikat tertinggi pelayanan prima, peningkatan IPM dan lainnya

    Ratna juga mengakui bahwa Bangubsus yang telah digelontorkan Gubernur HD sejauh ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Musi Rawas.

    ” Berkat Bangubsus kini RSUD Kabupaten Musi Rawas berdiri megah dan bisa lebih banyak melayani masyarakat. Begitu juga program pembangunan lainnya. Kami terus mengharapkan dukungan dan bantuan Pemprov untuk mewujudkan visi misi Musi Rawas Mantapkan,” ujarnya.

  • Belasan Ekor Kerbau di Lahat Mati Terjangkit Penyakit Ngorok

    Belasan Ekor Kerbau di Lahat Mati Terjangkit Penyakit Ngorok

    SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatra Selatan mencatat ada sebanyak 18 ekor kasus kematian kerbau di Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat.

    Sebelumnya, dari kabar yang beredar ada sebanyak 40 hingga 50 ekor kerbau yang mengalami kematian mendadak di wilayah tersebut.

    “Jadi memang ada kerbau mati, tapi jumlahnya yang puluhan itu kan akumulasi dari bulan Maret atau dari waktu puasa sudah ada yang mati. Hingga kini belum ada laporan resmi terkait jumlah pastinya berapa kerbau yang mati. Akan tetapi dari konfirmasi dinas terkait jumlahnya hanya mencapai 18 ekor,” ujar Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendy saat dikonfirmasi pada, Selasa (29/4/2025).

    Menurutnya, kematian kerbau itu disebabkan oleh bakteri Speticaemia Epizootica (SE) atau dikenal dengan sebutan penyakit ngorok.

    “Bakteri ini timbul apabila cuaca tidak mendukung seperti hujan, sehingga kelembaban tinggi. Tetapi kalau panas bakteri mati, namun bibitnya masih ada. Makanya kita salurkan vaksin,” imbuhnya.

    Ia mengatakan perkembangan bakteri SE juga cenderung semakin tinggi saat kondisi cuaca tidak kondusif atau pancaroba.

    “Untuk mencegah hewan ternak utamanya sapi dan kerbau terjangkit penyakit ngorok, perlu dilakukan vaksin mulai dari enam bulan sekali atau satu tahun sekali,” katanya.

    Diketahui, wilayah yang memang banyak bakteri SE atau penyakit ngorok yaitu seperti Merapi di Lahat, Empat Lawang, Ogan Komering Iir (OKI) dan Musi Rawas Utara (Muratara).

    “Kita sudah salurkan vaksin seperti di Lahat itu sudah 500 vaksin, dan karena populasi juga tinggi di OKI kita berikan 2.000 vaksin,” ungkap dia. (Tia)

  • Gubernur Paparkan 7 Program Prioritas Pemantapan Pemerataan Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan Dalam Musrenbang 2025 dan RKPD 2026

    Gubernur Paparkan 7 Program Prioritas Pemantapan Pemerataan Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan Dalam Musrenbang 2025 dan RKPD 2026

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H. Cik Ujang secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025 dalam rangka Penyusunan RKPD Provinsi Sumsel Tahun 2026 di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Senin (28/4/2025).

    Menurutnya Musrenbang 2025 dalam rangka penyusunan RKPD adalah awal dari pembangunan daerah. Melalui RKPD ini diharapkan ada kesamaan pandangan, kesamaan gerak dan kesamaan aksi bagi Bupati/Walikota.

    Karena itu Bupati/Walikota di Sumsel harus tahu bahwa bingkai besar mereka adalah Sumsel dan Sumsel juga menuju bingkai besar nasional. Hal itu diistilahkannya sebagai hierarki dalam pelaksanaan pembangunan.

    Herman Deru mengatakan bahwa Musrenbang RKPD ini penting dilakukan setiap tahun dalam rangka penyusunan Perencanaan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan untuk satu tahun ke depan, sebagai amanat dari Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

    “Setiap pekerjaan yang sukses selalu diawali rencana yang baik. Makanya kita harus melakukan rencana dan penyusunan ini dengan berbasis data. Rencana tanpa ada data hasilnya juga akan sporadis,” ujar HD.

    Pelaksanaan Musrenbang RKPD merupakan ruang diskusi secara langsung antar pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota serta berbagai stakeholder Pembangunan. Oleh karena itu, kegiatan ini tentunya harus diikuti secara serius, agar nantinya usulan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 betul-betul telah sinkron dengan payung dokumen perencanaan daerah (RPJPD dan RPJMD) Sumatera Selatan dan kebijakan nasional, tepat permasalahan, tepat sasaran, tepat lokasi, dan mengakomodir kebutuhan masyarakat.

    Dalam kesempatan itu Gubernur Herman Deru memaparkan 7 program prioritas di Sumsel yakni : 1. Kualitas SDM Yang Berdaya Saing Melalui Peningkatan Kesehatan, Pendidikan, IPTEK, Keterampilan, Peran Perempuan, Pemuda, Keluarga Dan Penyandang Disabilitas;

    2. Ketahanan Ekonomi Berbasis Sumber Daya Lokal Yang Berdaya Saing Dan Berkelanjutan Dalam Kerangka Ekonomi Kerakyatan Yang Berkeadilan Serta Hilirisasi Dan Industrialisasi Untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat;

    3. Ketangguhan Daerah dengan Mendorong Ketahanan Pangan, Energi, Air, Ekonomi Hijau Dan Ekonomi Biru;

    4. Pemerataan Dan Pembangunan Infrastruktur Yang Terintegrasi Antar Kabupaten/Kota Serta Pelayanan Dasar Yang Berkualitas dan Ramah Lingkungan;

    5. Kesempatan Berusaha Dan Lapangan Kerja Serta Perlindungan Sosial Yang Terjaga Untuk Menurunkan Angka Kemiskinan;

    6. Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Melalui Peningkatan Kapasitas Dan Kapabilitas Aparatur, Kapasitas Fiskal, Transparansi Dan Akuntabilitas Serta Pemanfaatan Teknologi Informasi Menuju Pelayanan Publik Yang Berkualitas;

    7. Kehidupan Beragama, Seni Dan Budaya Dalam Masyarakat Yang Menjunjung Tinggi Toleransi, Berorientasi Pada Kearifan Lokal.

    Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE mengatakan mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua yang terlibat dalam dalam penyusunan RKPd 2026. Dimana Pemda telah menetapkan tema pembangunan yaitu

    “Pemantapan Pemerataan Kesejahteraan dan Pembangunan yang Berkelanjutan” yang mereka cermati juga ikut mendukung tema dalam rencana awal RKP 2026.

    Mereka juga mencermati bahwa berbagai indikator makro yang dijabarkan kepala Bappeda. yang sejatinya telah disusun adalah untuk mencapai atau menjadi bagian memperkuat agregat target nasional dengan memperhatikan SDA maupun kemampuan dan potensi yang ada di Provinsi Sumsel.

    “Konsistensi ini, kami titipkan kepada jajaran Pemprov Sumsel sebagai wakil pusat di daerah untuk bersama-sama memfasilitasi proses pembinaan umum dan urusan pemerintahan 17 kab/kota agar rencana pembangunan kab/kota juga dapat disusun selaras dengan tema nasional maupun tema provinsi 2026,” jelasnya.

    Kepala Bappeda Provinsi Sumsel Regina Aryanti menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan dalam rangka menyepakati permasalahan, prioritas pembangunan daerah, arah kebijakan, program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi; Penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional dan Verifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan provinsi dengan program dan kegiatan kabupaten/kota yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang kabupaten/kota.

    Dalam rangka perumusan Rancangan RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026, telah dilakukan serangkaian kegiatan antara lain:

    1. Sinkronisasi Perencanaan Provinsi dan Kabupaten/Kota melalui Musrenbang Kabupaten/Kota pada bulan Maret – Mei 2025;2. Sinkronisasi Perencanaan Nasional dengan Provinsi, dengan menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Nasional (Rakortekrenbangnas) pada 27 Februari 20 Maret 2025, yang membahas sinkronisasi Indikator Makro dan 20 usulan prioritas Provinsi Sumsel, 3. Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 pada 14 Februari 2025;

    4. Serta yang baru saja dilaksanakan pada tanggal 15-23 April 2025 minggu lalu bersama seluruh Perangkat Daerah dan Bappeda se Sumatera Selatan, yaitu Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dan Pra Musrenbang RKPD Tahun 2026.

    “Rancangan RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang telah disusun akan disempurnakan melalui Musrenbang ini yang selanjutnya dilakukan penajaman hingga menjadi Rancangan Akhir RKPD. Hasil Musrenbang akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan yang akan ditandatangani oleh perwakilan stakeholder yang hadir.

    Regina menjelaskan bahwa Penyusunan RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 mengacu pada Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025-2045 yang telah ditetapkan pada tanggal 13 Desember 2024 yang lalu dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2024 dan mengawal pelaksanaan tahun pertama Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025-2029.

  • Gubernur Herman Deru Resmikan Masjid Agung Al-Huda Desa Tugu Agung Lempuing OKI

    Gubernur Herman Deru Resmikan Masjid Agung Al-Huda Desa Tugu Agung Lempuing OKI

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru meresmikan Masjid Agung Al-Huda, yang berlokasi di Dusun 4 RT 2 Desa Tugu Agung, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Minggu (27/4/2025).

    Dalam peresmian masjid yang juga dihadiri Bupati Kabupaten OKI Muchendi Mahzareki tersebut, Gubernur Herman Deru mengaku takjub dengan keindahan bangunan Masjid Agung Al-Huda. Untuk itu dia berharap masjid yang diresmikan ini akan menjadi daya pikat bagi masyarakat sekitar maupun pengguna jalan yang melintas untuk beribadah di dalamnya.

    “Masjid ini adalah kebanggaan bagi kita, maka jangan sampai tercoreng. Masjid ini tidak semata-mata hanya untuk sholat saja, tetapi juga bisa digunakan untuk aktivitas keagamaan lainnya,” tuturnya.

    Lebih jauh Herman Deru menghimbau kalangan pengurus masjid untuk harus tetap bekerja keras, memuliakan serta menjaga keamanan masjid.

    “Mengingat masjid Agung Al-Huda ini berlokasi di jalan lintas timur. SAya minta seluruh pengurus masjid dan masyarakat sekitar dapat menjaga masjid ini bersama-sama. Masjid kita ini berada di jalan lintas timur pasti yang sholat ini banyak dari daerah lain,” terangnya.

    Gubernur Sumsel Herman Deru juga berpesan bagi para pengurus masjid, untuk dapat menunjuk muazin yang memiliki suara merdu, agar suara adzan mampu menggugah umat muslim untuk sesegera datang ke masjid guna melaksanakan shalat berjamaah.

    “Keberadaan masjid ini sangat penting untuk menyebarluaskan syiar Islam utamanya panggilan sholat melalui kumandang adzan. Namun nyaring saja tidak cukup, yang tak kalah pentingnya suara muadzin juga harus merdu karena adzan adalah tanda waktu masuk sholat sekaligus panggilan sholat berjamaah di masjid,” tambahnya.

    Menutup arahannya, Gubernur Herman Deru berjanji akan memberangkatkan umroh kepada salah satu imam masjid Agung Al-Huda, serta memberikan bantuan 6 (enam) buah pendingin ruangan untuk masjid Agung Al-Huda.

    Sementara Bupati Kabupaten OKI Muchendi Mahzareki menuturkan, Masjid Agung Al-Huda merupakan suatu kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten OKI, karena masyarakat di daerah ini memiliki kemandirian yang luar biasa.

    “Punya kemandirian, punya kekompakan sehingga selama dari tahun 2015 dan sampai hari ini akhirnya Masjid Agung Al-Huda ini selesai dibangun,” katanya.

    Muchendi mengakui, masyarakat di Kecamatan Lempuing khususnya Desa Tugu Agung, dimana di sini semua masyarakat bersumbangsih untuk kemaslahatan di daerah Kecamatan Lempuing, khususnya di desa Tugu Agung.

    “Oleh sebab itu kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memakmurkan masjid, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial kemasyarakatan yang bermanfaat bagi semua,” tambahnya.

    Dilain pihak Ketua Panitia Santoso dalam laporannya menyebut masjid Agung Al-Huda dibangun sejak tahun 2015, didanai secara Swadaya oleh masyarakat berkisar Rp. 4,5 Miliar.

    “Secara fisik pembangunannya sudah mencapai 85%. Namun masih terdapat fasilitas yang belum, seperti pagar teralis, pendingin ruangan dan sebagainya. Kami mohon doa restunya untuk Pak Gubernur dan Bupati semoga berkenan untuk turut membantu agar masjid ini lebih nyaman dan jamaahnya istiqomah beribadah kepada Allah Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tandasnya.

  • Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Ikuti Pertandingan Eksibisi Pada Pembukaan Relung Billiard Challenge 2025 Kapolda Sumsel Cup

    Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Ikuti Pertandingan Eksibisi Pada Pembukaan Relung Billiard Challenge 2025 Kapolda Sumsel Cup

    SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG -Kekompakan yang terjalin di antara Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi dan Forkopimda Sumsel tak hanya sebatas di meja rapat saja, namun juga kompak di meja billiard. Seperti yang Ini terlihat pada saat hadir pada pembukaan Relung Billiard Challenge 2025 Kapolda Sumsel Cup di V Pool Billiard & Resto, Jumat (25/4/2025).

    Gubernur Herman Deru unjuk kebolehannya dengan bertanding melawan Kapolda Sumsel, dalam pertandingan eksibisi bertajuk Relung Billiard Challenge Kapolda Sumsel 2025 tersebut. Sedangkan Wakil Gubernur Cik Ujang melawan Wakapolda Sumsel Brigjen. Pol. M. Zulkarnain, S.IK., M.Si.

    Ketika membuka secara resmi kegiatan tersebut, Herman Deru mengapresiasi gagasan event ini. Dimana billiard kini menjadi cabor yang menggeliat kembali.

    “Berkat inisiatif dan perhatian khusus Kapolda kepada cabor ini, billiard kembali hidup. Nah, kita berkumpul di sini bukan hanya untuk rekreasi dan gembira saja, namun sekaligus untuk menjaring bibit atlet billiard melalui seleksi alam yang akhirnya billiard nanti menjadi satu olahraga kebanggaan masyarakat Sumsel,” katanya.

    Herman Deru mengaku bangga dengan event ini. Dia pun berterima kasih kepada Pobsi, organisasi yang menaungi olahraga billiard.

    “Terima kasih atas kompetisi ini, bila perlu diadakan setiap bulan. Saya mengajak semua untuk menggalakkan kembali olahraga billiard,” ujarnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mengapresiasi semua pihak yang telah bahu membahu dalam menyelenggarakan event ini. Menurutnya, event ini bukan sebagai ajang kumpul-kumpul, tetapi bisa menjaring bibit unggul cabor billiard.

    “Kami mengundang rekan media untuk menyelenggarakan acara ini, terlebih sebagai penyegaran setelah disibukkan dengan kontestasi pilkada. Ajang ini juga untuk mempererat dan merajut silaturahmi diantara Forkopimda dan media. Event ini berlangsung selama 3 hari, mulai Jumat 25 April hingga 27 April nanti,” tuturnya.

    Tak hanya cabor billiard saja yang menjadi perhatian, Kapolda Sumsel menyebut pada akhir bulan Juli nanti pada cabor sepeda ada 2 orang utusan dari Polda Sumsel yang akan mengikuti kompetisi di Alabama, Amerika.

    “Kompetisi billiard ini sendiri merupakan rangkaian acara dalam menyongsong HUT Bhayangkara pada bulan Juli mendatang,” terangnya.

    Adapun Ketua Panitia Fajar Wiko mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kapolda Sumsel yang diberikan kepadanya dalam menyelenggarakan event ini.

    “Ada 4 kategori dalam kompetisi ini, yakni kategori pelajar dan mahasiswa, kategori wanita, kategori atlet pemula dan kategori jurnalis. Nantinya juga ada kategori Forkopimda,” katanya.

    Dia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang positif dimana masyarakat bisa melihat betapa kompaknya Forkopimda Sumsel tak hanya di meja rapat dan ruang rapat saat bekerja, namun jua di bidang olahraga.

  • Gubernur Tinjau Stasiun Pengendali Banjir Sungai Bendung Palembang

    Gubernur Tinjau Stasiun Pengendali Banjir Sungai Bendung Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru didampingi oleh Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa meninjau secara langsung lokasi Stasiun Pengendali Banjir Sungai Bendung Kota Palembang, yang berlokasi di Jalan Ali Gatmir No. 146, 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Jumat (18/4/2025)

    Disela-sela tinjauannya dilokasi itu Gubernur Herman Deru menegaskan, Wali Kota Palembang tidak bekerja sendirian dalam mengatasi genangan air yang sering terjadi di beberapa titik di Kota Palembang diwaktu musim penghujan, khususnya pemukiman warga yang ada di sepanjang Sungai Bendung Kota Palembang.

    “Kehadiran saya hari ini untuk menginventarisir akan persoalan banjir yang ada di Kota Palembang. Pak Wali ini sudah kerja keras hingga tengah malam dalam menanganinya, maka dari itu Saya juga sebagai Gubernur terpanggil untuk ikut turun ke lapangan, karena pekerjaan ini tidak akan bisa diselesaikan jika Pak Wali bekerja sendirian,” ucap Herman Deru.

    Herman Deru juga memastikan keberadaan Stasiun Pengendalian Banjir di kawasan itu telah berfungsi secara efektif, dalam mempercepat laju air untuk kembali ke sungai musi.

    “Ternyata setelah saya tinjau, tempat pengendalian banjir ini sangat efektif meskipun retensinya masih kurang luas. 285 hektar kawasan yang terdampak banjir sebelum dibangun ini sekarang bisa direduksi tinggal 48 hektar dan ini mesinnya belum full kapasitas”, tuturnya.

    Dari hasil peninjauan di lapangan serta berdiskusi dengan pihak – pihak terkait, Herman Deru mendapatkan masukan mungkin bisa dibuat stasiun pengendali banjir yang sama di daerah aliran sungai buah yang lokasinya lebih luas dari lokasi tersebut. Karena itu dia meminta Wali Kota Palembang Ratu Dewa untuk segera menyelesaikan desiginnya, agar Stasiun Pengendali Banjir Sungai Buah dapat segera dibangun.

    “Pak Wali saya minta ini dipercepat, untuk design diharapkan tahun ini sudah selesai serta penyelesaian titik lokasinya agar pembangunan ini dapat segera diselesaikan. Terkait pendanaan kita akan berkolaboratif baik dari pemerintah pusat dan daerah,” terangnya

    Lebih jauh Herman Deru menghimbau seluruh masyarakat Kota Palembang untuk dapat mengelola sampah rumah tangga dengan cara yang benar dan tidak membuangnya ke sungai.

    “Hal tersebut dapat menyebabkan aliran air menjadi terganggu dan berpotensi menyebabkan banjir,” harap Herman Deru.

    Sementara itu Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa menyampaikan keluhannya kepada Gubernur Herman Deru terkait keberadaan kolam retensi yang ada di Simpang Polda yang hampir kerap meluap karena tidak mampu menampung air hujan.

    “Jika dimungkinkan untuk bisa diperluas sehingga bisa menampung debit air lebih banyak yang akan berdampak pada proses percepatan penanggulangan banjir di sekitar daerah tersebut,” ucapnya.

  • Pimpin Apel Gabungan, Sekda Sumsel Tekankan Soal Disiplin PNS

    Pimpin Apel Gabungan, Sekda Sumsel Tekankan Soal Disiplin PNS

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan, Edward Candra memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin digelar setiap tanggal 17 di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

    Dalam hal ini, Edward mengingatkan kembali agar seluruh ASN dilingkungan Pemprov Sumsel untuk senantiasa hidup disiplin dimanapun berada.

    Menurutnya, sebagai ASN harus memahami peraturan perundang-undangan, utamanya yang menyangkut soal peraturan disiplin PNS sebagaimana yang dimuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 6 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

    “Maka setiap PNS harus berusaha memahami peraturan tersebut agar dapat menjadikannya sebagai pedoman dalam melaksanakan disiplin PNS,” ujar Edward, Kamis (17/4/2025).

    Ia mengatakan sebagai pegawai yang digaji oleh negara, sudah sepatutnya menghindari segala tindakan dan perbuatan yang menjurus pada pelanggaran disiplin yang akan berdampak negatif terhadap kelancaran pelaksanaan tugas unit kerja, instansi, dan/atau pemerintah/negara.

    “Terlebih bagi yang bersangkutan akan menimbulkan turunnya harkat, martabat, citra, kepercayaan, tercorengnya nama baik pribadi dan keluarga di tengah masyarakat,” katanya.

    Selain itu, Edward juga menyinggung soal emansipasi wanita, terkait dengan hari Kartini yang akan diperingati pada 21 April 2025 mendatang.

    “Peringatan Hari Kartini merupakan wujud penghormatan atas jasa-jasa Raden Ajeng (R.A) Kartini yang telah menjadi pelopor pendidikan bagi wanita di Indonesia. Sosoknya mampu mendobrak pandangan zaman terhadap keterbatasan akses perempuan terhadap dunia pendidikan. Jasa-jasa Kartini yang sangat berharga terhadap kemajuan bangsa mengantarnya ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, kata dia, Jasa R.A Kartini sebagai pejuang Emansipasi wanita di Indonesia tentunya patut kita junjung tinggi sebagai salah satu bentuk perjuangan pembebasan dan pemberdayaan perempuan dari berbagai bentuk penindasan, diskriminasi, dan ketidaksetaraan gender.

    “Emansipasi wanita tersebut, mencakup kesetaraan hak perempuan Indonesia, baik dalam bidang sosial, ekonomi, politik, maupun pendidikan, sehingga perempuan dapat mencapai potensi penuh mereka tanpa batasan gender. Kita patut bersyukur apa yang diperjuangkan dan dicita-citakan oleh R.A Kartini sudah banyak yang terealisasi khususnya di Provinsi Sumatera Selatan seperti yang kita lihat sekarang ini,” ucap dia. (Tia)

  • Deru Minta Kemenkumham Sumsel Perkuat UU ITE di Ranah Digital

    Deru Minta Kemenkumham Sumsel Perkuat UU ITE di Ranah Digital

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru meminta kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sumsel untuk memperkuat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam konteks penegakkan HAM di ranah digital.

    “Kita butuh literasi kepada masyarakat, apalagi isu pelanggaran HAM di media sosial yang semakin marak. Tentunya ini penting untuk semua generasi, terutama generasi Z dan milenial yang memiliki komposisi demografi yang besar dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Deru dalam audiensi bersama Kemenkumham Sumsel di Griya Agung pada, Rabu (16/4/2025).

    Menurutnya, penegakan HAM merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap individu sejak lahir. Oleh sebab, itu semua pihak baik individu, komunitas, maupun pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan menghormati HAM.

    Deru mengatakan kedepan akan berkolaborasi untuk mensosialisasikan dan memberikan literasi kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang HAM.

    “Literasi HAM sejak dini diharapkan dapat mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya kompetitif tetapi juga memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban dalam konteks nasional maupun internasional,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhumham Sumsel, Hendry Marulitua menjelaskan jika selain bersilaturahmi kunjungannya juga untuk membahas kegiatan-kegiatan serta aturan-aturan regulasi berbasis HAM.

    “Saya berterima kasih atas penerimaan bapak Gubernur dan jajarannya, kami harapkan berkenan untuk pelaksanaan tugas-tugas kami di Provinsi Sumsel,” ucapnya.

    Ia mengungkapkan jika sepakat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, yang mana hal itu akan dimulai ke sekolah-sekolah yang ada di Sumsel.

    “Jadi nanti kita akan mensosialisasikan ke sekolah-sekolah. Kita pastikan kedepan ini akan menjadi pion untuk mengoperasikan semua lapisan masyarakat bahwa HAM itu memang ada dan di perhatikan. Dipastikan juga nantinya berbasis HAM semua regulasi kegiatan masyarakat seperti perdagangan, usaha, pendidikan, kesehatan dan utamanya, golnya kami harapkan Sumsel ramah HAM,” ungkap dia. (Tia)

  • Hadiri Deklarasi PSU Damai Pilkada Empat Lawang, Gubernur Herman Deru Jamin PSU Berlangsung Luber, dan Demokratis

    Hadiri Deklarasi PSU Damai Pilkada Empat Lawang, Gubernur Herman Deru Jamin PSU Berlangsung Luber, dan Demokratis

    SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG -Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengharapkan semua pihak dapat menjaga kondusifitas daerah menjelang digelarnya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Empat Lawang pada tanggal 19 April 2025 mendatang. Sehingga PSU dapat berjalan Langsung Umum Bebas dan Rahasia serta demokratis.

    “Alhamdulillah pada H-3 PSU Empat Lawang yang akan diselenggarakan 19 April 2025 nanti kita dapat bertemu disini menyatukan pendapat, kita semua semua sepakat PSU ini nantinya berjalan aman, adil dan demokratis,” kata Herman Deru saat sambutan pada Deklarasi PSU Damai Pilkada Empat Lawang yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Talang Ubi Empat Lawang, Rabu (16/4/2025).

    Dikatakan Herman Deru, dengan terjaganya kondusifitas wilayah akan menjadikan PSU berlangsung dengan aman, jujur dan adil (Jurdil). Sehingga apa yang dicita-citakan pejuang pemekaran Empat Lawang yakni menjadikan Empat Lawang sebagai daerah otonom yang maju setara dengan Kabupaten/kota lainnya di Sumsel akan terwujud.

    “Kepada Bawaslu, Saya ucapkan terima kasih telah menginisiasi Deklarasi PSU Damai yang begitu meriah dan diikuti oleh dua paslon. Ini nantinya akan menentukan nasib daerah ini lima tahun ke depan sesuai dengan cita-cita dan harapan masyarakat Empat Lawang,” ucap Herman Deru.

    Herman Deru mengatakan, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI) yang memerintahkan digelarnya PSU Bupati/Wabup Empat Lawang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya dengan tolak ukur suksesnya sebuah pesta demokrasi antara lain partisipasi pemilih.

    “Jadi semua kita punya tugas untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar agar berbondong-bondong datang ke TPS untuk menyalurkan hak politiknya dalam memilih calon Kepala Daerah,” tegas Herman Deru.

    Kepada jajaran TNI/Polri secara khusus Gubernur Herman Deru menyampaikan ucapan terima kasihnya dalam pengamanan begitu juga dengan DPRD Provinsi yang telah mensuport agar pelaksanaan PSU di Empat Lawang berjalan sukses.

    “Kepada Ketua DPRD Sumsel, saya ucapkan terima kasih yang telah menyetujui anggaran untuk PSU Kabupaten Empat Lawang agar terselenggara dengan baik,” imbuhnya.

    Sebagai Gubernur, dirinya memastikan tidak akan berpihak kepada paslon manapun baik itu Paslon Nomor Urut 1 Budi Antoni Aljufri – Henny Verawati (HBA – Henny) maupun Paslon nomor urut 1 dan Joncik Muhammad – Arifai (JM – Fai).

    “Saya sebagai Gubernur, 100 persen netral. Karena para paslon ini sahabat-sahabat saya. Jadi siapapun yang terpilih antara dua kandidat ini dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi serta berikan pelayanan yang sebaik-baik kepada masyarakat,” tegasnya.

    Kepada kalangan ASN di Empat Lawang, Gubernur Herman Deru mengingatkan agar netral jika tidak netral akan diberikan sanksi tegas.

    “Kepada ASN Kabupaten Empat Lawang jika dalam PSU ini tidak netral. Saya berikan sanksi tegas karena kita harus menjadi contoh agar PSU terlaksana dengan baik. Biarkan masyarakat menentukan pilihannya sendiri,” ungkapnya.

    Sementara itu, Inspektur Utama Bawaslu RI, Rini Wartini mengajak semua pihak dapat mengawal PSU ini sehingga memperoleh pemimpin yang baik, amanah dan peduli kepada rakyat.

    “Kami dari Bawaslu RI berpesan kepada jadi masing masing paslon harus berkomitmen melaksanakan pemilihan yang aman dan damai,” harapnya.

    Ditempat yang sama, Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis mengharapkan PSU di Kabupaten Empat Lawang dapat berjalan aman dan damai.

    “Kami harap PSU berjalan aman dan sukses. Kami juga yakin dengan penyelenggara dapat melaksanakan PSU ini dengan baik,” singkatnya.

    Kemudian Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, menjelaskan kehadiran Gubernur Sumsel bersama Forkopimda ingin menyaksikan PSU Kabupaten Empat Lawang bisa berjalan adil, aman dan damai.

    Menurutnya PSU Empat Lawang perlu dikawal dan dijaga bersama, karena tidak mungkin KPU dan Bawaslu saja maka perlu dukungan semua pihak lainnya.

    “Kita sepakat PSU Empat Lawang harus bisa berjalan aman, lancar adil dan terkendali,”ucapnya.

    Sementara itu, Pj Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, mengatakan bawah Kabupaten Empat Lawang sebagai daerah yang satu satunya pelaksanaan PSU di Provinsi Sumsel.

    Untuk itu dia menjelaskan PSU ini sudah melaksanakan beberapa kegiatan agar berjalan lancar seperti Deklarasi PSU Damai ini.

    Dirinya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur, Pangdam, Kapolda dan Forkopimda Sumsel yang sudah mendukung kegiatan Deklarasi PSU damai ini.

    “Kita semua berharap melalui kegiatan ini akan menjadi jembatan awal agar menjadikan pemilihan Empat Lawang yang aman, damai, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

    Selanjut Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Forkopimda peninjauan Kantor Bawaslu dan Kantor KPU Kabupaten Empat Lawang.

  • Gubernur Herman Deru Dampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI Lakukan Pemberian MBG Untuk Ibu Hamil di Palembang

    Gubernur Herman Deru Dampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI Lakukan Pemberian MBG Untuk Ibu Hamil di Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selan (Sumsel) H. Herman Deru mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr Wihaji, S.Ag., M.Pd melakukan Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk Ibu Hamil bertempat di Posyandu Mawar Komplek Walet Sultan Masyur Palembang, Selasa (15/4/2025).

    “Hari ini saya didampingi Pak Gubernur dan Pak Walikota mengunjungi MBG ini bagian dari program Bapak Presiden RI Prabowo Subianto melalui asta cita,” kata Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji.

    Menurutnya program ini kebetulan ada di Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Dimana diberikan tugas yakni mendata ibu hamil, menyusui balita non paud dan mendistribusikan MBG khusus ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

    “Karena itu saya mengunjungi Provinsi Sumsel bersama Pak Gubernur untuk memastikan sudah jalan belum MBG,” ujarnya.

    Dalam kunjungan ke Sumsel kali ini Wihaji menjelaskan, salah satu tugas BKKBN dalam program ini adalah untuk mendistribusikan MBG.

    “Kita tadi sudah pastikan ternyata sudah berjalan. Berapa jumlahnya, nanti tentu dari kita tapi kesepakatannya 10 persen dari yang menjadi kuota disini, menunya harus di bedakan,” ungkapnya.

    Sementara Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan ada kuota 10 persen dari total MBG sudah di distribusikan dengan baik. Untuk itu Herman Deru menyampaikan rasa terima kasih atas program MBG ini.

    “Sebelum ada MBG di Provinsi Sumsel, kita telah berhasil melakukan penurunan stunting terbesar di Indonesia. Setelah ada MBG ini kalau bisa berterus seperti ini bisa zero stunting,” pungkasnya.

  • Disperkim Digeledah Kejati Sumsel, Deru: Mungkin untuk Kelengkapan Data Proses Lidik Pasar Cinde

    Disperkim Digeledah Kejati Sumsel, Deru: Mungkin untuk Kelengkapan Data Proses Lidik Pasar Cinde

    SURAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru angkat bicara atas diperiksanya Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DisPerkim) Sumsel oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel terkait pembangunan Pasar Cinde.

    “Oh itu adalah tindak-lanjut dari kebijakan dulu, bukan ada kesalahan baru. Mungkin untuk kelengkapan data,” ujar Deru saat dibincangi langsung di Griya Agung pada, Senin (14/4/2025).

    Ia mengatakan jika sebelumnya proses tahap awal penyelidikan (lidik) terhadap pembangunan Pasar Cinde telah dilakukan.

    “Kan dulu memang sudah lidik, itu tindak-lanjut proses lidik dan sidik dari kejaksaan. Tapi mudah-mudahan tidak mengganggu proses pembangunannya nanti,” katanya.

    Kendati demikian, Deru mengungkapkan jika saat ini Pemprov Sumsel sedang menunggu legal opinion dari tim hukum terkait proses pembangunan Pasar Cinde sekaligus untuk mempertahankan identitasnya sebagai Pasar Tradisonal di Palembang.

    “Iya, jadi identitasnya sebagai Pasar Tradisional akan tetap dipertahankan lah. Karena itu kebanggaan khususnya ibu-ibu pelanggan disitu, pedagang dan ribuan yang bertransaksi sehari-harinya. Kita harus kembalikan lagi, ga boleh dicampur aduk ada apartemen dan lainnya,” tegasnya.

    Ia menyebut telah mempersiapkan dana sebesar 100 Miliar untuk membangun kembali pasar tersebut.

    “Akan dianggarkan minimal 100 Miliar. Kita sedang menunggu legal opinion, kalau memang misalkan keluarnya besok maka langsung segera kita anggarkan. Pemprov ingin mengembalikan fungsi awal pasar meski harus menyesuaikan kondisi saat ini,” ungkapnya. (Tia)

  • Wagub Cik Ujang Simak Laporan Pembahasan Pansus DPRD Terhadap LKPJ Gubernur TA 2024

    Wagub Cik Ujang Simak Laporan Pembahasan Pansus DPRD Terhadap LKPJ Gubernur TA 2024

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) H Cik Ujang menghadiri Sidang Paripurna XI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel, dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2024, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, pada Senin (14/4/2025).

    Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie ketika memimpin sidang paripurna ini mengatakan, berdasarkan laporan hasil pembahasan dan penelitian pansus-pansus yang telah disampaikan tersebut, pada intinya berisikan catatan-catatan strategis, saran, masukan atau koreksi terhadap berbagai program dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.

    “Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota panitia khusus, saudara Gubernur beserta jajarannya, serta semua pihak yang telah membantu kelancaran tugas kelembagaan ini, serta para hadirin yang telah berkenan mengikuti rapat paripurna ini, semoga apa yang kita kerjakan ini mendapatkan berkah dari Allah subhanahu wata’ala“katanya.

    Sementara juru bicara dari Pansus III yang disampaikan secara rinci oleh Bembi Perdana S.T mengaskan, setelah melakukan pembahasan dan penelitian bersama mitra kerja terkait terhadap Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2024 dengan mempertimbangkan realisasi Kinerja Keuangan Tahun Anggaran 2024, kinerja Mitra Kerja dan juga melihat kondisi realisasi pendapatan dan belanja sebagaimana diuraikan.

    “Pansus III berkesimpulan dapat memahami dan menerima terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2024 dengan beberapa rekomendasi untuk disampaikan dan ditindaklanjuti bersama,” katanya.

    Sedangkan juru bicara dari Pansus III yang disampaikan oleh Abdul Fikri Yanto S.Th,I.,M.Ag menuturkan, Secara umum Kinerja OPD khususnya mitra kerja Pansus II dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sudah cukup baik, hal ini dilihat dari capaian realisasi program /kegiatan dalam mendukung dan merealisasikan Visi dan Misi Gubernur Sumatera Selatan.

    “Pansus II mengharapkan dukungan Saudara Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan terhadap semua program dan kegiatan yang memerlukan penguatan anggaran dari berbagai bidang khususnya dibidang perekonomian yang merupakan pondasi kesejahteraan masyarakat, karena untuk menghasilkan capaian kinerja yang maksimal diperlukan dukunga /penguatan anggaran, dengan demikian efisiensi yang dilakukan agar tidak mengurangi kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

  • Kepala Disperkim Sumsel Benarkan Adanya Penggeledahan Oleh Kejati Terkait Pembangunan Pasar Cinde

    Kepala Disperkim Sumsel Benarkan Adanya Penggeledahan Oleh Kejati Terkait Pembangunan Pasar Cinde

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DisPerkim) Provinsi Sumatera Selatan digeledah pihak Kejati Sumsel terkait pembangunan Pasar Cinde, Senin (14/4/2025). Penggeledahan ini dibenarkan Kepala Dinas Perkim Novian Aswardani saat dikonfirmasi.

    “Iya benar Kejati menggeledah kantor Dinas Perkim hari ini. Dokumen-dokumen yang dibawa yang berkaitan dengan Pembangunan Pasar Cinde,” ujarnya.

    Ia mengungkapkan jika penggeledahan tersebut dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB, yang mana pihak Kejati hanya mengamankan dokumen yang berkaitan dengan rencana pembangunan Pasar Cinde.

    “Terkait Pasar Cinde, di Perkim ini hanya soal pengelola teknis pembangunan Pasar Cinde,” ungkapnya.

    Ia menyampaikan jika dirinya tidak mengetahui pasti soal pembangunan tersebut, sebab belum bertugas di lingkungan Provinsi Sumsel.

    “Tapi pada waktu itu saya masih bertugas di OKU Timur, belum ke lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumsel saat masa kepemimpinan pak Eddy Hermanto dan Basyaruddin Akhmad,” imbuhnya.

    Kendati demikian, dirinya mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung dan berharap proses berjalan cepat dan mendapat kepastian hukum terkait Pasar Cinde itu.

    “Kalau kepastian hukumnya ada maka Pemprov Sumsel dapat melanjutkan langkah-langkah percepatan pemanfaatan pasar Cinde,” ucap dia. (Tia)

  • Gubernur Sumsel: Fakultas Kedokteran Bantu Tambah Kebutuhan SDM Nakes di Desa

    Gubernur Sumsel: Fakultas Kedokteran Bantu Tambah Kebutuhan SDM Nakes di Desa

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru menyebut dengan adanya Fakultas Kedokteran di setiap Universitas dapat membantu menambah kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) Tenaga Kesehatan (Nakes) seperti Dokter terutama di daerah perdesaan.

    Deru menyampaikan jika sebelumnya di akhir jabatannya pada 2023 lalu dirinya telah mencanangkan Provinsi Sumsel sebagai health tourism (wisata kesehatan).

    “Artinya kita sudah harus mempersiapkan SDM dan infrastruktur bagi layanan kesehatan dari jenis layanan, baik pemeliharaan kesehatan juga pengobatan. Jadi, kita merasa terbantu dengan adanya Fakultas Kedokteran di UIGM untuk menambah SDM,” ujar Deru saat dibincangi usai sosialisasi program beasiswa studi kedokteran untuk anak desa di Universitas Indoglobal Mandiri pada, Senin (14/4/2025).

    Ia mengatakan tentunya kebutuhan tersebut kedepannya satu persatu harus dipenuhi. Agar baik infrastruktur ataupun SDM seimbang.

    “Ini yang harus satu demi satu kita penuhi, walaupun infrastruktur kita lengkap tapi SDM-nya tidak memadai ya sulit. Walaupun infrastruktur kita lengkap tapi SDM-nya tidak memadai ya sulit,” katanya.

    Menurutnya, dengan adanya Fakultas Kedokteran di sejumlah Universitas yang ada di Sumsel dapat mempercepat penambahan kebutuhan tersebut.

    “Fakultas ini menjadi cambuk bagi para pemerintah daerah agar merangsang anak-anak di desa belajar dengan baik. Pemerintah hanya memfasilitasi, baik Bupati ataupun Walikota ini kesempatan baik bagi kita untuk membantu anak-anak hebat kita yang ada di desa untuk mengikuti beasiswa ini,” imbuhnya.

    Selain itu, ia juga telah menyampaikan kepada Kepala Daerah yang ada agar memberikan insentif kepada para Dokter yang bertugas di perdesaan.

    “Dan tadi sudah saya sampaikan dengan kepala daerah untuk memberikan insentif yang memadai bagi para dokter di daerah karena wilayah kita ini kan tidak hanya daratan, tetapi juga ada perairan dan tidak hanya perkotaan tapi juga perdesaan,” ucap dia. (Tia)

  • Pemprov Sumsel Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan Noerdin Pandji ke BBPJN

    Pemprov Sumsel Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan Noerdin Pandji ke BBPJN

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bakal melimpahkan pengelolaan Jalan Noerdin Pandji Palembang ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.

    Hal itu bertujuan untuk meningkatkan fungsi jalan yang kerap dilalui kendaraan bermuatan besar, serta konektivitas dengan jalan nasional lainnya.

    “Proses peningkatan akses jalan telah dilakukan untuk mendukung perubahan status jalan ini. Kami akan meng-upgrade Jalan Noerdin Pandji agar dikelola oleh pemerintah pusat. Jalur ini akan menjadi penghubung dari Simpang Bandara menuju Underpass di Patal, sehingga jalan nasional tersambung dengan jalan nasional lainnya,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Sumsel, M. Affandi, Sabtu (12/4/2025).

    Affandi menjelaskan dengan perubahan status tersebut pemeliharaan jalan akan dibiayai melalui APBN, sehingga mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    “Sejak tahun 2021, kami telah meningkatkan kualitas Jalan Noerdin Pandji. Tapi dengan peralihan ini, beban pemeliharaan akan menjadi tanggung jawab pusat dan ini sangat membantu efisiensi anggaran daerah,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Palembang, Ida Pebriani mengatakan meski peralihan status sedang diusulkan, pemeliharaannya untuk saat ini tetap menjadi prioritas.

    “Memang banyak truk besar yang menggunakan jalur itu, dan saat ini keadaan jalan banyak yang berlubang dan kurang penerangan,” katanya.

    Ia menyebut pemeliharaan jalan provinsi di Kota Palembang melibatkan 18 ruas dari total 26 ruas yang menjadi tanggung jawab pemprov, salah satunya adalah Jalan Noerdin Pandji.

    “Dengan rencana pengalihan pengelolaan ini, diharapkan Jalan Noerdin Pandji dapat memberikan manfaat lebih besar, baik dari segi konektivitas antar wilayah maupun efisiensi anggaran daerah. Kegiatan lainnya termasuk pembuatan pile slab di jalan kawasan Gandus,” ungkap dia. (Tia)

  • Bandara SMB II Palembang Terima 89 Tambahan Penerbangan Selama Angkutan Lebaran 2025

    Bandara SMB II Palembang Terima 89 Tambahan Penerbangan Selama Angkutan Lebaran 2025

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menerima 89 tambahan penerbangan selama angkutan Lebaran 2025.

    Executive General Manager SMB II Palembang R. Iwan Winaya Mahdar menyebut jumlah penumpang di momen libur Lebaran periode 21 Maret hingga 9 April 2025 tercatat 198.797 penumpang atau naik sebesar 3,6 persen dibanding tahun sebelumnya.

    “Pada periode tersebut, kami menerima sebanyak 89 penambahan penerbangan atau 82 persen dari jumlah sebelumnya yang diperkirakan sebanyak 108 penambahan penerbangan,” ujar Iwan, Jum’at (11/4/2025).

    Ia mengatakan lonjakan jumlah penumpang sebelum lebaran terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025 yakni sebanyak 12.374 penumpang dengan 74 penerbangan. Sedangkan, untuk lonjakan penumpang usai hari lebaran itu terjadi pada Senin 7 April 2025, dengan sebanyak 12.690 penumpang dengan 73 penerbangan.

    “Destinasi tertinggi selama periode itu, yaitu Bandara Soekarno Hatta dengan jumlah 697 penerbangan, Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma 179 penerbangan, serta Bandara Internasional Hang Nadim (Batam) sebanyak 142 penerbangan,” katanya.

    Ia menjelaskan dari sisi jumlah penumpang terbanyak, yaitu Bandara Soekarno Hatta 106.867 penumpang, Hang Nadim 25.939 penumpang dan Halim Perdana Kusuma 24.137 penumpang.

    “Penerbangan selama momen arus mudik dan balik tahun ini terpantau aman. Meskipun hujan, jarak pandang pada pesawat masih memenuhi ketentuan sehingga tidak mengganggu operasional penerbangan,” jelas dia. (Tia)

  • Gubernur Sumsel Puji Kabupaten Banyuasin, Di Usia ke-23 Tahun Telah Banyak Raih Prestasi 

    Gubernur Sumsel Puji Kabupaten Banyuasin, Di Usia ke-23 Tahun Telah Banyak Raih Prestasi 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengakui di usia ke-23 Tahun Kabupaten Banyuasin telah banyak sekali peningkatan prestasi. Capaian tersebut tidak lain berkat dukungan dan kekompakan semua pihak dalam membangun Kabupaten Banyuasin.

    “Di usia 23 tahun sudah banyak sekali prestasi, di kepemimpinan pak Askolani sudah sangat terlihat jelas pembangunan sudah berjalan baik. Di Tahun sebelumnya memimpin masih setengah kopling mungkin di tahun ini dan kedepan menambah kecepatannya,” kata Herman Deru saat memberikan sambutan pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banyuasin dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Banyuasin Ke-23 Tahun, Kamis (10/4/2025).

    Herman Deru menilai kekompakan antara Pemkab, DPRD Banyuasin dan Forkopimda lainnya sangatlah penting dalam menjalankan roda pemerintahan.

    “Kekompakan harus dijaga, kita sudah sepakat semua yang ada di dalam gedung ini untuk mendorong pembangunan Kabupaten Banyuasin lebih baik lagi kedepan,” tambahnya.

    Gubernur Herman Deru menilai prestasi tiga besar sebagai penghasil pangan yang disandang Kabupaten Banyuasin merupakan prestasi luar biasa. Bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi peringkat satu nasional. Namun tentunya Bupati tidak bisa bekerja sendiri, karena itu perlu dukungan semua pihak.

    “Kita ucapkan selamat kepada Pak Askolani dan Ibu Netta dan kita mendoakan agar mereka menahkodai kabupaten ini lebih baik, maju dan selalu disertai oleh masyarakat dalam membangun daera,” ungkanpnya.

    Herman Deru mengingatkan di hari jadi Kabupaten Banyuasin kali ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk berintropeksi diri terkait dengan apa saja yang akan diperbuat untuk lebih baik lagi kedepannya.

    “Raport perjalanan Banyuasin begitu baik, kabupaten yang sangat luas, APBDnya menengah tapi dengan kepemimpinan Pak Askolani yang hebat meski umur 23 tahun, Banyuasin sudah setara dengan Kabupaten yang lebih dulu lahir,” ujarnya.

    Disisi lain Herman Deru ingatkan dalam melakukan pembangunan harus berdasarkan data sehingga mengetahui apa yang belum dilakukan ke depan karena tuntutan masyarakat di zaman digital saat ini nyaris tidak terbatas.

    “Masyarakat kita bisa melihat perbandingan, tapi hebatnya Kabupaten Banyuasin sudah mampu menurunkan kemiskinan satu digit,” ucapnya.

    Herman Deru menyebut Kabupaten Banyuasin dengan kondisi wilayah daratan dan perairan, tentu masyarakat juga ingin infrastruktur yang sama.

    “Mari kita bergotong-royong selesaikan satu persatu apa yang diinginkan masyarakat. Pembangunan tidak cukup jalan dan jembatan tapi juga ekonomi,” tutupnya.

    Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan ucapkan terima kasih, memberikan penghargaan serta penghormatan atas kehadiran Gubernur Sumsel Herman Deru anggota DPR RI, DPD RI, Bupati/ Walikota se Sumsel yang telah hadir.

    Askolani mengatakan Kabupaten Banyuasin lahir pada 10 April 2002, seiring berjalannya waktu dengan segala kelebihan dan kekurangannya Kabupaten Banyuasin sudah berusia 23 tahun, artinya sudah mulai dewasa.

    “Momentum peringatan hari jadi bukan saja seremonial tapi sebagai refleksi perjalan panjang dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat selama 23 tahun,” ungkapnya.

    Askolani menyebutkan Pemkab Banyuasin akan terus bekerja keras, berkolaborasi dengan semua pihak sehingga banyuasin sebagai daerah yang dapat bersaing dengan daerah lainnya.

    Askolani juga mengungkapkan dalam pembangunan kedepan akan selalu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dengan menyelaraskan asta cita Presiden RI dan program Pemprov Sumsel.

    “Berkat dukungan Pak Gubernur Herman Deru lima tahun terakhir banyak keberhasilan seperti angka kemiskinan turun, pengangguran turun dan meningkatnya perekonomian serta infrastruktur,” katanya.

    Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Abdul Rais saat memimpin sidang paripurna ini mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak. Dia menilai ini merupakan kehormatan serta motivasi bagi Kabupaten Banyuasin untuk lebih baik lagi kedepannya.

    “Hari Jadi Banyuasin ditetapkan tanggal 10 April, untuk itu masih banyak harus dibenahi dan diperbaiki untuk Banyuasin yang lebih maju lagi,” pungkasnya.