Deru Minta Kemenkumham Sumsel Perkuat UU ITE di Ranah Digital

- Redaksi

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru meminta kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sumsel untuk memperkuat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam konteks penegakkan HAM di ranah digital.

“Kita butuh literasi kepada masyarakat, apalagi isu pelanggaran HAM di media sosial yang semakin marak. Tentunya ini penting untuk semua generasi, terutama generasi Z dan milenial yang memiliki komposisi demografi yang besar dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Deru dalam audiensi bersama Kemenkumham Sumsel di Griya Agung pada, Rabu (16/4/2025).

Menurutnya, penegakan HAM merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap individu sejak lahir. Oleh sebab, itu semua pihak baik individu, komunitas, maupun pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan menghormati HAM.

Deru mengatakan kedepan akan berkolaborasi untuk mensosialisasikan dan memberikan literasi kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang HAM.

“Literasi HAM sejak dini diharapkan dapat mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya kompetitif tetapi juga memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban dalam konteks nasional maupun internasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhumham Sumsel, Hendry Marulitua menjelaskan jika selain bersilaturahmi kunjungannya juga untuk membahas kegiatan-kegiatan serta aturan-aturan regulasi berbasis HAM.

“Saya berterima kasih atas penerimaan bapak Gubernur dan jajarannya, kami harapkan berkenan untuk pelaksanaan tugas-tugas kami di Provinsi Sumsel,” ucapnya.

Ia mengungkapkan jika sepakat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, yang mana hal itu akan dimulai ke sekolah-sekolah yang ada di Sumsel.

“Jadi nanti kita akan mensosialisasikan ke sekolah-sekolah. Kita pastikan kedepan ini akan menjadi pion untuk mengoperasikan semua lapisan masyarakat bahwa HAM itu memang ada dan di perhatikan. Dipastikan juga nantinya berbasis HAM semua regulasi kegiatan masyarakat seperti perdagangan, usaha, pendidikan, kesehatan dan utamanya, golnya kami harapkan Sumsel ramah HAM,” ungkap dia. (Tia)

Berita Terkait

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel
Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026
Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter
Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 
Bobol Toko dan Gasak Tiga Motor Operasional, Enam Pelaku Curat Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Palembang di Guyur Hujan Wakapolrestabes Palembang Turun Langsung Urai Kemacetan
Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, AW Ditangkap Unit PPA Polrestabes Palembang
Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Kawilker KSOP Karang Agung, JPU Siapkan 110 Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:42 WIB

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Bobol Toko dan Gasak Tiga Motor Operasional, Enam Pelaku Curat Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

Berita Terbaru

Jakarta

Telkomsel Raih Delapan Marketing Excellence Awards 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 21:42 WIB