Bulog Sumsel Babel Realisasikan Serapan 99 Ribu Ton Beras Petani

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip - Petani di Desa Makmur Kecamatan Lalan saat sedang mengumpulkan hasil panen gabah. Foto: Tia

Arsip - Petani di Desa Makmur Kecamatan Lalan saat sedang mengumpulkan hasil panen gabah. Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Perum Bulog Kanwil Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) merealisasikan penyerapan gabah dan beras petani di wilayahnya hingga menyentuh angka 99.466 ton setara beras.

 

Capaian tersebut turut memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengadaan domestik Perum Bulog yang secara akumulatif kini telah menembus 3.008.626 ton setara beras, atau berkisar 75 persen dari target tahunan yang dipatok pemerintah sebesar 4 juta ton.

 

“Realisasi serapan sebesar 99.466 ton setara beras di wilayah kerja Kanwil Sumsel dan Babel menunjukkan komitmen kami untuk terus hadir di tengah petani,” ujar Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel, Ihsan, Rabu (3/6/2026).

 

Ihsan menyatakan bahwa langkah penyerapan berskala besar ini dipastikan berjalan secara konsisten demi menjaga stabilitas komoditas pangan pokok di tingkat daerah hingga pusat.

 

“Memastikan hasil panen terserap secara optimal, dan mendukung penguatan ketahanan pangan nasional,” katanya.

 

Ihsan melanjutkan bahwa keberhasilan perolehan angka pasokan yang mampu menembus 3,01 juta ton di tingkat pusat dalam kurun waktu enam bulan ini tidak terlepas dari kerja keras lintas sektor.

 

“Capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.

 

Seluruh elemen dari jajaran instansi pemerintah hingga aparat keamanan dinilai andil besar dalam menyukseskan pemenuhan kebutuhan stok pangan dalam negeri tersebut.

 

“Mulai dari petani, pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, penggilingan padi dan lainnya,” tuturnya.

 

Selain itu, Ihsan menilai bahwa kebijakan strategis yang digulirkan oleh pemerintah untuk membentengi harga jual di tingkat bawah berjalan sangat efektif di pasaran.

 

“Capaian itu juga menjadi bukti jika kebijakan pemerintah menjaga harga gabah kering petani melalui penetapan HPP sebesar Rp 6.500 per kg, berjalan efektif,” tuturnya.

 

Intervensi pasar melalui ketetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) tersebut diakui memberikan iklim usaha yang sehat serta ketenangan bagi para produsen gabah lokal.

 

“Dan memberikan kepastian pasar bagi petani di seluruh Indonesia,” jelas Ihsan.

 

Dampak langsung dari masifnya perolehan serapan domestik ini berhasil mengatrol volume Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ke level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional, dengan total stok kelolaan Bulog saat ini melampaui 5 juta ton.

 

Ketersediaan instrumen pangan yang kuat ini dialokasikan penuh guna menghadapi berbagai program pemerintah, seperti operasi stabilisasi harga pasar, penyaluran bantuan pangan, hingga mitigasi potensi bencana alam.

 

Mengingat aktivitas panen raya masih bergulir di sejumlah wilayah sentral produksi, Bulog menatap optimis bahwa total target pengadaan 4 juta ton setara beras pada tahun ini dapat terealisasi secepatnya.

 

“Keberhasilan serapan ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani,” tegas Ihsan.

 

Melalui keberlanjutan optimalisasi serapan ini, Bulog memantapkan komitmen jangka panjangnya dalam mengawal kedaulatan pangan yang mandiri.

 

“Dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutupnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan
Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan
Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas
IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga
Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD
Pendampingan Kader Posyandu Palembang Dalam Lomba SE Sumsel 
Bawa Senpira Saat Konvoi Bermotor, Pelajar SMK Gajah Mada Palembang Diamankan Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kebahagiaan Kemerdekaan bagi 19 Anak Panti Asuhan Yunida Rizki
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:51 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Rebut Juara 3, Taklukkan Palembang 2-1 di Turnamen Sepak Bola IKAPTK se-Sumatera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Ungkap Fakta Persidangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Diduga Tak Terima Ditegur, Pegawai Pecel Lele Baku Hantam hingga Rekannya Tewas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WIB

IKAPTK Muba-Banyuasin Gagal ke Final, Siap Bangkit Rebut Juara Ketiga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Gelar Rakor di Sumsel, Kemendagri Minta Pemda Genjot Creative Financing dan Kinerja BUMD

Berita Terbaru

pendidikan

Pancasila dalam Langkah Hidupku

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:49 WIB

pendidikan

Peran Pancasila Dalam Perjalanan Saya Membentuk Karakter Diri

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:34 WIB

pendidikan

Mewujudkan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Tindakan Sehari-hari

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:22 WIB