Belajar Menjadi Pribadi yang Berpancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Intan Rasya Amelia

NIM   : PO7131126092

Prodi : D3 Gizi

 

Belajar Menjadi Pribadi yang Berpancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Setiap orang memiliki kehidupan dan kebiasaan yang berbeda. Begitu pula dengan saya yang setiap hari menjalani berbagai kegiatan bersama keluarga, teman, dan orang-orang di lingkungan sekitar. Dari berbagai kegiatan tersebut, saya belajar bahwa banyak sikap sederhana yang saya lakukan ternyata mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

 

Saya membiasakan diri untuk memulai hari dengan berdoa. Bagi saya, berdoa bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas kehidupan dan kesempatan yang diberikan Tuhan. Saya juga belajar untuk menghormati orang lain dalam menjalankan kepercayaannya. Meskipun memiliki perbedaan keyakinan, saya tetap berusaha menjaga hubungan baik dan tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai alasan untuk saling menjauh.

 

Di dalam keluarga, saya belajar menerapkan nilai kemanusiaan. Saya berusaha menyayangi anggota keluarga dan membantu ketika mereka membutuhkan pertolongan. Jika ada anggota keluarga yang sedang menghadapi masalah, saya berusaha mendengarkan dan memberikan dukungan. Menurut saya, kepedulian terhadap orang-orang terdekat merupakan bentuk sederhana dari sikap kemanusiaan.

 

Ketika bertemu dengan teman atau orang lain, saya juga berusaha menjaga sikap dan ucapan. Saya menyadari bahwa perkataan yang saya anggap sebagai candaan belum tentu menyenangkan bagi orang lain. Oleh karena itu, saya berusaha lebih berhati-hati dalam berbicara. Saya juga tidak ingin merendahkan seseorang hanya karena memiliki kekurangan atau perbedaan dengan saya.

 

Dalam kehidupan bersama teman, terkadang muncul perbedaan pendapat. Saya pernah mengalami situasi ketika pendapat saya tidak disetujui oleh orang lain. Dari situ, saya belajar bahwa tidak semua keinginan harus dipaksakan. Saya mencoba mendengarkan pendapat orang lain dan mencari solusi melalui pembicaraan bersama. Menurut saya, hal tersebut merupakan salah satu bentuk penerapan sila keempat Pancasila.

 

Saya juga belajar menjaga persatuan dengan tidak mudah memperbesar masalah kecil. Ketika terjadi kesalahpahaman, saya lebih memilih menyelesaikannya dengan cara yang baik daripada membiarkan masalah tersebut semakin besar. Saya menyadari bahwa menjaga hubungan baik dengan orang lain membutuhkan sikap saling memahami dan saling memaafkan.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, saya juga berusaha menerapkan nilai keadilan. Misalnya, ketika bekerja dalam kelompok, saya berusaha menjalankan tugas yang menjadi tanggung jawab saya dan tidak membebankan semuanya kepada orang lain. Jika ada anggota kelompok yang mengalami kesulitan, saya berusaha membantu. Dengan begitu, pekerjaan dapat diselesaikan bersama dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

 

Bagi saya, menerapkan Pancasila bukanlah sesuatu yang sulit jika dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil. Tidak mengganggu orang lain, menghargai pendapat, membantu keluarga, menjaga kebersihan, bersikap jujur, serta menghormati perbedaan merupakan contoh tindakan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Melalui kehidupan sehari-hari, saya terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Saya menyadari bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila membutuhkan kebiasaan dan kesadaran dari diri sendiri. Oleh karena itu, saya akan terus berusaha menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan agar dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel
Tidak Taat Aturan Walikota Palembang, Kepsek SMP N 19 Palembang Tetap Menekan Siswa Masuk Sekolah Hari ini
Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ
Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 
Wujudkan Zona Zero Asap, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi Karhutla
Musim Kemarau Picu Debu, Polsek Buay Madang Timur Bagikan Ratusan Masker Gratis di SD N 1 Tekorejo
Samsat Menyapa Hadir di Seluruh Kab/Kota Sumsel, Dorong Tertib Administrasi Kendaraan dan Keselamatan Berkendara
Antrean Biosolar Sumsel Memanjang, Distribusi FAME Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:17 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel

Rabu, 9 September 2026 - 09:16 WIB

Tidak Taat Aturan Walikota Palembang, Kepsek SMP N 19 Palembang Tetap Menekan Siswa Masuk Sekolah Hari ini

Selasa, 8 September 2026 - 21:16 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ

Selasa, 8 September 2026 - 21:11 WIB

Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 

Selasa, 8 September 2026 - 19:59 WIB

Wujudkan Zona Zero Asap, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi Karhutla

Berita Terbaru