Nama : Shani Puja Jestina
Prodi : D3-Gizi
Bukan Cuma Hafalan
Pancasila sering kali hanya hadir sebagai hafalan rutin dilapangan upacara,Padahal jika pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,lima sila ini adalah panduan agar kita tidak bersikap egois ditengah masyarakat.
Prinsip ketuhanan misalnya, saya wujudkan lewat sikap menghargai waktu ibadah orang lain. Saat beraktivitas kelompok dan waktu ibadah tiba saya memberi ruang tanpa menghakimi siapapun orangnya. Saya melakukannya karena jika kita saling menghormati sesama umat beragama kita akan terbebas dari prasangka.
Pada nilai kemanusiaan saya membiasakan diri tidak merendahkan orang lain dan sabar antre di tempat umum,alasan saya sederhana karena saya ingin diperlakukan juga secara adil. Saya tidak menyerobot antrean maka saya juga tidak mau antrean saya didahului.
Jika empati sederhana ini terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menciptakan ruang sosial yang ramah dan saling merangkul satu sama lain.
Sementara untuk menjaga persatuan tindakan nyata saya yaitu tidak menyebarkan berita bohong atau sering kali disebut hoax, saya tidak mau menyebarkan langsung sebelum mengetahui kebenaran yang sebenarnya, karena kerukunan adalah tanggung jawab bersama apabila kita lebih bijak menyaring informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan berita yang belum tentu terjadi.
Jika kita semua menerapkan pemikiran seperti ini maka bangsa ini tidak akan mudah diadu domba oleh isu- isu sepele.
Dalam hal musyawarah atau Sila ke-4 yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Saya berusaha menahan ego saat ada perbedaan pendapat, mendengarkan argumen orang lain hingga selesai jauh lebih bijak dari pada memaksakan kehendak sendiri. Jika kebiasaan ini diterapkan proses pengambilan keputusan dilingkungan belajar maupun dilingkungan kerja akan terasa lebih adil dan minim konflik.
Terakhir yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia keadilan sosial saya wujudkan dengan tidak merampas hak publik seperti tidak memarkir kendaraan sembarangan yang mengganggu orang lain. Ketertiban umum adalah bentuk keadilan yang bisa dirasakan langsung. Jika setiap individu memiliki kesadaran ini,kehidupan bermasyarakat akan jauh lebih rapi dan harmonis. Pancasila yang bermakna bukanlah yang berhenti di lembar teks, melainkan yang dihidupi melalui tindakan nyata setiap hari.







