BPS Catat Sumsel Alami Inflasi Sebesar 1,53 Persen pada Maret 2025

- Redaksi

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto saat diwawancarai langsung, Selasa (8/4/2025). (Foto: Tia)

Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto saat diwawancarai langsung, Selasa (8/4/2025). (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan mencatat Provinsi Sumsel alami inflasi sebesar 1,53 persen pada bulan Maret 2025.

“Memang ini tidak bisa dihindari, pada bulan Maret Sumsel mengalami Inflasi yang tinggi, karena memang ada penyesuaian tarif listrik dan adanya peningkatan konsumsi masyarakat pada momen Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah,” ujar Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto, Selasa (8/4/2025).

Ia menjelaskan kelompok utama penyumbang inflasi tersebut berasal dari perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 0,95 persen dan inflasi 7,71 persen.

Kemudian, secara umum komoditas yang menyumbang inflasi di bulan Maret 2025 mencakup tarif listrik, bawang merah, emas perhiasan, bawang putih dan telur ayam ras.

“Inflasi Maret 2025 itu merupakan capaian tertinggi selama dua tahun terakhir, setelah dua bulan sebelumnya pada tahun ini Sumsel mengalami deflasi,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan bahwa inflasi merupakan suatu psikologis yang berkaitan dengan kegiatan belanja berlebihan (panic buying), dan terjadinya penahanan barang.

Menurutnya, yang perlu dilakukan adalah memastikan masyarakat memiliki kemandirian terkait kebutuhan masing-masing.

“Distribusi yang ditahan, itu psikologi. Maka ketika masyarakat punya kemandirian tidak akan tergoyah hal itu,” ucap dia. (Tia).

Berita Terkait

Kurir Sabu 198 Gram dan 100 Ekstasi Divonis 11 Tahun, Hanya Dijanjikan Upah Rp500 Ribu
Warga Indramayu Diringkus Polisi Gegara Gelapkan Sepeda Motor Milik Pacarnya
BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO
Hakim PN Palembang Jatuhkan Vonis 14 Tahun kepada Romli dalam Kasus Pembunuhan Joko Samara
Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp 2,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan
Herman Deru Minta Plt Bupati Muara Enim Lanjutkan Visi Pembangunan
Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi
Aksi Demo Didepan Mapolda Sumsel, Terkait Aksi vidio Viral Pengusaha Transportasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:14 WIB

Kurir Sabu 198 Gram dan 100 Ekstasi Divonis 11 Tahun, Hanya Dijanjikan Upah Rp500 Ribu

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Warga Indramayu Diringkus Polisi Gegara Gelapkan Sepeda Motor Milik Pacarnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:36 WIB

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:32 WIB

Hakim PN Palembang Jatuhkan Vonis 14 Tahun kepada Romli dalam Kasus Pembunuhan Joko Samara

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:18 WIB

Herman Deru Minta Plt Bupati Muara Enim Lanjutkan Visi Pembangunan

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB