BPOM Provinsi Sumsel dan Disdag Kab OKI Sidak ke Pedagang

- Redaksi

Senin, 11 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPOM Provinsi Sumsel, Drs Zulkifli Apt, berbincang dengan wartawan

Kepala BPOM Provinsi Sumsel, Drs Zulkifli Apt, berbincang dengan wartawan

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sumsel melakukan sidak ke sejumlah pedagang makanan dan minuman, di sepanjang Jalan Merdeka Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir, guna menetralisir serta melindungi konsumen dari produk makanan rumahan yang tidak sehat dan berbahaya.

Kepala BPOM Provinsi Sumsel, Drs Zulkifli Apt, menyampaikan bahwa pihaknya rutin melakukan pengawasan terhadap peredaran makanan dan minuman yang dijual di pasaran maupun di swalayan siap saji ke sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten OKI.

“Memasuki pekan kedua di bulan Ramadan ini, kami sidak ke Kabupaten OKI di dampingi Kepala Dinas Perdagangan dan perwakilan Dinas Kesehatan,” katanya.

Lanjut Zulkifli, kegiatan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari makanan atau produk yang terbuat dari bahan yang dapat membahayakan kesehatan. Dengan mengambil sempel sebanyak 25 sempel, Senin (11/4/2022).

“Berdasarkan hasil sidak hari ini ditemukan produk makanan yang dijual pedagang pada mie basah mengandung zat berbahaya. Dari sekian sample yang di uji alhamdulilah negatif,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kab OKI Drs, H Alamsyah, M.Si beserta dinas terkait jajaran Pemkab OKI, saat ikut mendampingi sidak menjelaskan, pihaknya bersama dengan BPOM Provinsi Sumsel melakukan pengawasan terhadap produk-produk makanan serta minuman yang dijual pedagang di Kabupaten OKI khususnya selama Ramadhan 1443 Hijriyah.

“Ini adalah program dan upaya kami bersama dalam rangka melindungi masyarakat OKI, dari mengonsumsi bahan-bahan yang mungkin berbahaya bagi kesehatan,” katanya.

Berdasarkan hasil sidak pihaknya, ia menemukan pada makan mie basah yang mengandung zat berbahaya. “Dan saat ini kami hanya memberikan imbauan. Dan apabila masih menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya akan kami tindak. Termasuk jika menemukan makanan atau minuman yang kadaluarsa ataupun berbahaya beredar di daerah OKI.

Holijah, warga Kelurahan Kedaton salah satu pembeli makanan, mengatakan sangat berterima kasih kepada BPOM yang memeriksa makanan dan minuman yang di jual di Kayuagung, ini sehingga kami tidak ragu mana yang mengandung zat berbahaya dan yang tidak, ujarnya. (Ali)

Berita Terkait

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:01 WIB

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Berita Terbaru

Sumsel

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:34 WIB

Foto kegiatan saat kompetisi perebutan tiket ke-seri Nasional yang berlangsung di lapangan stadion segitiga emas

Ogan Komering Ilir

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:01 WIB