BPIP Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila ke Anak Muda dan ASN di OKI

- Redaksi

Rabu, 16 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa sudah sepatutnya diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pemuda dan Aparatur Sipil Negara menjadi garda terdepan sebagai agen penggerak penerapan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila melalui Kedeputian Bidang Pengendalian dan Evaluasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel pada Rabu (16/3/2022).

“Pancasila adalah perekat bangsa. Dengan keberadaan Badan Pembina Ideologi Pancasila, diharapkan tidak hanya menyadarkan kita berpancasila tapi juga fokus dalam upaya membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar staf khusus kepala BPIP Antonius Benny Susetyo dalam acara Seminar Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Organisasi Kepemudaan dan ASN di Lingkungan Pemkab OKI.

Pria yang akrab disapa Romo Beny ini mengungkapkan, di tengah era industri dan demokrasi, teknologi berkembang pesat dan banyak sekali pemikiran-pemikiran dari luar yang merongrong nilai-nilai Pancasila

“Gangguan-gangguan pemikiran dari luar, radikalisme dan sebagainya terus menggempur dari segala arah. Seluruhnya harus dibentengi dengan nilai-nilai Pancasila agar persatuan dan kesatuan bangsa dapat terus dijaga,” pungkas dia.

Kepada pemuda dan Karang Taruna dan ASN Romo Beny meminta, agar dapat menjadi komunitas pemutus kata yang senantiasa menyaring dan meneliti dengan kritis tiap informasi. Serta berkontribusi aktif dalam usaha menjaga persatuan dan kesatuan, terhindar dari individualisme, eksklusivisme dan antikeberagaman.

“Karena, ASN adalah pelayan rakyat sekaligus sebagai pilar persatuan dan kesatuan. Maka ASN harus menyadari bahwa mereka harus menjadi pemandu moral bangsa dan menjadi role model kepancasilaan. Ditunjukan dengan etos kerja yang baik (ethos) mental yang mau terus belajar (logos), sekaligus mengerti dan berempati pada lingkungan sekitar (Pathos),” ujarnya.

Sementara Sekda OKI, H. Husin, S. Pd, MM, M. Pd mengatakan, di era kemajuan teknologi banyak pemikiran maupun ideologi yang berkembang menggempur dari segala arah. Namun bangsa Indonesia yang memiliki Pancasila selalu tahan terhadap ujian itu termasuk ujian pandemic Covid 19 .

“Gangguan gangguan seperti pertumbuhan ekonomi, pandemi hingga ideologi mampu kita lewati karena kita memiliki Pancasila,” terang Sekda Husin. (Dhi)

Berita Terkait

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!
Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga
‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung
Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Hari Santri 2026! Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab OKI Hadirkan Pangan Bersubsidi untuk Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Berita Terbaru