BPBD Sumsel Tetapkan 11 Daerah Berstatus Siaga Bencana Hidrometeorologi

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Suasana banjir di Desa Menang Raya, Pedamaran, Kabupaten OKI. Foto: Tia

Ilustrasi - Suasana banjir di Desa Menang Raya, Pedamaran, Kabupaten OKI. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan 11 kabupaten dan kota di wilayah itu berstatus siaga bencana hidrometeorologi menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman menyampaikan penetapan status siaga tersebut didasarkan pada kondisi geografis dan riwayat kejadian bencana di sejumlah daerah.

“Sebanyak 11 wilayah menjadi perhatian karena memiliki potensi banjir, longsor, dan angin kencang yang meningkat saat musim hujan,” ujar Sudirman, Kamis (6/11/2025).

Adapun daerah yang dimaksud meliputi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, Empat Lawang, Muara Enim, Lahat, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Banyuasin (Muba), serta Kota Prabumulih dan Banyuasin.

Ia menjelaskan wilayah yang berada pada bantaran sungai besar lebih rentan terdampak banjir, sedangkan daerah dengan kontur berbukit memiliki risiko longsor terutama ketika intensitas hujan meningkat.

“Setiap musim hujan, wilayah-wilayah ini selalu mendapatkan atensi khusus karena catatan kejadian bencananya cukup tinggi,” jelasnya.

BPBD telah mengintensifkan program mitigasi, termasuk edukasi kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan, simulasi evakuasi, serta pemantauan curah hujan berbasis aplikasi.

Selain itu, koordinasi antarinstansi dilakukan untuk memastikan sistem peringatan dini dan infrastruktur pengendali banjir tetap berfungsi.

BPBD juga mendorong pemerintah daerah untuk menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi agar langkah penanganan dapat berlangsung cepat dan terkoordinasi apabila terjadi insiden.

“Masyarakat diimbau tetap waspada. Pola hujan saat ini tidak selalu dapat diprediksi dan intensitasnya bisa meninikat sewaktu-waktu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Palsu Bhayangkara Run 2026, Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru
Hakim Soroti Adendum Kontrak Guest House UIN Raden Fatah, Saksi Akui Teken BAP Tanpa Periksa Pekerjaan
Rumah Disusupi Maling Saat Penghuni Terlelap, Tiga Ponsel Senilai Rp8 Juta Raib
PH Yansori: Tak Pernah Tahu Lahan yang Dijual Masuk Kawasan Hutan, Minta Hakim Pertimbangkan Itikad Baik Terdakwa
Berkas Tiga Tersangka Korupsi Distribusi Semen PT Semen Baturaja Resmi Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Layanan Terapi bagi Disabilitas dan Lansia di Jambi
Perkuat Sinergi Bersama Stakeholder, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Optimalkan Layanan SPBU Pasca Sidak, Distribusi BBM Berangsur Kondusif
Wapres Gibran Tinjau Layanan RSUD Siti Fatimah, Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:51 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Palsu Bhayangkara Run 2026, Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:53 WIB

Rumah Disusupi Maling Saat Penghuni Terlelap, Tiga Ponsel Senilai Rp8 Juta Raib

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:50 WIB

PH Yansori: Tak Pernah Tahu Lahan yang Dijual Masuk Kawasan Hutan, Minta Hakim Pertimbangkan Itikad Baik Terdakwa

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:41 WIB

Berkas Tiga Tersangka Korupsi Distribusi Semen PT Semen Baturaja Resmi Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:13 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Layanan Terapi bagi Disabilitas dan Lansia di Jambi

Berita Terbaru