BPBD Sumsel Ajukan 10 Unit Helikopter ke BNPB untuk Siaga Karhutla

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi) pemadaman karhutla di Kabupaten Banyuasin. Foto: BPBD Sumsel

(Ilustrasi) pemadaman karhutla di Kabupaten Banyuasin. Foto: BPBD Sumsel

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan telah mengajukan sebanyak 10 unit helikopter ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Tahun 2025.

“Berdasarkan analisa kebutuhan untuk pengajuan helikopter untuk siaga karhutla Tahun 2025 ini delapan helikopter untuk waterbombing, serta dua unit helikopter untuk patroli. Jadi totalnya ada 10 unit helikopter yang diajukan ke BNBP,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Rabu (21/5/2025).

Sudirman menjelaskan pengajuan helikopter siaga karhutla kepada BNPB itu baru dapat dilakukan setelah memenuhi syarat minimal.

“Kami baru dapat melakukan pengajuan helikopter untuk siaga karhutla, setelah Pemerintah Provinsi Sumsel menetapkan status siaga darurat karhutla pada dua daerah di Sumsel yang harus terlebih dahulu menetapkan status siaga darurat karhutla,” jelasnya.

Ia mengungkapkan jumlah helikopter yang diajukan itu bisa saja bertambah ataupun berkurang, tergantung dengan kondisi cuaca dan disposisi dari Kepala BNPB RI.

“Jumlah pengajuan helikopter ini bisa bertambah atau berkurang tergantung dengan kondisi cuaca dan disposisi Kepala BNPB. Tidak menutup kemungkinan akan lebih, karena melihat situasi hotspot dan terjadinya karhutla di Sumsel,” ungkapnya.

Selain itu, juga perlu pengajuan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke BNPB dan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Diperkirakan OMC akan dilakukan pada akhir Juni mendatang. Lama pelaksanaan akan dilakukan sepekan dan melihat pertumbuhan awan untuk penyemaian. Tapi, itu setelah ada SK penetapan dari provinsi (pengajuan helikopter dan OMC),” imbuhnya.

Diketahui, BPBD Sumsel telah memetakan 12 daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang mana daerah itu memang merupakan daerah langganan karhutla.

“Dareah rawan karhutla ini ada 12, hanya saja kita lihat nanti hotspotnya apakah ada peningkatan atau tidak. 12 daerah itu ada di OI, OKI, Banyuasin, Muba, Muara Enim, PALI, Lahat, OKU Timur, Mura, Muratara, OKU, dan OKU Selatan,” tambahnya.

Ia menyebut, saat ini ada tiga daerah yang akan menetapkan status karhutla dalam waktu dekat, yakni OI, Banyuasin, dan Muba.

“OI kemarin sudah apel siaga, kemudian sudah ada tiga kejadian karhutla. Jadi saat ini penetapannya tinggal menunggu tanda tangan bupati saja. Banyuasin dan Muba juga sama, tinggal menunggu tanda tangan kepala daerah. Kalau dua daerah sudah menetapkan, baru provinsi bisa menaikkan status,” tuturnya.

Ia menambahkan, sejumlah daerah yang menjadi prioritas adalah wilayah yang memiliki lahan gambut. Yang lahan gambutnya luas ada di Kabupaten OKI, OI, Banyuasin, Muba, Muara Enim, dan PALI.

“Prioritas kita juga di jalan tol di OI. Jangan sampai karhutla yang terjadi mengganggu lalu lintas. Posko karhutla ada di BPBD OI, mereka juga sudah bekerja sama dengan pihak tol ketika terjadi kebakaran bisa cepat datang ke lokasi untuk pemadaman,” ucap dia.

Berita Terkait

Menuju 9 Tahun Berkarya, Kawan Lamo Galo Siapkan Rangkaian Event Seni dan Budaya
Bocah Hiperaktif Tersesat di 14 Ulu, Polisi Beri Perlindungan dan Perhatian Hingga Keluarga Ditemukan
Inspired by Nature, For Climate, For Future: Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Zero Waste Program (ZWP
Dodi Reza Alex Penuhi Panggilan Kejati Sumsel, Penyidikan Dugaan Korupsi Sungai Lalan Terus Bergulir
Tekan Kasus LGBT di Sumsel, Dinas PPPA Beri Layanan Konseling Gratis
Waspadai Jalan Rusak dengan Prinsip #Cari_Aman
Dongkrak Produktivitas Hijau, 106 Petani Sawit Muara Enim ‘Turun Gunung’ Serap Ilmu di Palembang
BPJS Ketenagakerjaan Palembang Dorong Perlindungan Pekerja Informal Lewat Program Perisai
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:40 WIB

Menuju 9 Tahun Berkarya, Kawan Lamo Galo Siapkan Rangkaian Event Seni dan Budaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:03 WIB

Bocah Hiperaktif Tersesat di 14 Ulu, Polisi Beri Perlindungan dan Perhatian Hingga Keluarga Ditemukan

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:57 WIB

Inspired by Nature, For Climate, For Future: Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Zero Waste Program (ZWP

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:50 WIB

Tekan Kasus LGBT di Sumsel, Dinas PPPA Beri Layanan Konseling Gratis

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:58 WIB

Waspadai Jalan Rusak dengan Prinsip #Cari_Aman

Berita Terbaru

Empat Lawang

Pelantikan ASN Kembali Dilakuan, Optimalkan Pelayanan Kemasyarakat

Rabu, 24 Jun 2026 - 18:00 WIB