BNNP Sumsel: Penyalahgunaan Narkoba di Pedesaan Menurun

- Redaksi

Kamis, 29 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Angka prevalensi setahun terakhir penyalahgunaan narkoba meningkat dari 1,80 persen pada tahun 2019 menjadi 1,95 persen di tahun 2022. Namun secara umum terjadi penurunan angka prevalensi di wilayah pedesaan.

Dalam paparannya, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah atau strategi yakni Soft Power Approach, adalah tindakan preventif agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika lewat program utama desa Bersinar di 553 desa atau kelurahan.

Kedua, melalui upaya rehabilitasi pecandu atau korban penyalahgunaan narkotika dengan meningkatkan aksesibilitas layanan rehabilitasi melalui intervensi berbasis masyarakat di 34 propinsi dan 173 kabupaten kota.

Ketiga, pemberdayaan masyarakat yang berada dikawasan rawan agar memiliki keterampilan untuk meningkatkan taraf perekonomian.

Lanjut Brigjen Pol Djoko yang kedua strateginya yakni Hard Power Approach adalah BNNP Sumsel bersinergi dengan aparat penegak hukum menindak tegas para pelaku kejahatan tindak pidana narkotika agar mendapatkan hukuman maksimal.

Kedua, mengungkap jaringan sindikat berskala nasional dan internasional dan memetakan jaringannya. Dan ketiga, membongkar tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil kejahatan dan barang bukti berupa aset dan uang tunai yang disita dari kejahatan TPPU di manfaatkan untuk kepentingan P4GN.

Kemudian, Strategi Smart Power Approach yakni BNNP Sumsel memanfaatkan penggunaan teknologi informasi di era digital dalam upaya penanggulangan narkotika. Dan strategi Co Operation.

Lebih jauh dikatakannya, pengungkapan kasus narkotika di tahun 2022 ada 30 berkas perkara dengan 32 orang tersangka. Yang melibatkan jaringan Aceh, Riau, Bangka Belitung, Jambi dan Sumatera Barat.

Dengan barang bukti yang diamankan yakni Sabu 35.252,09 gram, Ekstasi 50.000 butir, Ganja 466 gram, 1.000 batang (1 hektar) ganja dan 70 kilogram ganja.

Kemudian, BNNP Sumsel juga menggalakkan Desa Bersinar yang meningkat di tahun 2021 ada sebanyak 20 desa, yang baik pada tahun 2022 ada sebanyak 29 desa. Serta ada 202 desa atau kelurahan Bersinar Inovasi yang menggunakan dana ABPD dan CSR.

“Kegiatan Desa Bersinar pada kabupaten kota di Sumsel, seperti di Pagar Alam, Oku Timur, Empat Lawang dan lainnya, baru beberapa hari lalu di launching 147 desa bersih narkoba (Bersinar) di kabupaten Empat Lawang,” jelas Brigjen Pol Djoko. (ANA)

Berita Terkait

Begal Sadis yang Tikam Korban 11 Kali Akhirnya Dibekuk, Seluruh Pelaku Curas di Jakabaring Ditangkap
Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 
Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor
Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Pasutri, Wanita di Palembang Lapor Polisi
SAT Reskrim Polres Empat Berhasil Ungkap Kasus Kepemilikan Senpi Raritan Dan Bahan Peledak Ilegal
Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Rakitan di OKU Timur, Amankan Revolver dan Peluru Tajam

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:32 WIB

Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:21 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:09 WIB

Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20 WIB

Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:20 WIB

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Pasutri, Wanita di Palembang Lapor Polisi

Berita Terbaru