Bibit Sawit Unggul, Produktifitas Hasil TBS Tinggi

Lahat54 Dilihat

Suarapublik.id, Lahat – Bupati Lahat, Cik Ujang SH didampingi Kepala Dinas Perkebunan Lahat, Vivi Anggraini SSTP Msi mengemukakan sektor perkebunan merupakan sektor yang paling tangguh untuk memenuhi perekonomian masyarakat.

 

Untuk itu, Dirinya berharap agar Penangkaran bibit sawit unggul Ngbudi Rahayu 2, untuk berbenah dan belajar agar bisa menghasilkan bibit unggul. Jangan sampai terlena dengan harga murah, sehingga ketika ditanam produksi dan panennya tidak memuaskan.

 

“Dengan bibit unggul, maka hasilnya akan maksimal. Contohnya di kecamatan lain, banyak buah sawit yang tidak berbuah, kemungkinan besar bibit yang dibeli tidak sesuai spesifikasi bahkan diberikan pupuk,” jelasnya, Senin (26/9).

 

Dirinya menuturkan, dengan bibit unggul maka hasilnya dapat 10 hingga 12 tandan apalagi jika ditambahkan pupuk agar buah yang didapat lebih maksimal.

 

“Dengan berat hingga 20 kg. Pastinya petani akan makmur dan sejahtera, tidak akan mencari upahan ke tempat lain,” terang Cik Ujang.

 

Cik Ujang menambahkan, dengan bertani dan berkebun inilah dapat menghasilkan berbagai tanaman yang dibutuhkan, karena memanfaatkan lahan tersedia.

 

“Petani akan makmur kedepannya, kerja sama dengan instansi dengan membeli bibit unggul yang memiliki sertifikasi, agar kualitas terjamin serta TBS yang dihasilkan mampu membawa pendapatan keluarga meningkat,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ir Agus Darwa Msi menerangkan, telah disepakati untuk harga tandan buah segar (TBS) sebesar Rp 2.919 perkilogram.  Hal ini disetujui oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumsel dan beberapa asosiasi kelapa sawit yang ada.

 

“Untuk itulah, kita terus menerus memberikan bibit unggul dengan dilampiri sertifikasi, sehingga petani bisa memanen buah dengan banyak,” jelasnya.

 

Dirinya mengemukakan, untuk itulah, di Kabupaten Lahat ini banyak sekali kebun sawit yang ditanam oleh masyarakat desa.

 

“Dengan benih unggul, tentunya akan membawa kesejahteraan dari menanam kelapa sawit, agar menghasilkan produktifitas yang tinggi,” harap Agus Darwa.

Komentar