Biaya Haji Diajukan Sebesar Rp45 Juta

- Redaksi

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kakemenag Pagar Alam, Silahuddin. (Photo: Delta Handoko)

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kakemenag Pagar Alam, Silahuddin. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) ke Tanah Suci Mekkah Arab Saudi, musim keberangkatan haji 1443 Hijriah, atau 2022 Masehi, belum ditetapkan Pemerintah Pusat, masih dalam proses pembahasan bersama mitra kerja.

“Biaya haji per jamaah tahun ini belum ada ketetapan, apakah mengalami kenaikan atau sebaliknya, secara nasional bagi jamaah haji reguler,” ungkap Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kakemenag Pagar Alam, Silahudin.

Menurut Silahudin, penetapan BPIH keberangkatan 2022 Masehi masih dalam tahap pembahasan antara pemerintah dan DPR RI, sambil menunggu informasi resmi terkait kepastian keberangkatan jamaah haji tahun ini dari pemerintah Arab Saudi.

“Ketetapan Ongkos haji masih tahap pengajuan ke panitia kerja (Panja) antara pemerintah diwakili Kementerian Agama, dengan DPR RI. Sedangkan Kementerian Agama RI telah mengajukan ongkos haji tahun ini sebesar Rp45 juta,” jelasnya.

Lanjut Silahudin, Kementerian Agama berkomitmen tetap meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik. Meski demikian, jika keberangkatan haji tahun ini dibuka, ada kemungkinan terjadi kenaikan BPIH.

“Ada kenaikan BPIH jika dibuka keberangkatan haji tahun ini. Pasalnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi, diantaranya ada kenaikan kurs dolar, serta keharusan penerapan serangkaian pemenuhan syarat protokol kesehatan COVID- 19 serta kebutuhan lainnya. Pemondokan, biaya hidup, dan visa serta kebutuhan lainnya,” jelasnya.

Kata Silahudin, pelunasan BPIH dilakukan dengan mata uang Rupiah, sedangkan BPIH disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank penerima setoran (BPS) BPIH, baik secara tunai mapun non teller. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB