Berikut Update Harga Komoditi Pangan di Empat Lawang Hari Ini

- Redaksi

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komoditas pangan di Empat Lawang rata-rata alami kenaikan signifikan pasca kenaikan BBM

Komoditas pangan di Empat Lawang rata-rata alami kenaikan signifikan pasca kenaikan BBM

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Sepekan setelah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikan, harga-harga komoditi pangan di pasar Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang mengalami perubahan harga. Ada yang naik, ada yang turun, ada juga yang stabil.

Berdasarkan hasil wawancara dengan salah seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Pulau Mas, Kecamatan Tebing Tinggi, Elvi menyebutkan, harga-harga komoditi pangan yang dijual di pasar saat ini banyak alami kenaikan.

Elvi menuturkan untuk jenis cabai-cabaian, ada yang mengalami kenaikan, ada juga penurunan. Seperti cabai merah besar yang harganya turun di angka Rp 80 ribu sekilo dari harga sebelumnya mencapai Rp 90-100 ribu sekilo, cabai hijau besar turun menjadi Rp 30 ribu sekilo dari sebelumnya Rp 40-50 ribu sekilo.

Sementara untuk cabai rawit mengalami kenaikan yakni mencapai Rp 60 ribu sekilo dari yang sebelumnya Rp 50 ribu sekilo. Begitu juga dengan cabai setan yang mengalami kenaikan mencapai Rp 80 ribu sekilo dari harga sebelumnya Rp 60 ribu sekilo.

Sementara untuk komoditi pangan jenis bawang-bawangan mengalami kenaikan. Bawang merah naik menjadi Rp 35 ribu sekilo dari harga sebelumnya Rp 30 ribu sekilo. Bawang putih naik menjadi Rp 25 ribu sekilo dari harga sebelumnya Rp 20 ribu sekilo.

Sama halnya dengan kentang yang juga mengalami kenaikan harga dari sebelumnya Rp 10 ribu sekilo naik menjadi Rp 12 ribu sekilo. Buncis harga naik Rp 8 ribu sekilo dari harga sebelumnya Rp 5 ribu sekilo. Terong panjang naik Rp 7 ribu sekilo dari harga sebelumnya Rp 5 ribu sekilo.

Sedangkan, terong bulat mengalami penurunan harga menjadi Rp 5 ribu sekilo dari yang awalnya Rp 6-7 ribu sekilo.

Untuk komoditi pangan yang masih stabil yakni tomat, ikan nila, dan ayam potong. Tomat bertahan diharga Rp 8 ribu sekilo, ikan nila tetap harga Rp 35 ribu sekilo, dan ayam bertahan di angka Rp 30 ribu sekilo.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad didampingi Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana mengatakan, sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasaran. Dan sejauh ini dampak dari kenaikan harga kebutuhan pokok itu, tidak membuat harga kebutuhan pokok melonjak signifikan seperti yang dikhawatirkan sebelumnya.

“Kalau kenaikan harga pasti ada, namun Alhamdulillah, kenaikan masih melandai dan terkendali,” ungkap H Joncik kepada awak media. (Alf)

Berita Terkait

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang
Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru
Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah
Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:15 WIB

Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB