Baru Beberapa Hari di Palembang, Pria Asal NTB Tewas Gantung Diri

- Redaksi

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Kiki Nardance

Photo: Kiki Nardance

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemuda asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Doni (19), ditemukan tewas gantung diri di kamar kosan Arini Minang di Jalan Kapten Abdulah, Kecamatan Plaju Palembang, Jum’at (30/7/2021) sekitar 14.00 WIB.

Doni mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, dengan menggunakan seutas kawat yang diikat di paku di dinding kosannya. Diduga, penyebabnya dikarenakan permasalahan keluarga.

Kakak ipar almarhum, Ade Putra menjelaskan, Doni baru beberapa hari tinggal di Palembang untuk mencari pekerjaan.

“Beberapa hari yang lalu dia telepon, katanya mau ikut saya tinggal di Palembang sambil mencari pekerjaan. Jadi, saya jemput dia di Lampung,” kata Ade, ketika ditemui di Polsek Plaju Palembang, Jum’at (30/7/2021).

Ade mengatakan, sebelum korban ditemukan tidak bernyawa, dia sempat mendengar Doni terlibat cekcok mulut melalui sambungan telepon dengan salah satu keluarga orangtuanya yang tinggal di Lampung.

“Pagi tadi saya dengar dia ribut-ribut di telepon dengan keluarga yang tinggal di Lampung. Dia memang diusir dari Lampung, waktu telepon saya. Waktu kejadian, saya sedang keluar, pas pulang melihat dia sudah tergantung,” tambah Ade.

Sementara itu, pemilik kosan Arini Minang Lia mengatakan, jasad Doni pertama kali ditemukan oleh adiknya, Hendra, yang mau mengambil helm di lantai atas.

“Adik saya yang menemukan pertama kali. Dia (korban) baru tiga malam di sini. Sedangkan kakaknya (Ade) sudah sekitar seminggu. Semuanya orang dari luar Palembang,” ucapnya.

Sementara Kapolsek Plaju Palembang, Iptu Novel Siswandi, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat laki-laki yang diduga bunuh diri. “Jenazah sudah kita bawa ke Rumah Sakit M Hasan Bhayangkara Palembang untuk di visum,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 
Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara
Geger, Pasien RS AR Bunda Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Mandi
Jasad Siswi SMP yang Tenggelam di Sungai Komering Berhasil Dievakuasi
Motor dan Emas 5 Suku Milik Abu Hasan Hangus Terbakar Saat Rumah Dilalap Si Jago Merah
Warga 16 Ulu Geger Diduga Tulang Bayi, Ternyata Tulang Monyet
Diduga Sakit, Pria Lansia di SU I Palembang Ditemukan Meninggal Dunia dalam Kondisi Membusuk

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:46 WIB

Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:35 WIB

Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:33 WIB

Keluarga Korban Bus ALS Asal Lampung Syok, Keberangkatan Sempat Tertunda Sebelum Tragedi di Muratara

Selasa, 28 April 2026 - 16:16 WIB

Geger, Pasien RS AR Bunda Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Mandi

Kamis, 23 April 2026 - 15:57 WIB

Jasad Siswi SMP yang Tenggelam di Sungai Komering Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, memimpin langsung pengamanan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Trinitas Bangun Sari, Desa Srikaton.

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Amankan Perayaan Sakramen Krisma

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB