Banyak Hutan Lindung Kritis, KPH Lakukan Ini

- Redaksi

Selasa, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanaman pohon kembalikan ekosistem hutan lindung. (Photo: Istimewa/KPH Dempo)

Penanaman pohon kembalikan ekosistem hutan lindung. (Photo: Istimewa/KPH Dempo)

SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM – Kerusakan Hutan Lindung di wilayah Pagar Alam terus menjadi perhatian serius Kesatuan Perlindungan Hutan (KPH) Wilayah X Dempo. Betapa tidak, kerusakannya tidak sedikit akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan kopi oleh masyarakat.

Diutarakan Kepala KPH Wilayah X Dempo, Hery Mulyono mengembalikan fungsi hutan seperti sediakala dan ekosistem alam tetap terjaga, pihak KPH menjalankan serangkaian program penanaman pohon.

Dikatakannya, Bahwa luas Hutlin yang ada di wilayah Pagar Alam mencapai sekitar ribuan hektar. Detail luas hutan lindung tersebut terbagi di dua lokasi, Yaitu, Bukit Jambul Gunung Patah tersebar di wilayah Kecamatan Dempo Tengah dan Selatan. Sedangkan di Bukit Dingin luasnya tersebar di kawasan Janang, Selibar, Kibo, Dempo Makmur, Gunung Dempo.

“Dari jumlah luas tersebut diperkirakan tak sedikit wilayah Hutlin yang dikategorikan kritis. Upaya kita dengan melakukan rehabilitasi hutan dengan penanaman bibit pohon,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, ada tujuh lokasi yang HKM seperti di Kibo, Krinjing (Bukit Semantung), Muara Siban, Burung Dinang, Rimba Candi, Talang Alas, dan Talang Camay (Selibar). Dan sudah di SK-kan Kemen LHK dengan luas mencapai ribuan hektar.

“Pihak KPH memiliki program kegiatan penanaman pohon jangka pendek. Yaitu selama tiga tahun berkelanjutan. Yakni penanaman pohon melibatkan yang kelompok masyarakat,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terbaru

Sumsel

Menemukan Pancasila dalam Pengalaman Hidup Saya

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:26 WIB

Empat Lawang

Bupati Joncik Kukuhkan Paskibraka Empat Lawang

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:51 WIB