Aryaduta Palembang Gelar “Asta Karya: Legenda Pulau Kemaro” Menampilkan Keindahan Seni dan Kuliner dalam Satu Panggung

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Aryaduta Palembang kembali menghadirkan kegiatan istimewa bertajuk Asta Karya: Warna adalah Bahasa Hati, sebuah persembahan yang memadukan keindahan seni, budaya, dan kuliner dalam satu panggung. Acara ini digelar di Ballroom 2 Aryaduta Palembang dan berlangsung dengan penuh kemeriahan.

Kegiatan dibuka dengan sesi registrasi dan penampilan pembuka dari Kilau Band, disusul sambutan hangat dari tim manajemen Aryaduta Palembang. Suasana semakin meriah dengan penampilan energik Wonderland Dance oleh komunitas Dynamix Dance, yang menghadirkan nuansa semangat dan kegembiraan di awal acara.

Dalam sambutannya, General Manager Aryaduta Palembang, Emmy Yunarti, menyampaikan bahwa melalui kegiatan Asta Karya, Aryaduta Palembang berkomitmen untuk terus menjadi wadah kreativitas dan kebersamaan.

“Melalui Asta Karya, Aryaduta Palembang berkomitmen untuk terus menjadi wadah kreativitas dan kebersamaan, menampilkan karya seni, budaya, dan cita rasa yang menginspirasi serta memperkuat posisi hotel sebagai destinasi pilihan untuk berbagai acara dan momen istimewa di Kota Palembang,” ujar Emmy.

Sebagai bentuk inspirasi, turut ditayangkan video Asta Karya: Jalan Ceria di Pulau Kemaro, yang menampilkan keindahan sekaligus makna di balik kegiatan sosial dan seni yang telah dijalankan oleh Aryaduta Palembang.

Puncak acara menampilkan teatrikal “Legenda Pulau Kemaro” oleh komunitas seni TERKAM, yang menggambarkan kekayaan budaya lokal dalam format pertunjukan yang memukau. Cerita yang diangkat membawa penonton menyelami kisah legendaris Pulau Kemaro dengan sentuhan artistik yang kuat.

Tidak hanya menghadirkan hiburan, Asta Karya juga menampilkan Signature Dish Astakarya oleh Executive Chef Nur Deslianto, dilanjutkan dengan Food Parade oleh tim kuliner Aryaduta Palembang — Chef Taufik, Chef Lukman, dan Banquet Operation Manager Alfa Rizki — yang memperkenalkan kreasi menu terbaru khas Aryaduta.

Acara kemudian ditutup dengan Early Dinner yang diiringi musik akustik, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di antara para tamu undangan.

Asta Karya merupakan program inisiatif Aryaduta Palembang yang menggabungkan delapan unsur karya: seni, budaya, pendidikan, sosial, lingkungan, kreativitas, kolaborasi, dan inspirasi. Melalui program ini, Aryaduta Palembang berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam mengembangkan potensi masyarakat serta mempererat hubungan antara hotel, komunitas, dan lingkungan sekitar.

Berita Terkait

Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan
‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung
Cegah Karhutla, Unsur Muspika Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Imbauan
Polsek Buay Madang Timur Gelar ‘Police Goes To School’, Sosialisasikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Gaji PPPK Diwacanakan Ditanggung APBN Mulai 2027, Beban APBD Daerah Bisa Berkurang
Fauzi Amro Sebut Gaji PPPK Bakal Ditanggung APBN, Lubuklinggau Butuh Rp 42 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:44 WIB

‎Diduga Ada Kios Tak Sesuai Peruntukan, Pemkab OKI Gandeng Kejaksaan Tertibkan Pasar Shopping Kayuagung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Cegah Karhutla, Unsur Muspika Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Imbauan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Berita Terbaru