Angka Kemiskinan di OKI Menurun Jadi 13,15 Persen

- Redaksi

Rabu, 25 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin di Ogan Komering Ilir (OKI) mengalami penurunan dari 13,23 persen pada tahun 2022 menjadi 13,15 persen di 2023.

BPS juga mencatat, tren penurunan kemiskinan di Ogan Komering Ilir terus konsisten dalam kurun waktu 7 tahun terakhir. Dari 15,75 persen pada 2017 menurun menjadi 13,23 persen di 2022 dan turun lagi 13.15 persen di tahun 2023.

“Ada tren konsistensi penurunan angka kemiskinan di Ogan Komering Ilir paling signifikan di tahun 2022 sebesar 1,45 persen. Secara kumulatif penurunan yang terjadi mencapai 2,6 persen selama tujuh tahun terakhir,” ungkap Kepala BPS OKI, Anugera Hani.

Atas capaian penurunan kemiskinan di tahun 2023, tambah Hani, secara peringkat Kabupaten OKI kini tidak lagi termasuk 5 Kabupaten termiskin di Sumatera Selatan.

“Hasil ini mengakibatkan perubahan peringkat kabupaten/kota dengan persentase kemiskinan tertinggi. OKI tidak lagi termasuk 5 daerah termiskin di Sumsel,” jelas Hani.

Meski demikian, Hani memberikan catatan kepada Pemkab terkait karakteristik kemiskinan di Ogan Komering Ilir.

“Perlu diperhatikan angka partisipasi murni dan partisipasi kasar sekolah mengingat karakteristik penduduk miskin di Kabupaten OKI mayoritas berpendidikan SD kebawah demikian dengan kepemilikan rumah layak huni,” terang dia.

Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, Asmar Wijaya, mengatakan, penurunan kemiskinan secara konsisten di OKI merupakan bentuk komitmen Bupati Iskandar, dalam mewujudkan visi OKI Mandira.

“Konsistensi penurunan kemiskinan dari tahun ke tahun ini merupakan bentuk komitmen Bupati OKI, Iskandar. Pemkab OKI akan memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan kemiskinan dan stunting dengan menggencarkan sejumlah program unggulan,” terang dia.

Adapun beberapa program yang telah dilakukan Pemkab OKI untuk mengatasi kemiskinan meliputi upaya  Peningkatan Pendapatan Masyarakat. Diantaranya Peningkatan Akses Lapangan Pekerjaan seperti Pelatihan Keterampilan Kerja, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Ada program Peningkatan Kapasitas UMKM, Akses Pasar bagi UMKM, Fasilitasi Kemitraan UMKM, Pendampingan dan Penguatan kewirausahaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Usaha, operasi pasar. Ini berpengaruh terhadap kemiskinan,” terangnya.

Kemudian, Program Pemenuhan Infrastruktur Layanan Dasar seperti Penyediaan SPAM, Pamsimas, IPLT, Ipal Komunal, Kotaku, Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Penyediaan Infrastruktur Dasar Lingkungan.

“Terakhir ada juga bantuan kesehatan berupa Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN), serta bantuan sosial baik dari pemerintah pusat maupun daerah  seperti PKH, BPNT, BLT Desa, dan lainnya,” terang Asmar. (ANA)

Berita Terkait

Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .
47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Menanggalkan Riuh Masa Muda, Menjinakkan Bara

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:35 WIB

OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB