Anggota Koperasi Keluarga Datangi Polrestabes Palembang, Laporkan Soal Tranparansi Anggaran

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Koperasi Keluarga saat mendatangi Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Anggota Koperasi Keluarga saat mendatangi Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sejumlah orang anggota koperasi mempertanyakan penggunaan dan transparansi dana cadangan, sosial, pendidikan koperasi keluarga, di Jalan Gotong Royong, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, yang dikelola MR dan PC. Dana koperasi tersebut mencapai Rp 2 miliar lebih, terhitung sejak tahun 2021 hingga 2024, Selasa (6/5/2025).

“Kami patut mencurigai atas dugaan penyalahgunaan dana koperasi tersebut. Kita semua tahu, yang namanya koperasi itu biasanya ada tambahan dana dari anggota, ini kenapa sampai minus,” ujar Erwanto, Barkudin, Kushairi dan Irwan Agusantoni, ketika diwawancarai sejumlah wartawan.

Erwanto menjelaskan, koperasi keluarga tersebut dalam pengelolaan mereka sejak tahun 2018 hingga sekarang.

“Baru sejak tahun 2021-2024 inilah, tidak ada kejelasan dan transparansi atas pengelolaan dana koperasi tersebut. Yang semestinya, ada pembagian dana cadangan 37 persen, dana sosial 2 persen, dana pendidikan 1 persen dan dana pengurus dan pengawas 20 persen, tidak ada lagi dikeluarkan,” jelasnya.

Erwanto menambahkan, komunikasi dan pertanggungjawaban atas pengelola koperasi sudah dilakukan, namun belum ada kejelasan.

“Kami sudah tiga kali meminta pertanggung jawaban MR dan PC, dua kali tidak ada kejelasan dan terakhir Senin (5/5/2025) tidak juga hadir. Anehnya, mereka sempat melontarkan kalau dana koperasi mengalami penurunan, bukan malah menunjukkan peningkatan,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Sabu 9,6 Gram Gagal Beredar, Januardi-Ali Akbar Divonis 7 Tahun
Sidang Perdana BBM Tiruan 10.000 Liter, Taufik Didakwa Beli dari Muba Rp74 Juta
Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Sabu 9,6 Gram Gagal Beredar, Januardi-Ali Akbar Divonis 7 Tahun

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Berita Terbaru

Kapal Tongkang yang Melintas di Ampera dan tertutup oleh Kabut Asap

Kota Palembang

Tongkang Batubara Tabrak Fender Tiang LRT Ampera di Sungai Musi

Senin, 5 Okt 2026 - 17:42 WIB