Aku dan Pancasila: Membumikan Ideologi dalam Kehidupan Sehari-hari

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Anisa Vitri Rahayu

Prodi : PO7131126002

 

Aku dan Pancasila: Membumikan Ideologi dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Pancasila bukan sekadar lima sila yang dihafalkan dalam upacara bendera setiap hari Senin, melainkan landasan berpikir, bersikap, dan bertindak bagi setiap warga negara Indonesia. Sebagai bagian dari generasi muda yang hidup di era modern, hubungan antara “Aku” dan “Pancasila” adalah wujud nyata bagaimana nilai-nilai luhur bangsa ini diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebagai teori, melainkan sebagai pedoman hidup.

 

Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa

Bagiku, penerapan sila pertama dimulai dari kebiasaan diri kita terhadap apa yang kita jalani penerapan ini saya lakukan setiap hari dan selalu menerapkan ibadah lima waktu saya, saya juga rutin membaca ayat suci setiap magrib yang membuat pikiranku menjadi lebih tenang di saat pikiranku kacau akan banyak tugas di perkuliahan awal ini

 

Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Prinsip kemanusiaan saya wujudkan melalui rasa empati dan tenggang rasa terhadap sesama. Sila ini mengajarkan saya untuk tidak membeda-bedakan orang berdasarkan latar belakang suku, ras, maupun status sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, sikap adil dan beradab bisa ditunjukkan dengan hal-hal sederhana, seperti menghargai hak orang lain, tidak melakukan perundungan (bullying), serta mengulurkan bantuan kepada mereka yang sedang membutuhkan.

 

Sila Ketiga: Persatuan Indonesia

Menjaga persatuan di keberagaman suku menjadi tantangan bagi saya. Sebagai individu, saya berusaha menerapkan sila ketiga dengan bijak dalam persatuan bangsa saya sendiri disini saya benar-benar sendiri beradaptasi dengan segala hal mulai dari lingkungan bahasa kebiasaan dan berbagai banyak hal perbedaan ini sangat sulit bagi saya tapi saya belajar dengan adanya perbedaan ini saya mengetahui mengenai hal baru yang belum saya jumpai keberagaman inilah yang di namakan berbeda-beda tapi tetap satu jua persatuan Indonesia tanpa membedakan latar belakang nya

 

Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Nilai musyawarah dan mufakat merupakan cerminan dari demokrasi Indonesia. Dalam organisasi, lingkungan kerja, maupun diskusi keluarga, saya membiasakan diri untuk mendengarkan pendapat orang lain, menghargai perbedaan sudut pandang, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Mengambil keputusan secara bijak tanpa memaksakan kehendak adalah bentuk pengamalan sila ini.

 

Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Keadilan sosial dapat dimulai dari diri sendiri dengan bersikap adil terhadap lingkungan sekitar. Menjalankan kewajiban sebelum menuntut hak, tidak bersikap boros, apalagi jauh dari orang tua harus hemat-hemat anak kos menghargai hasil karya orang lain serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial masyarakat adalah bentuk nyata dari kepedulian terhadap kesejahteraan bersama

 

Kesimpulan

Pancasila bukanlah dokumen statis dari masa lalu, melainkan identitas yang hidup dan dinamis. Antara “Aku” dan “Pancasila” terdapat ikatan moral yang menuntut komitmen nyata. Dengan mempraktikkan kelima nilainya dalam tindakan kecil sehari-hari, kita turut berkontribusi dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel
Tidak Taat Aturan Walikota Palembang, Kepsek SMP N 19 Palembang Tetap Menekan Siswa Masuk Sekolah Hari ini
Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ
Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 
Wujudkan Zona Zero Asap, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi Karhutla
Musim Kemarau Picu Debu, Polsek Buay Madang Timur Bagikan Ratusan Masker Gratis di SD N 1 Tekorejo
Samsat Menyapa Hadir di Seluruh Kab/Kota Sumsel, Dorong Tertib Administrasi Kendaraan dan Keselamatan Berkendara
Antrean Biosolar Sumsel Memanjang, Distribusi FAME Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:17 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel

Rabu, 9 September 2026 - 09:16 WIB

Tidak Taat Aturan Walikota Palembang, Kepsek SMP N 19 Palembang Tetap Menekan Siswa Masuk Sekolah Hari ini

Selasa, 8 September 2026 - 21:16 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ

Selasa, 8 September 2026 - 21:11 WIB

Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 

Selasa, 8 September 2026 - 19:59 WIB

Wujudkan Zona Zero Asap, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Patroli Mitigasi Karhutla

Berita Terbaru