83 Paket Jalan dan 9 Pembangunan Jembatan Jadi Proker PUBM-TR Sumsel Tahun 2024

- Redaksi

Rabu, 17 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan beberapa program kerja (Proker) untuk pembangunan, perbaikan serta rehabilitasi untuk jalan dan jembatan yang menjadi wewenang dari Pemerintah Provinsi.

PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni melalui, Dinas PUBM-TR Sumsel M Affandi menjelaskan pada tahun 2024 ada 83 Paket jalan serta 9 Paket Jembatan pada Proker mereka.

“Pada pengerjaan jalan terbagi menjadi pembangunan, rekontruksi, rehabilitas, dan pelebaran jalan, dengan nilai anggaran Rp425 miliar” kata Affandi, Rabu (17/1/2024).

Affandi menjelaskan, dalam paket jalan tersebut ada beberapa jalan yang baru menjadi tanggung jawab Provinsi dari sebelumnya merupakan milik pemerintah Kabupaten/Kota. Dari perpindahan tanggung jawab itu, Provinsi harus melakukan pelebaran luas jalan menjadi standar jalan Provinsi.

“Jalan Provinsi memiliki standar selebar tujuh meter. Jadi, kalau ada jalan Provinsi di kabupaten dan kota yang masih lebar di bawah standar itu, maka diutamakan pengerjaan pelebaran jalan untuk memenuhi standar,” jelasnya.

Meski demikian, apabila jalan itu banyak berlubang, maka perbaikan kerusakan itu yang lebih diutamakan.

“Apabila suatu jalan itu banyak berlubang, maka perbaikan kerusakan itu yang lebih diutamakan. Jadi pengerjaan jalan ini menyesuaikan kebutuhan,” ujarnya.

Sedangkan untuk 9 Paket Jembatan, tersebar dibeberapa daerah seperti Pali dan daerah lainya. Untuk Anggaran Paket Jembatan sendiri senilai Rp. 74 Miliar.

“Seperti Jembatan di daerah Pali, yanf awalnya merupakan jembatan pipa akan kita Bangun,” ungkapnya.

Ia mengatakan pihaknya berharap proses pelelangan paket pengerjaan jalan tersebut dapat selesai pada bulan Maret 2024.

“Semakin cepat pengerjaan jalan ini lebih bagus, sehingga kemantapan jalan di 2024 diharapkan bisa meningkat dan berada pada angka 90 persen,” kata Affandi.

DPUBMTR mencatat kemantapan jalan di Sumsel pada 2023 mencapai 88,15 persen atau turun dibandingkan 2022 sebesar 93,6 persen

Berita Terkait

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing
FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional
Pengamat Sebut Status Kepegawaian Mantan Wabup PALI Harus Jelas
Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek
Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri
Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi
JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara 5 Tahun Penjara
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang, Saksi Sebut Lebih dari 50 Titik Pekerjaan Tidak Dikerjakan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:01 WIB

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

FESyar Sumatera 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Syariah Regional

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:09 WIB

Gubernur Sumsel Nonaktifkan ASN Terlibat Kasus Suap Fee Proyek

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Polda Sumsel Gelar Sidang Rikkes II Secara Hibrida, Kapolda Tekankan Prinsip BETAH Rekrutmen Polri

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:14 WIB

Dituduh Mafia Tanah Saat Mediasi, Agung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polisi

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi - Pelaksanaan pemadaman darat di Pulau Semambu Kabupaten Ogan Ilir oleh Tim Satgas Darat BPBD Sumsel. Foto: BPBD Sumsel

Kota Palembang

Padamkan Karhutla Muratara, Helikopter Lakukan 19 Kali Water Bombing

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:01 WIB