SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR – Jajaran Polsek Buay Madang Timur terus berkomitmen mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya. Komitmen ini diwujudkan melalui aksi nyata mitigasi Karhutla terpadu yang menyasar langsung masyarakat pedesaan pada Sabtu (03/08/2026).
Aksi mitigasi kali ini dipimpin oleh personel Polsek Buay Madang Timur, Aipda Sahrul Munir dan Aipda Wisnu Saputra, dengan berfokus di dua titik krusial.
Rangkaian kegiatan diawali pada Pukul 10.00 WIB melalui sosialisasi dan penyebaran Maklumat Kapolda Sumsel tentang larangan membakar hutan dan lahan di Desa Srikaton. Kegiatan kemudian dilanjutkan di Desa Sumber Mulyo untuk memberikan edukasi serupa mengenai larangan pembersihan lahan dengan cara dibakar.
Kapolsek Buay Madang Timur, Iptu Swisspo, menjelaskan bahwa total ada 10 giat mitigasi yang dilaksanakan secara simultan, meliputi lima kali penyebaran maklumat, dua kali sosialisasi tatap muka, pemasangan spanduk imbauan, serta dua kali patroli terpadu.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya titik panas (hotspot) maupun aktivitas pembakaran lahan. Langkah preventif ini sengaja digencarkan guna mengedukasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mereduksi risiko bencana kebakaran.
Melalui edukasi yang konsisten, diharapkan polusi asap dapat dicegah sehingga aktivitas ekonomi masyarakat sekitar tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi

















