SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga keracunan usai mengkonsumsi makan bergizi gratis (MBG), empat siswa SMP Negeri 31 Palembang, mengalami sakit perut, mual-mual dan pusing. Keempat siswa tersebut yakni, YP (13) kelas 8, NN (13) kelas 8, RI (13) kelas 8, dan BA (16) kelas 9.
Peristiwa ini terjadi di lingkungan sekolah di Jalan Pajajaran, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Jakabaring Palembang, pada Jum’at (30/1/2026), sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat peristiwa ini, dua siswa di antaranya terpaksa harus dibawa ke Puskesmas Opi dan pulang ke rumah.
Insiden tersebut terjadi berawal sekitar pukul 09.30 WIB, telah disalurkan menu makanan dari program MBG ke SMP Negeri 31 Palembang dari SPPG yang berlokasi di Jakabaring, berupa Roti dan Susu.
Lalu Roti dan Susu itu dikonsumsi oleh semua siswa. Setelah 15 menit dikonsumsi siswa, kemudian siswa inisial NN dan YP, mengeluh sakit perut, mual dan pusing. Kemudian dibawa ke Puskesmas OPI Jakabaring.
Untuk NN selanjutnya dibawa pulang oleh orangtuanya ke rumah. Atas kejadian ini, para guru mengecek makanan yang disalurkan SPPG tersebut. Hasil pengecekan guru mendapati bahwa ada beberapa roti yang telah kedaluwarsa.
Sementara, mendapati adanya laporan tersebut, piket Polsek SU I, Res Polrestabes Palembang dan fungsi, langsung mendatangi SMP Negeri 31 untuk mengevakuasi siswa tesebut dan mengambil sample Roti dan Susu yang dikonsumsi.
“Setelah kita mendapati laporan ini, kita langsung mendatangi TKP, melakukan cek, mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi, serta mengamankan barang bukti berupa Roti dan Susu,” ungkap Kapolsek SU I, Kompol Heri, didampingi Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar.
Lanjutnya, untuk barang bukti dibawa anggota ke BPOM Palembang guna dilakukan pengecekan zat yang terkandung dalam makanan tersebut.
“Hingga saat ini barang bukti sudah diamankan dan diserahkan ke BPOM untuk dicek zat apa yang terkandung di makanan tersebut, sehingga diduga empat siswa mengalami sakit perut, mual dan pusing,” tuturnya.
Di lain sisi, ketika ditemui, salah orangtua siswa yakni Neti Herwati, mengatakan, dari keterangan anaknya, mengatakan saat itu anaknya sudah sempat menelan Roti itu. Saat kedua kalinya menelan tenggorokan langsung tidak enak dan merasakan mual disertai muntah.
“Jadi Roti itu sudah ditelan (makan) anak saya satu kali. Nah pas mau nguyah kedua kali, anak saya merasakan sakit perut, mual dan pusing,” ungkapnya.
Neti memaparkan, Roti yang dimakan anaknya merupakan salah satu makanan dari program MBG yang dibagikan di sekolah. “Informasinya Roti dan Susu itu didapatkan dalam program MBG yang dibagikan sekitar jam 10 pagi,” katanya.
Lalu, lanjut Neti, setelah setengah jam merasakan mual dan muntah, sebelum dibawa ke Puskesmas OPI, keduanya sempat diberikan susu steril di ruangan guru.
Akan tetapi bukannya membaik melainkan tambah kurang membaik, sehingga dibawalah ke Puskesmas OPI. “Saya harapkan anak saya bisa membaik dari kejadian yang menimpanya,” ungkapnya.
Di tempat yang berbeda, keterangan dari pihak Puskesmas masih menunggu hasil Lab. “Uji Labnya belum keluar. Disini masih ada satu siswa yang dirawat dan yang satu lagi sudah pulang,” tutuplrnya.
Sedangkan pihak SMP Negeri 31 Palembang, ketika dikonfirmasi awak media, enggan menjawab telepon dan pesan WhatsApp tidak aktif. (ANA)















