20 Pemuda Muba Jalani Pelatihan Migas Bersertifikasi Nasional di PPSDM Cepu, Seluruh Biaya Ditanggung APBN

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA TENGAH, SUARAPUBLIK.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul kembali diwujudkan melalui pengiriman 20 generasi muda terbaik untuk mengikuti pelatihan migas bersertifikasi nasional di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Jawa Tengah.

 

Program pelatihan yang dibiayai penuh melalui APBN Tahun 2026 tersebut menjadi peluang strategis bagi para peserta untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing di sektor industri hulu maupun hilir migas.

 

Serah terima peserta dilakukan secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga AP, didampingi Sekretaris Dinas Juanda SE MSi serta Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Edison.

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan sejumlah daerah lain yang memperoleh kuota pelatihan, antara lain Kabupaten Bojonegoro, Fakfak, Blora, Kota Sorong, dan Kabupaten Tuban. Kehadiran para delegasi daerah disambut langsung oleh Koordinator Pelaksanaan Pengembangan SDM PPSDM Migas Cepu, FX Yudi Tryono ST MT.

 

Dalam sambutannya, Herryandi Sinulingga menyampaikan apresiasi kepada PPSDM Migas Cepu yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Musi Banyuasin sebagai salah satu peserta Program Pelatihan Kemasyarakatan yang dibiayai melalui APBN.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PPSDM Migas Cepu yang telah mengakomodir Kabupaten Musi Banyuasin sebagai perwakilan wilayah barat Indonesia, khususnya Pulau Sumatera. Kami bangga karena Muba menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Selatan yang mendapatkan kesempatan mengikuti program ini sebagai bagian dari upaya menciptakan SDM unggul,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, seluruh kebutuhan peserta selama pelatihan ditanggung sepenuhnya oleh PPSDM Migas Cepu, mulai dari tiket perjalanan pulang-pergi, akomodasi, konsumsi hingga fasilitas pendidikan dan pelatihan.

 

“Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten. Sertifikasi nasional yang diperoleh nantinya akan menjadi modal penting bagi para peserta untuk bersaing dan bekerja di perusahaan-perusahaan migas, baik di Musi Banyuasin maupun di berbagai wilayah Indonesia,” tambahnya.

 

Herryandi juga berharap kerja sama tersebut dapat berlanjut hingga tahap pemagangan dan penempatan kerja bagi peserta yang telah menyelesaikan pelatihan.

 

“Harapan kami, setelah memperoleh sertifikasi, para peserta dapat difasilitasi mengikuti program magang agar memiliki pengalaman kerja yang memadai. Bahkan jika memungkinkan dapat diserap langsung oleh perusahaan-perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Musi Banyuasin maupun daerah lainnya,” katanya.

 

Secara terpisah, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet bersama Wakil Bupati KH Abdur Rohman Husen turut menyampaikan terima kasih kepada Kepala PPSDM Migas Cepu atas kesempatan yang diberikan kepada putra-putri daerah Muba.

 

Keduanya berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga disiplin, nama baik keluarga, serta membawa harum nama Kabupaten Musi Banyuasin selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.

 

Sementara itu, Koordinator Pelaksanaan Pengembangan SDM PPSDM Migas Cepu, FX Yudi Tryono, mewakili Kepala PPSDM Migas Cepu Waskito, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai masukan dari pemerintah daerah terkait pengembangan program pelatihan dan peluang penempatan kerja bagi peserta.

 

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kedisiplinan dan mematuhi seluruh aturan selama mengikuti pelatihan.

 

“Apabila terdapat pelanggaran disiplin, peserta dapat langsung dikeluarkan dan dikembalikan ke daerah asal. Bahkan ada kewajiban mengembalikan seluruh biaya pendidikan yang telah dikeluarkan negara sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

 

Selain meningkatkan kompetensi teknis, para peserta juga didorong membangun jejaring dan relasi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Diharapkan setelah menyelesaikan pelatihan, mereka pulang dengan bekal ilmu, pengalaman, serta sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional untuk memasuki dunia kerja industri migas.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:59 WIB

20 Pemuda Muba Jalani Pelatihan Migas Bersertifikasi Nasional di PPSDM Cepu, Seluruh Biaya Ditanggung APBN

Berita Terbaru