2.260 Anak Telah Divaksin, Capaian BIAN Pagar Alam 66,7 Persen

- Redaksi

Kamis, 15 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Pagar Alam, Desi Elviani. (Photo: Delta Handoko)

Kepala Dinas Kesehatan Pagar Alam, Desi Elviani. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pagar Alam terus gencar melakukan upaya percepatan pencapaian pada giat Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kota Pagar Alam.

“BIAN merupakan program pemerintah pusat yang harus dilaksanakan di setiap Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pencanangan BIAN telah dimulai sejak 18 Mei hingga Juni 2022. Dikarenakan capaian BIAN belum sesuai target, jadi kita diberi waktu perpanjangan buat melaksanakan BIAN hingga akhir September 2022,” terang Kepala Dinkes Kota Pagar Alam, Desi Elviani, Kamis (15/9/2022).

Diterangkan Desi, jika imunisasi merupakan upaya pencegahan yang aman, berbiaya rendah dan berdampak besar dalam melindungi masyarakat dari penyakit menular berbahaya, sehingga BIAN menjadi momen penting bersama untuk mengejar ketinggalan imunisasi pada anak.

Mengenai sasaran BIAN, sambung Yodhi, adalah anak-anak dengan usia 9 sampai 59 bulan yang capaiannya sudah 49%, untuk usia 5 sampai 7 tahun capaian baru 46%, dan capaian tertinggi untuk Kota Pagaralam di anak-anak usia 7 sampai 12 tahun ini adalah anak-anak yang sudah masuk Sekolah dengan capaian 91,4%.

“Target sasaran untuk BIAN ini sasaran kita ada 32.967 anak dan yang telah tervaksin dan imunisasi ada 2.260 anak, jadi capaian kita untuk Kota Pagar Alam pada program BIAN ini sudah mencapai 66,7%,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika Dinkes Pagar Alam masih memililiki waktu perpanjangan, sehingga khususnya di bidang P2M agar lebih giat lagi mensosialisasikan BIAN ke masyarakat. Khususnya ibu-ibu, karena targetnya ini masih rendah di anak dengan usia di bawah 9 bulan itu masih di bawah 50%.

“Tidak hanya orangtua, tapi juga seluruh anggota kewilayahan harus memahami akan pentingnya BIAN agar dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas. Bahwa BIAN dapat melindungi anak dari penyakit Campak, Rubella, Polio, Difteri, Tetanus, Pertusis, batuk rejan dan Hepatitis B,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Optimalisasi Zakat Jadi Modal Usaha! Gerakkan Ekonomi Umat

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:17 WIB