1.500 Mahasiswa PGRI Diwisuda, Rektor: Titik Awal Berkontribusi di Masyarakat

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana wisuda di Universitas PGRI Palembang. (Photo: Deni Kurniawan)

Suasana wisuda di Universitas PGRI Palembang. (Photo: Deni Kurniawan)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 1.500 mahasiswa Universitas PGRI Palembang resmi diwisuda, Rabu 24 September 2025. Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian MM M Si, dalam sambutannya menegaskan, bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan titik awal untuk berkontribusi ditengah-tengah masyarakat.

“Wisuda ini bukan sekadar perayaan kelulusan, tetapi juga momentum refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kami ingin lulusan Universitas PGRI Palembang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi bangsa,” terang Rektor.

Selain memberikan wejangan kepada para mahasiswa yang baru saja diwisuda, Rektor pun dalam sambutannya juga mengatakan bahwa kampus yang dipimpinnya terus meningkatkan kualitas tenaga pengajar.

Di mana dalam empat tahun terakhir, 122 dosen melanjutkan studi ke jenjang S3, dengan hampir 40% di antaranya sudah menyelesaikan studi dan kembali mengajar. Kini, hampir seluruh program studi memiliki dosen bergelar doktor.

Sebagai bentuk dukungan penuh, universitas menanggung biaya studi doktoral, bahkan memberikan subsidi hingga 40% biaya SPP bagi penerima beasiswa pemerintah.

“Langkah ini diyakini akan mempercepat peningkatan mutu pengajaran dan memperkuat daya saing kampus,” katanya.

Menurutnya, selain peningkatan kualitas dosen, Universitas PGRI Palembang juga melakukan reformasi pada sistem tata kelola akademik. Targetnya jelas, disampaikannya mahasiswa dapat lulus tepat waktu dengan kualitas terjaga.

Mahasiswa S1 didorong untuk lulus dalam 8 semester, sedangkan mahasiswa S2 ditargetkan selesai dalam 3 semester.

“Kebijakan ini selaras dengan regulasi terbaru, Kepmen Dikti Saintec Nomor 39 Tahun 2025, yang kembali menetapkan beban studi S2 sebesar 36 SKS dengan masa studi minimal tiga semester,” ujarnya.

“Saat ini, Universitas PGRI Palembang memiliki 36 program studi ditambah 7 program Pendidikan Profesi Guru (PPG), sehingga total terdapat 43 program studi aktif,” tambahnya.

Kedepan, lanjutnya, kampus ini berencana membuka program magister baru sebagai langkah memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggul dan terkemuka di Sumatera Selatan.

Masih katanya, bukan hanya fokus pada akademik, Universitas PGRI Palembang juga mengusung konsep kampus berdampak.

Sejak tahun 2018, dosen dan mahasiswa rutin turun langsung ke desa-desa hingga tingkat RT untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat.

“Program ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkaya pengalaman mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Asisten III Pemprov Sumsel H Zulkarnain SE MM yang hadir dalam acara wisuda itu menyampaikan pesan agar para wisudawan tidak berhenti belajar, terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Ilmu adalah alat, dan pengabdian adalah misinya. Dengan bekal ilmu, kalian harus mampu menjadi pelita yang menerangi bangsa,” terangnya.

Prosesi wisuda Universitas PGRI Palembang tahun ini menjadi bukti nyata bahwa kampus tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengabdian sosial.

“Para wisudawan diharapkan siap berkontribusi nyata demi kemajuan bangsa dan negara,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Kisah Inspiratif Alumni BLK Sekayu: Mengudara ke Negeri Sakura, Naufal Yudha Utama Jadi Pemantik Semangat Generasi Unggul Muba
Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura
5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni
Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang
Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas
Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan
Satu-satunya Perguruan Tinggi di Sumatera, UMP Raih Nominator Mitra Klinik Hukum Terbaik
Ratu Dewa Pastikan Sekolah Rusak Diperbaiki Tahun Depan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:45 WIB

Kisah Inspiratif Alumni BLK Sekayu: Mengudara ke Negeri Sakura, Naufal Yudha Utama Jadi Pemantik Semangat Generasi Unggul Muba

Minggu, 5 April 2026 - 19:05 WIB

Perkuat Pemerataan Pendidikan, Gubernur Herman Deru Resmikan Asrama SMA Negeri 3 Martapura

Rabu, 1 April 2026 - 21:03 WIB

5 Universitas Negeri Terbaik di Inggris, Kualitasnya Mumpuni

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:33 WIB

Menumbuhkan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Berbasis Proyek di SDN 216 Palembang

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:36 WIB

Launching Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Mendisdakmen RI Abdul Mu’ti: Wujudkan Generasi Indonesia Unggul Berkualitas

Berita Terbaru