Yulius Maulana Pimpin Rembuk Stunting, Semua OPD Dihadirkan

- Redaksi

Selasa, 30 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Yulius Maulana memimpin Rembuk Stunting yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang

Wakil Bupati Yulius Maulana memimpin Rembuk Stunting yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Wakil Bupati Yulius Maulana memimpin Rembuk Stunting
Empat Lawang. Kegiatan rembuk stunting yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang itu, guna menekan potensi Stunting, Selasa (30/8/2022), di Gedung MADANI Pemkab Empat Lawang.

Rembuk stunting dihadiri Wakil Bupati Yulius Maulana, ST, Kepala Dinas Kesehatan Hj Hepy Safriani, SKM, M.Kes, Danramil Tebing Tinggi, Perwakilan Polres, Perwakilan Kajari serta Kepala OPD, Kepala Badan, Camat, lurah kades serta Perwakilan Tenaga Kesehatan se-kabupaten Empat Lawang.

Yulius Maulana dalam sambutannya menyampaikan bahwa potensi Stunting di Kabupaten Empat Lawang diangka 26 persen. Untuk itu beliau mengajak semua pejabat baik OPD hingga sampai ke desa-desa bahu membahu menekan penurunan angka Stunting.

“Prinsipnya kalau kita mau kita bisa. Ditahun 2021 angka Stunting kita 26 peresen. Harapan kita di tahun 2024 di bawah 4 %. Komitmen kami bersama OPD, Camat dan kepala desa untuk bersama-sama bekerja gotong royong menyelesaikan Stunting di Kabupaten Empat Lawang,” ungkap Yulius Maulana Wakil Bupati Empat Lawang.

Hj Hepy Safriani, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang menuturkan, angka 26 persen bukan penderita Stunting namun baru berpotensi terkena Stunting. ”Secara keseluruhan tidak ada daerah yang dominan menderita stunting di Kabupaten Empat Lawang. Angka 26 persen, merupakan yang beresiko terkena Stunting. Dan, yang beresiko ini akan kita cari penyebabnya dan secepatnya akan kita tanggulangi sehingga angka Stunting bisa di bawah angka nasional,” ucap Hepy Safriani Joncik.

Faktor-faktor penyebab Stunting diantaranya Perumahan yang tidak layak, sanitasi yang buruk juga dipengaruhi pengasuhan yang kurang baik termasuk kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi ikut mempengaruhi Stunting pada anak,” pungkasnya. (Alf)

Berita Terkait

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang
Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru
Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah
Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:15 WIB

Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB